KORAN MERAPI — Yuandika Fadlan Alrizky, siswa SMP Al-Azhar 15 Cilacap, tidak menyangka bahwa konsep industri ramah lingkungan jauh lebih luas dari sekadar menanam pohon atau memilah sampah. Meski termasuk dalam generasi Gen Alpha yang akrab dengan berbagai informasi digital, Fadlan baru benar-benar memahami makna keberlanjutan setelah melihat langsung bagaimana konsep tersebut diterapkan di lapangan, tepatnya di Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Cilacap, dalam kegiatan Gelar Anak Daerah (GADA) BERCAHAYA.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap ini melibatkan sekitar 160 siswa berprestasi, termasuk siswa dari SD, SMP, SMA, serta Sekolah Luar Biasa (SLB) di Cilacap dan Kroya. Salah satu agendanya adalah kunjungan edukatif ke Pabrik SBI untuk mengenalkan dunia industri yang mengedepankan prinsip keberlanjutan dan kepedulian lingkungan, dilaksanakan pada Rabu (27/8/25).

“Biasanya, kami hanya tahu dari internet. Setelah melihat langsung, saya senang sekali mengetahui bahwa industri seperti Solusi Bangun Indonesia sudah melakukan banyak hal, dari keselamatan kerja, produksi rendah karbon, pemberdayaan masyarakat, hingga memiliki hutan kota dalam area pabrik. Pengalaman ini memotivasi saya untuk belajar lebih giat agar suatu saat bisa ikut berkontribusi,” ujar Fadlan.
Selama kunjungan, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai: profil dan operasional perusahaan, komitmen terhadap keberlanjutan, proses produksi semen ramah lingkungan, program pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan yang telah membawa SBI meraih delapan Penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

GADA BERCAHAYA merupakan wujud penghargaan Pemkab Cilacap bagi para pelajar berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat belajar serta membuka wawasan pelajar mengenai berbagai sektor penting di daerah mereka.
Selain belajar di sekolah, siswa juga harus memiliki wawasan luas tentang struktur dan sistem kerja lembaga pemerintah, industri, hingga pariwisata. Harapannya, mereka bisa menjadi duta di sekolah masing-masing untuk menyebarkan inspirasi positif,” ujar Paiman, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cilacap sekaligus Ketua Penyelenggara GADA BERCAHAYA.
General Manager Pabrik SBI Cilacap, M. Anwar Bakti, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi terhadap Pemkab Cilacap atas inisiatif positifnya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat belajar serta kepedulian terhadap lingkungan. Semoga generasi muda Cilacap makin mengenal dunia industri secara positif dan terinspirasi untuk membangun masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah perusahaan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), produsen semen terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. SBI memproduksi dan mendistribusikan semen dengan merek Semen Andalas dan Dynamix, serta layanan beton siap pakai, agregat, dan pengelolaan limbah ramah lingkungan.
Saat ini, SBI mengoperasikan empat pabrik di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh) dengan total kapasitas produksi mencapai 14,8 juta ton per tahun, serta mempekerjakan lebih dari 2.000 karyawan.
Sedangkan Nathabumi adalah divisi pengelolaan limbah dari Solusi Bangun Indonesia yang menjadi pionir dalam penerapan bahan bakar alternatif (Refuse Derived Fuel / RDF) di Indonesia. Dengan fasilitas pengelolaan limbah terbesar di Asia Tenggara, Nathabumi melayani: pengelolaan limbah B3 & non-B3, secured destruction, laboratorium limbah, pengelolaan sampah kota menjadi RDF, pemusnahan Bahan Perusak Ozon (BPO), dan transportasi limbah dan konsultasi pengolahan lingkungan. (Rls)



















