Sabtu, 6 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Dampak Banjir Bali terhadap Eksistensi Budaya Pulau Dewata

Dr. Ir. Nyoto Santoso (Dosen Fakultas Kehutanan IPB University, Bogor)

admin by admin
15 September 2025
in News
0
0
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Pulau Dewata menjerit. Banjir besar melindasnya. Tanpa ampun.  Turis dan penduduk Pulau Bali panik. Sorga wisata dunia ini pun nyaris tenggelam. Jembatan ambruk, tanah longsor, dan air coklat deras menyeret apa pun yang dilaluinya.

Ratusan rumah hancur. Fasilitas umum roboh. Tanah longsor menutupi jalan dan sarana umum. Korban tewas sampai hari ini tercatat mencapai 18 orang. Ratusan lainnya luka arah. Ribuan orang mengungsi. Termasuk turis-tutis asing yang tengah menikmati keindahan Pulau Dewata.

Inilah banjir terbesar yang menerjang “Pulau Sakral” dalam satu dekade terakhir. Banjir melanda sebagian besar wilayah Provinsi Bali sejak diguyur hujan lebat pada Selasa (9/9/025) hingga Rabu (10/9/025).

Curah hujan ekstrem membuat sejumlah sungai meluap dan sistem drainase tak mampu menampung air. Akibatnya, banjir besar melanda enam kabupate dan kota di Bali.

Banjir merendam ratusan rumah, pasar tradisional, jalan utama, hingga menyebabkan bangunan roboh. BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mencatat 18 orang meninggal dan ratusan warga mengungsi.

Denpasar jadi wilayah paling parah terdampak. Banjir merendam Padangsambian, Jalan Sulawesi, Jalan Maruti, hingga kawasan pasar tradisional. Air merangsek ke dalam rumah warga sejak dini hari.

Sementara itu, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Bali mencatat 562 warga mengungsi, dengan rincian 327 warga di Kabupaten Jembrana dan 235 warga di Kota Denpasar.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, penyebab banjir di Bali adalah gabungan dari faktor alam dan kelalaian manusia. Faktor alam yang dimaksud adalah curah hujan tinggi sejak Selasa (9/9). Lalu, faktor kelalaian manusia adalah manajemen sampah yang buruk. Dan masifnya pembangunan infrastruktur pariwisata tanpa mempedulikan aspek lingkungan.

Kondisi tersebut terkait pula dengan Dipole Mode Index (DMI) —  sebuah indikator gradien suhu timur-barat di Samudra Hindia tropis — yang negatif. Ini meningkatkan aktivitas awan di wilayah Bali.

Gelombang atmosfer Rossby, Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO) juga diperkirakan masih terus menghantui Bali pada pekan-pekan mendatang. Ketiganya merupakan fenomena atmosfer yang memengaruhi cuaca di wilayah tropis. Ketika aktif secara bersamaan, potensi pertumbuhan awan hujan akan meningkat dan menyebabkan cuaca ekstrem.

Dilansir situs BMKG, Gelombang equatorial Rossby atau Rossby Ekuator adalah suatu fenomena yang terjadi di fluida (atmosfer/lautan) yang berotasi secara berpasangan dan bergerak ke arah barat di sekitar kawasan ekuator. Gelombang Rossby juga dikenal dengan istilah gelombang planet. Gelombang planet ini memainkan peran penting dalam membentuk cuaca.

Sementara itu, gelombang Kelvin di atmosfer yang merupakan sistem curah hujan tropis yang disertai pola angin barat dan timur, bergerak ke arah timur mengelilingi bumi. Calvin dapat mengelilingi daerah tropis selama sebulan.

Gelombang Rossby dan Kelvin termasuk dalam gelombang ekuator skala planeter (Equatorial Planetary Wave). Gelombang ekuator skala planeter merambat pada arah timur dan barat yang terbentuk di atmosfer dan lautan di sekitar khatulistiwa.

Di pihak lain, gelombang Osilasi Madden-Julian (MJO) masih terus pbergerak. MJO adalah pola sirkulasi atmosfer skala besar yang bergerak ke timur di wilayah tropis, ditandai dengan gelombang peningkatan dan penurunan curah hujan yang siklusnya berlangsung setiap 30 hingga 60 hari. Fenomena ini terjadi di lapisan troposfer dan dapat menyebabkan perubahan signifikan pada cuaca, seperti peningkatan hujan lebat dan awan konvektif, serta mengganggu pola cuaca global.

Aktifnya ketiga pgelombang tersebut menjadikan wilayah atmosfir di Bali dan sekitarnya dilanda curah hujan ekstrim. Dampaknya Bali dilanda banjir besar dalam beberapa hari. BNPB melaporkan bahwa curah hujan dalam satu hari di Bali saat itu mencapai 385 mm. Ini setara dengan curah hujan normal selama satu bulan di Bali.

Beberapa faktor yang menjadikan banjir besar sulit diatasi di Bali, antara lain, tersumbatnya drainase oleh sampah dan sedimentasi. Air pun tidak dapat mengalir secara cepat dan akhirnya meluap ke permukiman dan jalanan. Faktor lainnya, yaitu perubahan penggunaan tanah (land use) yang cukup cepat dan besar sehingga mengurangi kawasan hijau resapan air. Pembangunan di daerah lereng atau kawasan yang memiliki ruang resapan, juga menjadi salah satu faktor yang memperparah banjir.

Kita jadi ingat renungan sastrawan Putu Setia dalam buku Menggugat Bali, 40 tahun lalu. Putu menggugat pembangunan pariwisata Bali seperti hotel, vila, dan sarana tourism lain yang mengorbankan sawah, pantai, dan hutan di Pulau Dewata.

Bali akan hancur di masa depan — kata Putu 40 tahun lalu di bukunya — jika pembangunan Pulau Dewata merusak lingkungan dan hutan. Prediksi Putu Setia kini mulai terlihat nyata. Banjir di Bali menunjukkan kebenaran prediksi Putu.

Dalam tradisi Hindu Bali — gunung, danau, dan laut adalah satu kesatuan kosmis yang harus dijaga.

Namun modernisasi membuat kesakralan itu terpinggirkan! Hutan di kaki gunung digunduli, sungai tercemar, dan pantai dijadikan lokasi pesta atau resort.

Putu Setia menyoroti betapa cepatnya desa-desa agraris berubah menjadi kawasan komersial, sehingga kehilangan daya dukung ekologis. Bagi Putu Setia, sastrawan asli tanah Dewata, kerusakan alam bukan hanya soal hancurnya lingkungan fisik, tapi juga ancaman pada jati diri orang Bali, termasuk budaya dan agamanya.

Alam yang rusak berarti hilangnya ruang hidup bagi ritual, kesenian, dan filosofi Bali yang sejak lama berpaut erat dengan lanskap alam (sawah, subak, gunung, laut). Itulah pandangan kosmologis orang Bali.

Putu Setia menulis dengan gaya protes – semacam suara hati orang Bali yang khawatir, Bali dijual terlalu murah demi pariwisata. Alam diperas dan kesucian diperdagangkan. Kalau dibiarkan, Bali bisa kehilangan roh dan hanya tersisa “kulit budaya” untuk dipajang ke wisatawan.

Menyedihkan. Ayo kita kembalikan Bali pada jati dirinya. (*)

Tags: BaliBanjir besarKoranmerapi.idNyoto SantosoPulau Dewata

Related Posts

Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!
News

Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!

6 Desember 2025
Tambah Aktivitas Bisnis dan Umumkan Direktur Utama Baru, SBI Perkuat Fokus Peningkatan Kinerja di Tengah Tantangan Industri
News

Tambah Aktivitas Bisnis dan Umumkan Direktur Utama Baru, SBI Perkuat Fokus Peningkatan Kinerja di Tengah Tantangan Industri

5 Desember 2025
Pelantikan Pengurus DPC GPPMP Kabupaten Gunungkidul dan Talkshow Industri Bisnis Kreatif. Ini Buktinya!
News

Pelantikan Pengurus DPC GPPMP Kabupaten Gunungkidul dan Talkshow Industri Bisnis Kreatif. Ini Buktinya!

5 Desember 2025
ISI Yogyakarta Gelar Program Pelatihan & Sertifikasi Internasional Strategic Leadership Bersama Indo Asia
News

ISI Yogyakarta Gelar Program Pelatihan & Sertifikasi Internasional Strategic Leadership Bersama Indo Asia

4 Desember 2025
Peran Penting PT Marinda Utamakarya Subur bagi Ketahanan Pangan
News

Peran Penting PT Marinda Utamakarya Subur bagi Ketahanan Pangan

4 Desember 2025
Usung Pesan Stop Diskriminasi, Smart Batik Indonesia Rilis Motif Disabilitas di Hari Disabilitas Internasional
News

Usung Pesan Stop Diskriminasi, Smart Batik Indonesia Rilis Motif Disabilitas di Hari Disabilitas Internasional

3 Desember 2025

Stay Connected

    • Trending
    • Comments
    • Latest
    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    15 Maret 2025
    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    15 Maret 2025
    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    18 April 2024
    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    2 Juli 2024
    Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!

    Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!

    0
    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    0
    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    0
    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    0
    Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!

    Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!

    6 Desember 2025
    Tambah Aktivitas Bisnis dan Umumkan Direktur Utama Baru, SBI Perkuat Fokus Peningkatan Kinerja di Tengah Tantangan Industri

    Tambah Aktivitas Bisnis dan Umumkan Direktur Utama Baru, SBI Perkuat Fokus Peningkatan Kinerja di Tengah Tantangan Industri

    5 Desember 2025
    Pelantikan Pengurus DPC GPPMP Kabupaten Gunungkidul dan Talkshow Industri Bisnis Kreatif. Ini Buktinya!

    Pelantikan Pengurus DPC GPPMP Kabupaten Gunungkidul dan Talkshow Industri Bisnis Kreatif. Ini Buktinya!

    5 Desember 2025
    ISI Yogyakarta Gelar Program Pelatihan & Sertifikasi Internasional Strategic Leadership Bersama Indo Asia

    ISI Yogyakarta Gelar Program Pelatihan & Sertifikasi Internasional Strategic Leadership Bersama Indo Asia

    4 Desember 2025
    Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!

    Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!

    6 Desember 2025
    Tambah Aktivitas Bisnis dan Umumkan Direktur Utama Baru, SBI Perkuat Fokus Peningkatan Kinerja di Tengah Tantangan Industri

    Tambah Aktivitas Bisnis dan Umumkan Direktur Utama Baru, SBI Perkuat Fokus Peningkatan Kinerja di Tengah Tantangan Industri

    5 Desember 2025
    Pelantikan Pengurus DPC GPPMP Kabupaten Gunungkidul dan Talkshow Industri Bisnis Kreatif. Ini Buktinya!

    Pelantikan Pengurus DPC GPPMP Kabupaten Gunungkidul dan Talkshow Industri Bisnis Kreatif. Ini Buktinya!

    5 Desember 2025
    ISI Yogyakarta Gelar Program Pelatihan & Sertifikasi Internasional Strategic Leadership Bersama Indo Asia

    ISI Yogyakarta Gelar Program Pelatihan & Sertifikasi Internasional Strategic Leadership Bersama Indo Asia

    4 Desember 2025
    Peran Penting PT Marinda Utamakarya Subur bagi Ketahanan Pangan

    Peran Penting PT Marinda Utamakarya Subur bagi Ketahanan Pangan

    4 Desember 2025
    Usung Pesan Stop Diskriminasi, Smart Batik Indonesia Rilis Motif Disabilitas di Hari Disabilitas Internasional

    Usung Pesan Stop Diskriminasi, Smart Batik Indonesia Rilis Motif Disabilitas di Hari Disabilitas Internasional

    3 Desember 2025
    Koran Merapi

    PT Merapi Media Utama
    Jl Gambiran No 45 Yogyakarta 55163

    0812 2712 7251
    harianmerapi@gmail.com

    Topik Berita

    • Bedah buku
    • Budaya
    • Cerpen
    • Ekbis
    • Hukum
    • Kearifan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lain-lain
    • Lelang
    • Lifestyle
    • News
    • Olahraga
    • Opini
    • Pendidikan
    • Profil
    • Wisata

    Berita Terbaru

    Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!

    Walikota dan Dandim Pimpin Reresik Kali Code di Bendung Surokarsan. Ini Buktinya!

    6 Desember 2025
    Tambah Aktivitas Bisnis dan Umumkan Direktur Utama Baru, SBI Perkuat Fokus Peningkatan Kinerja di Tengah Tantangan Industri

    Tambah Aktivitas Bisnis dan Umumkan Direktur Utama Baru, SBI Perkuat Fokus Peningkatan Kinerja di Tengah Tantangan Industri

    5 Desember 2025
    • Aturan Pengguna
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    No Result
    View All Result
    • Aturan Pengguna
    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pasang Iklan
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    error code: 522