Jumat, 31 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Kelompok Makanan dan Minuman Penyumbang Inflasi di Yogya

admin by admin
5 Maret 2024
in News
0
Kepala BPS Kota Yogyakarta, Mainil Asni saat memberikan informasi mengenai inflasi di Kota Yogyakarta. (MERAPI-Dokumen Pemkot Yogyakarta)

Kepala BPS Kota Yogyakarta, Mainil Asni saat memberikan informasi mengenai inflasi di Kota Yogyakarta. (MERAPI-Dokumen Pemkot Yogyakarta)

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Kota Yogyakarta mengalami inflasi tertinggi sebesar 2,83 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,14 persen, dibanding dengan DIY yakni sebesar 2,75 persen. Inflasi yang terjadi di DIY berpengaruh pada IHK sebesar 105,65.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPS Provinsi DIY, Herum Fajarwati saat mengikuti rilis berita statistik secara online, Jumat (1/3/2024).

Selain inflasi tertinggi dari Kota Yogyakarta disusul Kabupaten Gunungkidul yang tercatat mengalami inflasi y-on-y sebesar 2,69 persen dengan IHK sebesar 105,25.

“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 7,66 persen,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pada kelompok kesehatan juga mengalami inflasi sebesar 2,36 persen, kelompok transportasi sebesar 1,19 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,86 persen, kelompok pendidikan sebesar 1,72 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,19 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,37 persen.

“Sehingga tingkat inflasi month to month (m-to-m) di tingkat DIY pada Februari 2024 sebesar 0,39 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Februari 2024 sebesar 0,37 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia M. Habibullah mengatakan, BPS RI mencatat pada bulan Februari 2024 terjadi inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,37 persen dan inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 2,75 persen.

Menurutnya, penyumbang utama inflasi pada bulan Februari 2024 secara m-to-m adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau hingga 1,79 persen. Sedangkan, penyumbang utama inflasi terbanyak adalah dari kelompok seperti beras cabai merah, daging ayam ras, sigaret kretek mesin (SKM), tomat dan bawang putih.

Pihaknya mengungkapkan, secara komponen, tingkat inflasi pada tahun ini secara tahunan relatif stabil di angka 1,68 persen.

Pada tahun ini inflasi tertinggi terjadi pada Provinsi Papua Selatan sebesar 4,61 persen. Kemudian disusul Provinsi Gorontalo dengan inflasi 3,73 persen, Bengkulu 3,68 persen, Kalimantan Timur 3,28 persen, Jawa Barat 3,09 persen, dan Nusa Tenggara Timur 3,01 persen.

“Inflasi ini sering terjadi pada saat momen Ramadhan setiap tahunnya. Selain itu, inflasi juga terjadi pada emas atau perhiasan, angkutan udara dan kontrak rumah yang memberikan dampak signifikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, inflasi juga terjadi pada komoditi beras di tingkat eceran yang mengalami kenaikan pada m-to-m sebanyak 5,28 persen dan hingga 19,28 persen secara y-on-y.

Meskipun secara bulanan inflasi Februari 2024 relatif lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya. Inflasi tahun kalender (y-to-d) masih lebih rendah dibandingkan Februari 2022 dan Februari 2023. Untuk Februari 2024 lebih dominan komponen harga bergejolak pada kelompok beras yang menyumbang andil sebesar 0,24 persen.

“Jika mengacu pada data historis yang ada pada periode bertepatan dengan momen Ramadan, harga beberapa komoditas meningkat ini dampak dari permintaan yang berpotensi untuk mendorong inflasi secara umum sehingga mengalami kenaikan,” ujarnya.

Saat ditemui, Kepala BPS Kota Yogyakarta, Mainil Asni mengatakan, untuk Kota Yogyakarta tingkat inflasi m-to-m Kota Yogyakarta bulan Februari 2024 sebesar 0,33 persen dan tingkat inflasi y-to-d Kota Yogyakarta bulan Februari 2024 sebesar 0,40 persen.

“Sehingga penyumbang utama inflasi bulan Februari 2024 secara m-to-m adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau sebanyak 0,25 persen. Dimana penyumbang utama inflasi antara lain beras, telur ayam ras, cabai merah, kembang kol, nangka muda, daging ayam ras, dan sawi hijau,” imbuhnya.

Sedangkan penyumbang utama inflasi y-on-y adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau sebanyak 1,54 persen diantaranya beras beras, cabai merah, SKM, bawang putih, gula pasir, Sigaret Kretek Tangan (SKT), Sigaret Putih Mesin (SPM), makanan ringan/snack, telur ayam ras, dan eruk.

Adapun dari kelompok transportasi dengan andil 0,38 persen dari komoditas penyumbang utama inflasi adalah tarif angkutan udara, tarif kereta api, mobil, perbaikan ringan kendaraan, sepeda motor, dan bensin.

Untuk kelompok pendidikan inflasi mencapai 0,23 persen dari komoditas penyumbang utama inflasi adalah Akademi/Perguruan Tinggi, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, serta Bimbingan Belajar.

“Jika dibandingkan, pada bulan Februari 2023 dan Februari 2024, pada tahun ini mengalami penurunan inflasi. Dimana inflasi pada tahun ini sebanyak 2,83 jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 6,28 persen. Semoga di tahun ini jumlah inflasi akan terus meningkat,” katanya. (*)

Tags: inflasimakanan dan minumanYogya

Related Posts

DIY Perkuat Tata Kelola Data Terpadu, Gunungkidul Siap Akselerasi Pengentasan Kemiskinan
News

DIY Perkuat Tata Kelola Data Terpadu, Gunungkidul Siap Akselerasi Pengentasan Kemiskinan

30 Juli 2026
Sinergi Pendidikan dan Pertanian, Bupati Gunungkidul Pimpin Panen Raya di PKBM Ngudi Kapinteran
News

Sinergi Pendidikan dan Pertanian, Bupati Gunungkidul Pimpin Panen Raya di PKBM Ngudi Kapinteran

30 Juli 2026
Pengkot PTMSI Kota Yogyakarta siap menggelar Kejurkot Tenis Meja 2026. Ini Jadwalnya!
News

Pengkot PTMSI Kota Yogyakarta siap menggelar Kejurkot Tenis Meja 2026. Ini Jadwalnya!

30 Juli 2026
Persaudaraan Agus Sejagad Siap Gelar Jamnas Ke-10 di Temanggung, Sekaligus Peringatan HAN dan Munas 5 Tahunan
News

Persaudaraan Agus Sejagad Siap Gelar Jamnas Ke-10 di Temanggung, Sekaligus Peringatan HAN dan Munas 5 Tahunan

30 Juli 2026
Mitigasi Stunting, Pemerintah Rehabilitasi Rumah Layak Huni bagi Keluarga Pak Sakiman
News

Mitigasi Stunting, Pemerintah Rehabilitasi Rumah Layak Huni bagi Keluarga Pak Sakiman

29 Juli 2026
Bupati Gunungkidul Perkuat Kapasitas Sarlinmas Rescue Istimewa dan Dorong Transformasi Pariwisata
News

Bupati Gunungkidul Perkuat Kapasitas Sarlinmas Rescue Istimewa dan Dorong Transformasi Pariwisata

29 Juli 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
DIY Perkuat Tata Kelola Data Terpadu, Gunungkidul Siap Akselerasi Pengentasan Kemiskinan

DIY Perkuat Tata Kelola Data Terpadu, Gunungkidul Siap Akselerasi Pengentasan Kemiskinan

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
DIY Perkuat Tata Kelola Data Terpadu, Gunungkidul Siap Akselerasi Pengentasan Kemiskinan

DIY Perkuat Tata Kelola Data Terpadu, Gunungkidul Siap Akselerasi Pengentasan Kemiskinan

30 Juli 2026
Sinergi Pendidikan dan Pertanian, Bupati Gunungkidul Pimpin Panen Raya di PKBM Ngudi Kapinteran

Sinergi Pendidikan dan Pertanian, Bupati Gunungkidul Pimpin Panen Raya di PKBM Ngudi Kapinteran

30 Juli 2026
UMKM Berbudaya, Pelaku Usaha Sejahtera: Fondasi Bangsa Berdaya

UMKM Berbudaya, Pelaku Usaha Sejahtera: Fondasi Bangsa Berdaya

30 Juli 2026
Pengkot PTMSI Kota Yogyakarta siap menggelar Kejurkot Tenis Meja 2026. Ini Jadwalnya!

Pengkot PTMSI Kota Yogyakarta siap menggelar Kejurkot Tenis Meja 2026. Ini Jadwalnya!

30 Juli 2026
DIY Perkuat Tata Kelola Data Terpadu, Gunungkidul Siap Akselerasi Pengentasan Kemiskinan

DIY Perkuat Tata Kelola Data Terpadu, Gunungkidul Siap Akselerasi Pengentasan Kemiskinan

30 Juli 2026
Sinergi Pendidikan dan Pertanian, Bupati Gunungkidul Pimpin Panen Raya di PKBM Ngudi Kapinteran

Sinergi Pendidikan dan Pertanian, Bupati Gunungkidul Pimpin Panen Raya di PKBM Ngudi Kapinteran

30 Juli 2026
UMKM Berbudaya, Pelaku Usaha Sejahtera: Fondasi Bangsa Berdaya

UMKM Berbudaya, Pelaku Usaha Sejahtera: Fondasi Bangsa Berdaya

30 Juli 2026
Pengkot PTMSI Kota Yogyakarta siap menggelar Kejurkot Tenis Meja 2026. Ini Jadwalnya!

Pengkot PTMSI Kota Yogyakarta siap menggelar Kejurkot Tenis Meja 2026. Ini Jadwalnya!

30 Juli 2026
Persaudaraan Agus Sejagad Siap Gelar Jamnas Ke-10 di Temanggung, Sekaligus Peringatan HAN dan Munas 5 Tahunan

Persaudaraan Agus Sejagad Siap Gelar Jamnas Ke-10 di Temanggung, Sekaligus Peringatan HAN dan Munas 5 Tahunan

30 Juli 2026
Mitigasi Stunting, Pemerintah Rehabilitasi Rumah Layak Huni bagi Keluarga Pak Sakiman

Mitigasi Stunting, Pemerintah Rehabilitasi Rumah Layak Huni bagi Keluarga Pak Sakiman

29 Juli 2026