KORAN MERAPI – Memasuki hari kerja pertama pasca libur Lebaran, Pemerintah Kapanewon Moyudan, Sleman, menggelar acara Halal Bihalal sebagai ajang mempererat tali silaturahmi. Kegiatan yang penuh kehangatan ini berlangsung di Pendopo Kapanewon Moyudan pada Rabu (25/3/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh unsur Forum Pimpinan Kapanewon (Forpimka) Moyudan, Lurah beserta Pamong se-Kapanewon Moyudan, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Panewu Moyudan, Agung Dwi Maryoto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan jembatan komunikasi antara jajaran pemerintahan dan masyarakat. Ia berharap melalui momen ini, sinergitas dan kolaborasi kerja di wilayah Moyudan semakin meningkat.
“Atas nama pribadi maupun Pemerintah Kapanewon Moyudan, kami menyadari bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat mungkin belum sempurna. Maka pada kesempatan yang baik ini, kami memohon maaf lahir dan batin,” ungkap Agung di hadapan para tamu undangan.
Lebih lanjut, Agung berharap nilai-nilai ibadah selama bulan suci Ramadhan dapat diimplementasikan dalam budaya kerja sehari-hari. Ia menekankan pentingnya transformasi mental bagi seluruh jajaran aparatur untuk menjadi pelayan masyarakat yang lebih baik.
“Semoga kami bersama seluruh jajaran bisa meningkatkan kinerja dan kapasitas sebagai pelayan masyarakat. Hasil positif dari ibadah puasa harus membuahkan semangat baru dalam bekerja,” imbuhnya.
Selain membahas silaturahmi, Panewu Moyudan juga menyoroti potensi besar pembangunan di wilayahnya, terutama di sektor pertanian. Menurutnya, Moyudan memiliki modal kuat untuk kembali menjadi penyangga pangan utama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kapanewon berencana memperkuat pemberdayaan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta.
“Kami yakin dengan kolaborasi bersama akademisi, kita mampu meningkatkan ketahanan pangan di Moyudan dan mengembalikan citra wilayah ini sebagai lumbung padi di DIY,” pungkas Agung optimis. (Rls)



















