KORAN MERAPI – Pemerintah Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman, resmi menerjunkan 25 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk mengawal rangkaian perayaan Paskah bagi umat Kristiani. Penugasan ini bertujuan untuk menyelenggarakan ketentraman, ketertiban umum, dan keamanan masyarakat di wilayah Sumbersari.
Langkah ini merupakan implementasi nyata dari Permendagri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat. Personel Satlinmas dijadwalkan bertugas selama tiga hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 4 April 2026.
Sebelum terjun ke titik-titik pengamanan, seluruh personel menerima pengarahan teknis dari Bhabinkamtibmas dan Jogoboyo Sumbersari. Bhabinkamtibmas Sumbersari, Iptu Endri Destana, menekankan pentingnya peran Satlinmas dalam menciptakan rasa nyaman bagi umat yang beribadah.
“Kita harus bisa memastikan rumah umat yang merayakan Paskah tetap aman dan lalu lintas terkondisi dengan baik. Satlinmas harus bersama-sama melangkahkan kaki untuk berjaga di setiap sudut jalan dan rumah ibadah,” ujar Iptu Endri Destana dalam arahannya.
Manajemen Penugasan Jogoboyo Sumbersari, Novi Kuntansari Hadiningroem, menjelaskan bahwa pihak Pemerintah Kalurahan telah melakukan pemetaan zonasi dan jadwal tugas agar pengamanan berjalan efektif.
“Kami sudah mengatur tempat, waktu, dan nama personel yang bertugas melalui Surat Tugas. Kami meminta seluruh personel melaksanakan mandat ini dengan penuh tanggung jawab demi kenyamanan warga,” tegas Novi.
Hingga berita ini diturunkan, kehadiran personel Satlinmas di lapangan telah memberikan dampak positif bagi kondusivitas wilayah. Beberapa poin utama pengamanan meliputi: Pengaturan Lalu Lintas: Membantu kelancaran arus menuju rumah ibadah, Keamanan Lingkungan: Melakukan patroli di area pemukiman untuk menjaga rumah yang ditinggalkan warga saat beribadah dan sterilisasi area: Memastikan rumah ibadah dalam kondisi kondusif sehingga jemaat dapat beribadah dengan khidmat.
Sinergi antara aparat kalurahan dan masyarakat ini diharapkan dapat menjaga semangat toleransi dan kedamaian di wilayah Sumbersari selama masa perayaan Paskah 2026. (Rls)


















