Kamis, 10 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Dominasi “Kota Gudeg” di Meja Pingpong: Kota Yogyakarta Segel Juara Umum Tenis Meja POPDA DIY 2026. Ini Buktinya!

admin by admin
5 April 2026
in News
0
0
SHARES
158
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Suara pantulan bola seluloid yang beradu cepat dengan bat kayu memenuhi aula kantor BLPT di Jalan Kyai Mojo Yogyakarta. Selama tiga hari penuh, sejak 2 hingga 4 April 2026, tensi tinggi menyelimuti arena. Di bawah sorot lampu gedung, para atlet pelajar terbaik se-DIY bertarung habis-habisan demi gengsi daerah dalam gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2026.

Hasilnya? Kontingen Kota Yogyakarta sukses menasbihkan diri sebagai penguasa meja pingpong. Dengan torehan empat medali emas dan satu medali perak, “Kota Gudeg” resmi menyandang gelar Juara Umum cabang olahraga tenis meja.

Kemenangan ini tidak didapat dengan mudah. Panitia pelaksana, Hendra Abimanyu, mengungkapkan bahwa persaingan tahun ini terasa jauh lebih “panas”. Hal ini dipicu oleh regulasi ketat yang membatasi tiap kabupaten/kota hanya boleh mengirimkan satu wakil di setiap nomor pertandingan.

“Karena hanya ada satu wakil per nomor, tiap atlet yang turun adalah yang terbaik dari daerahnya. Tidak ada ruang untuk santai; setiap pertandingan sejak awal terasa seperti babak final,” ujar Hendra di sela-sela penutupan acara.

Dominasi Kota Yogyakarta terlihat hampir di semua lini. Emas mengalir dari nomor Ganda Campuran, Ganda Putra, Tunggal Putra, hingga Tunggal Putri. Satu-satunya celah yang gagal ditembus adalah nomor Ganda Putri, yang secara dramatis berhasil direbut oleh kontingen Kabupaten Sleman.

Kualitas permainan yang tersaji memang berada di atas rata-rata level pelajar biasa. Berdasarkan pantauan di lapangan, banyak atlet yang berlaga di POPDA kali ini merupakan wajah-wajah familiar yang sebelumnya sempat “baku hantam” di ajang PORDA DIY 2025 di Gunungkidul tahun lalu.

Jam terbang yang tinggi membuat mental para pemain lebih stabil. Meskipun kemampuan teknis antar kabupaten/kota mulai merata, atlet-atlet Kota Yogyakarta diakui memiliki ketenangan dan variasi serangan yang lebih menonjol, sehingga mampu menyapu bersih mayoritas podium tertinggi.

Penutupan acara ditandai dengan prosesi pengalungan medali yang penuh haru. Berikut adalah klasemen akhir distribusi medali, yaitu Kota Yogyakarta dengan 4 emas dan 1 perak; Kabupaten Sleman dengan 1 emas, 3 perak dan 1 perunggu; Kabupaten Bantul dengan 1 perak dan 3 perunggu; dan Kabupaten Kulonprogo dengan 4 perunggu serta Kabupaten Gunungkidul dengan 2 perunggu.

Dengan hasil ini, Kota Yogyakarta kembali membuktikan pembinaan atlet usia dini mereka masih menjadi yang terbaik di DIY. Namun, bagi Sleman dan Bantul, raihan perak dan perunggu tahun ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan di tahun mendatang akan semakin sulit diprediksi. (Mty)

Tags: Koranmerapi.idKota YogyakartaPOPDA DIYPopda DIY 2026Porda DIY

Related Posts

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September
News

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

9 September 2026
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’
News

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026
Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore
News

Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

7 September 2026
Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana
News

Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

7 September 2026
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul
News

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

7 September 2026
Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan
News

Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

6 September 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

9 September 2026
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026
Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

7 September 2026
Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

7 September 2026
DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

9 September 2026
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026
Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

7 September 2026
Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

7 September 2026
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

7 September 2026
Kalau Alam Sudah Menegur

Kalau Alam Sudah Menegur

7 September 2026