KORAN MERAPI – Suasana bantaran Kali Code, tepatnya di kawasan belakang Hotel Tentrem, Cokrodiningratan, Jetis, tampak berbeda pada Jumat pagi (17/4/26). Ratusan anak muda dari kalangan mahasiswa bergabung bersama unsur pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam aksi kerja bakti massal membersihkan aliran sungai legendaris tersebut.
Dalam sambutannya, Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Rajwan Taufik, memberikan pesan khusus kepada para mahasiswa yang hadir. Ia mendorong agar semangat menjaga kebersihan tidak berhenti pada aksi seremonial saja.
“Kami berharap para mahasiswa dapat membentuk Komunitas Peduli Sungai (KPS). Nantinya, komunitas ini akan dibina langsung oleh BBWS Serayu Opak (SO) agar program kebersihan sungai memiliki keberlanjutan. Selain itu, kami tekankan agar sampah tidak sekadar dibuang, tapi dipilah dan dikelola dengan benar,” ujar Hasto Wardoyo.
Kepala BBWS Serayu Opak, Maryadi Utama, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang tercipta. Menurutnya, sinergi antara Pemkot, Kodim, KPS Pemerti Code, mahasiswa, pihak perhotelan, hingga warga lokal adalah kunci keberhasilan penanganan sungai.

“Kegiatan bersih sungai ini tidak akan berhenti di sini. Sinergi ini akan terus kita laksanakan secara bergilir di sungai-sungai lainnya di wilayah Yogyakarta,” tegas Maryadi.
Sesepuh Pemerti Code, Harris Syarif Usman, menyampaikan terima kasih atas kepedulian semua pihak. Namun, ia juga memberikan catatan penting untuk masa depan Kali Code. Beliau berharap adanya penambahan unit Trash Barrier (jaring penangkap sampah) serta penguatan Satgas Sungai.
“Harapan kami, Kali Code bisa mewujudkan target 0 Sampah. Dengan kondisi sungai yang bersih, Kali Code sangat layak diproyeksikan menjadi destinasi wisata unggulan di Yogyakarta setelah Malioboro,” ungkap Harris.
Selain melakukan pembersihan sampah plastik dan limbah sungai, kegiatan pagi itu ditutup dengan aksi simbolis penanaman pohon di pinggiran Kali Code oleh Walikota, Kepala BBWS SO, dan Dandim. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas tanggul sungai dan memperkuat resapan air di kawasan perkotaan.
Hadir juga dalam kegiatan Walikota Yogyakarta dan jajaran OPD terkait, Dandim 0734/Kota Yogyakarta dan Koramil setempat, Kepala BBWS Serayu Opak dan Tim OP BBWS, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Organisasi Rotary & KPS Pemerti Code, Satgas Sungai dan Pasukan Orange dan Manajemen dan Karyawan Hotel Tentrem serta MPP Jetis, MPP Tegalrejo, Lurah, serta pengurus RT/RW dan warga setempat. (Rls)




















