Minggu, 11 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Menuju Tahun 2026, Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan

admin by admin
30 Desember 2025
in Opini
0
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Dalam hitungan jam, tahun akan berganti. Selamat tinggal 2025, selamat datang tahun 2026.
Di momen seperti ini biasanya seseorang memiliki keinginan, cita-cita, apa yang dia targetkan untuk dicapai di tahun 2026.
Ada yang ingin lebih sehat, ada yang berharap lebih makmur, atau lebih kaya, kedudukan lebih tinggi, atau menduduki jabatan tertentu.

Bagus. Siapapun harus punya target. Dan untuk merebut target itu dia membuat persiapan, menyusun strategi. Di perusahaan tempat saya bekerja dulu, menyusun rencana, dengan menyiapkan SDM, sumber daya lain, setelah melakukan SWOT. Lalu melakukan evaluasi bulanan, kwartal, semester, sebagai bahan cek atau membuat rencana B apabila tantangan berubah, ada hambatan dan sebagainya.

Apakah dengan demikian target dapat dicapai. Semestinya. Biasanya. Tapi tidak harus sesuai harapan. Apalagi di era disrupsi yang penuh kejutan.
Harian Kompas sudah menyatakan bakal berhemat dengan menerbitkan Kompas Minggu pada hari Sabtu, dengan format yang lebih cerah dan kreatif. Upaya ini demo menjaga kelanggengan hidup Kompas, yang memang seperti media cetak lain, terpukul karena lingkungan industri media yang tidak lagi kondusif.
Kita tentu berharap Kompas yang punya peran besar bagi menjaga kewarasan nurani bangsa, tetap hidup setelah genap berusia 60 tahun bulan Juni lalu. Dengan segala kekurangannya media cetak tetap yang dulu sangat berperan sentral dalam perjamuan kemerdekaan, amat penting bagi Indonesia.

Kita berharap di tahun 2026 tidak ada lagi media cetak yang tutup atau bangkrut. Karena itu akan menjadi lonceng kematian bagi industri media cetak yang sekarang pun kembang kempis. *

Sebagai pribadi, apa destination statement Anda di tahun 2026?
Kalau saya tentu ingin lebih sehat, menjalani hidup tenang, tetap kreatif, banyak silaturahmi dengan teman, dan tentu saja kantong tetap terisi baik.
Bagi mereka yang sudah tergolong lansia, di atas 65 tahun, harapan terbesar tentu dapat terus mengelola jiwa dan raga. Stabil. Berimbang. Nyaman. Menikmati hidup. Agar kelak berakhir baik. Husnul khatimah.

Kalau berkaca ke tahun-tahun yang silam, dalam urusan keluarga, kerja, dan organisasi, kita tidak boleh selalu menengok kaca spion. Sesekali boleh sebagai refleksi, agar tidak terantuk batu yang sama.

Khususnya agar kesalahan terhadap seseorang, tidak lagi terjadi. Apalagi kalau pernah menyakiti. Mendzalimi, menipu, memfitnah, mencaci maki, merusak nama baik orang.

Kalau masih sempat sampaikan permohonan maaf. Mumpung ada waktu. Kalau nafas sudah berhenti, betapa rugi kita ketika nanti ditagih akibat dosa yang belum dimaafkan seseorang.
Lagi pula, kalau sudah meminta maaf biasanya hati jadi longgar. Lega. Mengurangi beban. *

Yang jelas bagi saya tahun 2025 ditandai dengan berdirinya Forum Wartawan Kebangsaan (FWK). Organisasi kecil ini, diinisiasi teman wartawan senior, yang ingin terus menyuarakan aspirasi khususnya terkait masalah kebangsaan karena keprihatinan. Sebagai wartawan yang sudah puluhan tahun di media, gabung di organisasi profesi, tidak mudah untuk menutup mata dan telinga atas berbagai masalah yang ada di depan mata.

Harus ada sikap. Harus bersuara. Harus menyampaikan gagasan. Tapi juga solusi. Menyampaikan alternatif pemikiran untuk mereka yang mengelola penyelenggaraan negara.
Bukan sekadar mengingatkan atau mengusik, tapi agar problematika yang ada, dipikirkan bersama.

Penyelenggara negara yang aktif, biasanya fokus bekerja, fokus pada urusannya yang sektoral. Perlu ada pikiran lain, agar tahu, sadar, terbuka, dari sisi lain. Dalam hal ini dari kalangan wartawan yang salah satu fungsinya adalah menyuarakan aspirasi rakyat, sebagai penyambung lidah rakyat, dalam istilah Bung Karno dulu.

Wartawan banyak tahu, meski banyak juga yang sok tahu. Wartawan masih punya relasi dengan penguasa, atau mantan penguasa. Jejaring itu perlu untuk mengetahui sesuatu di balik peristiwa. Agar tahu duduk persoalan. Tidak hanya yang tersiar di media, berupa keterangan resmi.

Forum Wartawan Kebangsaan ingin menjadi mata telinga, sekaligus corong bagi rakyat, untuk ikut berperan menjadikan Indonesia maju bagi seluruhnya. Dimana pun dia. Siapapun dia. Indonesia untuk semua.

FWK berslogan NKRI Harga Mati. Urusan kedaulatan bangsa harus nomor satu. Berbeda boleh tapi semuanya untuk Tanah Air tercinta.

Maka di tahun 2026, semua pemikiran, gagasan, daya upaya, akan terus disuarakan, digelorakan, dengan penuh semangat. Walau FWK menyadari tahun 2026 sudah akan menjadi tahun politik, ancang-ancang bagi seluruh kekuatan dan potensi untuk menghadapi Pemilihan Umum 2029.

Apakah jalannya pemerintahan masih efektif? Justru di sini lah kontrol media, kontrol dari Masyarakat dan semua pihak termasuk FWK semakin dibutuhkan. Jangan sampai karena persiapan 2029, rakyat dilupakan. Rakyat disisihkan.
Semangat mengingatkan, semangat memberi pencerahan, dan jalan keluar bagi Indonesia tercinta.
Selamat Tahun Baru

Tags: Forum Wartawan KebangsaanHendry Ch Bangun

Related Posts

Rocky Gerung Masuk Istana, Kritik Masihkah Berjarak?
Opini

Rocky Gerung Masuk Istana, Kritik Masihkah Berjarak?

7 Oktober 2026
Dengan Olahraga Kita Bersatu
Opini

Dengan Olahraga Kita Bersatu

6 Oktober 2026
Kumpulan Cerpen Artificial Intelligence (AI) Eksperimen dan Adaptasi Kemajuan
Opini

Kumpulan Cerpen Artificial Intelligence (AI) Eksperimen dan Adaptasi Kemajuan

3 Oktober 2026
Pembangunan Blue Economy Menuju Indonesia Emas 2045
Opini

Kesaktian Pancasila dalam Ancaman Ekonomi Konglomerasi dan Oligarki

2 Oktober 2026
Menolak Lupa G30S 1965: Tragedi Lubang Buaya dan Warisan untuk Generasi Muda
Opini

Menolak Lupa G30S 1965: Tragedi Lubang Buaya dan Warisan untuk Generasi Muda

30 September 2026
Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Opini

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

29 September 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

11 Oktober 2026
Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng

Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng

11 Oktober 2026
G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta

G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta

11 Oktober 2026
Rayakan HUT ke-270 Kota Yogyakarta dan Edisi Ke-15 KUSTOMFEST: Ratusan Pengendara Gelar Aksiriding “Ride For YK” Hingga Aksi Sosial Rp1 Miliar Lebih

Rayakan HUT ke-270 Kota Yogyakarta dan Edisi Ke-15 KUSTOMFEST: Ratusan Pengendara Gelar Aksiriding “Ride For YK” Hingga Aksi Sosial Rp1 Miliar Lebih

11 Oktober 2026
Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

Apresiasi Pelanggan: Pusat Grosir Lestari Jaya Jogja Undi 50 Ribu Kupon Belanja dan Buka Program Reseller Berhadiah Motor Hingga Umroh

11 Oktober 2026
Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng

Dukung Veda Ega Pratama di Mandalika, Pemkab Gunungkidul Gelar Nonton Bareng

11 Oktober 2026
G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta

G-Olympiad #4 “Rise of Brilliance”: 280 Pelajar DIY Berkompetisi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta

11 Oktober 2026
Rayakan HUT ke-270 Kota Yogyakarta dan Edisi Ke-15 KUSTOMFEST: Ratusan Pengendara Gelar Aksiriding “Ride For YK” Hingga Aksi Sosial Rp1 Miliar Lebih

Rayakan HUT ke-270 Kota Yogyakarta dan Edisi Ke-15 KUSTOMFEST: Ratusan Pengendara Gelar Aksiriding “Ride For YK” Hingga Aksi Sosial Rp1 Miliar Lebih

11 Oktober 2026
Wujud Kepedulian Sesama: Aksi Sosial Donor Darah #18 Sukses Digelar di Ponpes MULDOMA Yogyakarta

Wujud Kepedulian Sesama: Aksi Sosial Donor Darah #18 Sukses Digelar di Ponpes MULDOMA Yogyakarta

11 Oktober 2026
Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

Tiga Soal Utama Papua, Percepatan Pembangunan, Pemberantasan Korupsi, dan Penanganan Kekerasan KKB

10 Oktober 2026