
KORAN MERAPI – Atrium utama Jogja City Mall dipadati pengunjung dalam gelaran JCM Pets N Plans Festival 2026 yang berlangsung sejak 21-26 Januari 2026.
Festival ini menghadirkan beragam hewan eksotik dan tanaman hias yang menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.
Salah satu stand yang paling ramai dikunjungi adalah milik Mahasvin Farm, penangkaran hewan eksotik yang menampilkan burung merak sebagai ikon utama pameran.
Banyak pengunjung terlihat berhenti cukup lama untuk mengamati burung-burung berwarna mencolok tersebut.
Dalam event kali ini, Mahasvin Farm memamerkan dua jenis merak, yakni merak biru dan merak putih.
Meski jumlah jenisnya terbatas, keindahan visual kedua merak tersebut mampu menyedot perhatian publik sejak hari pertama festival dibuka.
Merak biru tampil dominan dengan warna bulu tubuh yang cerah serta ekor panjang berpola khas menyerupai mata.
Burung ini menjadi favorit pengunjung untuk berfoto karena gerakannya yang aktif dan posturnya yang tampak gagah saat berjalan di dalam kandang pamer.
Sementara itu, merak putih hadir dengan tampilan anggun melalui bulu berwarna putih bersih dari kepala hingga ekor.
Keunikan warna ini membuat banyak pengunjung terkejut sekaligus kagum karena jarang melihat merak putih secara langsung.
Keeper stand Mahasvin Farm menjelaskan bahwa perilaku merak yang sering menarik perhatian adalah saat pejantan memekarkan bulu ekornya.
“Kalau merak jantan merasa nyaman atau sedang menunjukkan dominasi, biasanya dia akan membuka ekornya seperti kipas besar. Itu naluri alami untuk menarik perhatian betina,” ujarnya kepada pengunjung.
Ia menambahkan bahwa perbedaan warna tidak memengaruhi karakter dasar merak.
“Baik merak biru maupun putih tetap punya perilaku yang hampir sama, hanya saja daya tarik visualnya yang berbeda. Justru itu yang membuat orang tertarik mempelajarinya lebih dekat,” lanjutnya.
Selain memamerkan burung dewasa, Mahasvin Farm juga menyediakan anakan merak yang bisa dibeli pengunjung.
Anakan ini ditempatkan di kandang khusus dengan pengawasan ketat untuk memastikan kesehatannya selama festival berlangsung.
Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat membeli souvenir berupa replika telur burung unta yang dipajang di area stand.
Replika berukuran besar ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak yang penasaran dengan ukuran telur burung terbesar di dunia.
Keeper tersebut juga menegaskan bahwa seluruh hewan yang dipamerkan dan diperjual-belikan berasal dari jalur yang sah.
“Semua hewan di Mahasvin Farm kami dapatkan lewat proses jual beli dan impor yang legal, begitu juga penjualannya di sini mengikuti aturan yang berlaku,” jelasnya.
Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya pertanyaan seputar perawatan merak, mulai dari pakan harian, kebutuhan kandang, hingga cara menjaga kesehatan bulu agar tetap indah.
Tim Mahasvin Farm pun aktif memberikan penjelasan langsung di lokasi.
Melalui pameran ini, Mahasvin Farm berharap masyarakat tidak hanya menikmati keindahan hewan eksotik, tetapi juga memahami tanggung jawab dalam memeliharanya secara benar dan legal.
Festival JCM Pets N Plans Festival 2026 sendiri terus dipadati pengunjung hingga menjelang penutupan pada 26 Januari 2026, menjadikannya salah satu event edukatif dan hiburan yang paling diminati di awal tahun ini di Yogyakarta. (Muhammad Abdul Azis)




















