KORAN MERAPI – Pembangunan sebuah wilayah tidak hanya melulu soal infrastruktur fisik, namun juga kematangan modal sosial masyarakatnya. Hal inilah yang menjadi prinsip utama Sumarji, Dukuh Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman, dalam memajukan wilayahnya.
Dalam sesi wawancara via telepon pada Minggu (19/4) sore, Sumarji mengungkapkan bahwa sinergi antarwarga menjadi fondasi utama. Menurutnya, ada tiga pilar yang selama ini dipegang teguh oleh masyarakat Mrican untuk mencapai kemajuan.
“Rasa memiliki, gotong royong, dan kekeluargaan adalah kunci utama majunya Padukuhan Mrican,” ujar Sumarji kepada jurnalis koranmerapi.id.
Ia menambahkan bahwa tanpa adanya rasa memiliki (sense of belonging), program pembangunan sedahsyat apa pun dari pemerintah tidak akan berjalan maksimal. Dengan rasa memiliki, warga secara sukarela menjaga lingkungan dan aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.

Prinsip-prinsip inilah yang nantinya akan dikupas lebih dalam oleh Sumarji dalam program siaran radio NGOBRAS (Obrolan Komunitas) di RRI PRO 1 Yogyakarta 91.1 FM.
Bagi masyarakat yang ingin mendengar lebih lanjut mengenai strategi pembangunan komunitas dan dinamika sosial di Padukuhan Mrican, siaran tersebut akan dilaksanakan pada: Hari/Tanggal: Senin, 20 April 2026 pada pukul 20.15 – 21.00 WIB difrekuensi: 91.1 FM (RRI PRO 1 Jogja), dengan host: Dina Febrina
Selain melalui radio konvensional, masyarakat juga dapat memantau siaran melalui aplikasi RRI Digital. Program ini juga membuka layanan interaktif bagi pendengar yang ingin bertanya atau berdiskusi langsung melalui telepon di (0274) 580 333 atau WhatsApp di 0811-2711-911.
Sumarji berharap, apa yang diterapkan di Mrican bisa menjadi inspirasi bagi padukuhan-padukuhan lain di wilayah DIY, khususnya dalam memperkuat kembali semangat manunggal antarwarga di tengah arus modernisasi. (Ags)




















