KORAN MERAPI – Forum Komunikasi Komunitas Informasi Masyarakat (FK KIM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bergerak cepat memperkuat koordinasi internal dan memantapkan langkah strategis organisasi. Upaya ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Nakula Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) DIY pada Senin (20/4/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua FK KIM DIY, Sapsuwitana, ini dihadiri oleh jajaran pengurus serta perwakilan KIM kabupaten/kota se-DIY. Fokus utama pertemuan adalah akselerasi program kerja agar peran KIM sebagai mitra strategis pemerintah dalam diseminasi informasi publik semakin optimal.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo DIY, Riris Puspita Wijaya Kridaningrat, yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan lampu hijau bagi FK KIM DIY untuk memperluas jangkauan kolaborasi. Ia menegaskan bahwa FK KIM DIY memiliki fleksibilitas untuk menjalankan program kerja di luar agenda kedinasan, selama memiliki perencanaan yang matang dan realistis.
“Kami mendorong FK KIM DIY untuk segera menjadwalkan audiensi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda DIY serta pihak terkait lainnya. Hal ini penting untuk memperkuat kemitraan kelembagaan secara lebih luas,” ujar Riris.
Dalam Rakor tersebut, penguatan diseminasi informasi ditetapkan sebagai prioritas utama. FK KIM DIY berkomitmen memaksimalkan publikasi program PP Tunas melalui berbagai platform digital, media sosial, dan pemberitaan resmi.
Tak hanya itu, FK KIM DIY juga akan mengambil peran penting dalam hajatan nasional bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Jaringan KIM di seluruh kabupaten/kota se-DIY akan dikerahkan untuk mendukung sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, dengan target pelaksanaan hingga Agustus 2026.
Ketua FK KIM DIY, Sapsuwitana, menekankan pentingnya tanggung jawab setiap koordinator bidang dalam merealisasikan program yang telah disusun secara terukur. Selain aspek program, penguatan identitas dan profesionalisme organisasi juga menjadi sorotan.
Beberapa poin kesepakatan penguatan kelembagaan yang dihasilkan meliputi: Akselerasi Atribut, percepatan realisasi atribut resmi organisasi sebagai identitas personel. Tata Kelola Keuangan, pembukaan rekening resmi organisasi melalui kerja sama dengan Bank BRI dan Manajemen Administrasi, dengan penyusunan proposal audiensi dan permohonan dukungan pendanaan yang lebih terstruktur.
Kemudian Kedisiplinan Identitas, yaitu penggunaan jabatan struktural FK KIM DIY secara formal dalam setiap kegiatan resmi dan Sinergi Wilayah melalui Kunjungan Kerja.
Untuk menjaga ritme kerja dan keselarasan visi hingga tingkat akar rumput, FK KIM DIY menjadwalkan kunjungan kerja ke KIM kabupaten/kota di seluruh wilayah DIY. Kabupaten Sleman terpilih menjadi destinasi perdana kunjungan kerja yang dijadwalkan pada Juni 2026 mendatang.
Melalui Rakor ini, FK KIM DIY kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan informasi yang kredibel bagi masyarakat sekaligus motor penggerak literasi informasi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. (Rls)







