KORAN MERAPI – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Giwangan sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) perdana pada Rabu (29/04/2026). Bertempat di Pendopo Kantor Kelurahan Giwangan, Jl. Pemukti UH VII/700, Kemantren Umbulharjo, rapat ini menjadi tonggak sejarah penting bagi koperasi yang baru berdiri sepuluh bulan tersebut dengan diterimanya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus secara aklamasi oleh seluruh anggota.
Lurah Giwangan, Dyah Murniwarini, A.Md., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran pengurus yang telah mengawal koperasi sejak awal berdiri atas instruksi Presiden hingga berjalan stabil saat ini.

“Alhamdulillah, KKMP Giwangan telah berjalan dengan baik berkat kerja sama yang solid antara pengurus, pengawas, dan tokoh masyarakat. Kehadiran koperasi ini bertujuan utama menyejahterakan anggota dan menumbuhkan pemberdayaan masyarakat. Saat ini, koperasi bahkan sudah bersinergi dengan program pemerintah seperti Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Dyah.
Ia juga mengajak seluruh warga Giwangan yang belum bergabung untuk segera mendaftarkan diri demi memperkuat ekonomi kewilayahan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta, Drs. Tri Karyadi Riyanto Raharjo, S.H., M.Si., menekankan bahwa RAT bukan sekadar seremoni.
“RAT adalah momentum menyusun rencana kerja yang konkret. Kami mendorong pengurus untuk segera membuat gerai fisik KKMP Giwangan. Dengan diterimanya pertanggungjawaban ini, langkah selanjutnya adalah menyempurnakan program yang sudah ada dan memastikan kebutuhan anggota terpenuhi,” tegasnya.

Ia menambahkan agar KKMP Giwangan ini jangan tergantung pada pemerintah, karena saya percaya bahwa disini banyak potensi sumber daya manusia yang sudah bagus kedepannya untuk mengelola KKMP Giwangan.
Ketua KKMP Giwangan, Sudaryanto, S.Si., mengungkapkan rasa syukur atas dukungan para anggota dan pemangku kebijakan. Penerimaan LPJ ini dianggap sebagai bahan bakar semangat bagi pengurus untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun ekspansi.
“Tahun 2026 akan menjadi tahun yang lebih baik. Kami telah menyusun misi strategis untuk menjadikan KKMP Giwangan sebagai pusat distribusi sembako murah bagi 13 RW, memasarkan produk warga secara digital, hingga mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi pemuda dan ibu-ibu PKK,” lapor Sudaryanto.
Beberapa unit usaha strategis yang direncanakan meluncur pada tahun 2026 meliputi: Penyediaan Layanan Internet Masyarakat, bekerja sama dengan PT Roda Data Infrastruktur (PT RDI). Lalu Budidaya Ikan Bioflok, program bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp 619 juta.
Adanya Warung Milik Rakyat (WAMIRA), disini kolaborasi dengan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta. Kemudian produksi Mandiri (Maklon): Pembuatan sabun cuci piring, detergen, dan karbol secara massal. Selanjutnya Suplai Bahan Baku, mendukung kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Acara yang dipimpin oleh pimpinan sidang Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, SE., MSi. ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari Kabid UKM Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM, Pinituwo Tuwanggono (Ketua LPMK), Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga jajaran Ketua RW 01–13 serta pimpinan perbankan dan mitra swasta.
Dengan legalitas AHU-0033593.AH.01. 29.TAHUN 2025, KKMP Giwangan kini mantap melangkah sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah Kemantren Umbulharjo melalui kolaborasi antara masyarakat, akademisi (pendamping dari UMY), dan pemerintah kota. (Ags)


















