Kamis, 10 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Ekbis

Koperasi Sati Batik Baik Perkenalkan Formulasi Pewarna Ramah Lingkungan Untuk Produk “Batik Segoro Amarto Reborn”

admin by admin
26 September 2025
in Ekbis, News
0
0
SHARES
172
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI — Inovasi ramah lingkungan kembali digaungkan oleh pelaku batik lokal. Koperasi Sati Batik Baik Yogyakarta resmi memperkenalkan pewarnaan baru berbasis zat warna Remazol untuk produk unggulannya, “Batik Segoro Amarto Reborn”. Pewarna ini dinilai lebih aman bagi lingkungan, tidak merusak malam batik, serta menghasilkan warna yang kuat dan tahan lama.

Dalam wawancara khusus dengan koranmerapi.id pada Jumat pagi (26/9/25), Ketua Koperasi Sati Batik Baik, Iwan Setiawan, atau yang akrab disapa Lik Iwon, menjelaskan latar belakang dan proses inovasi tersebut. Bertempat di Galeri Batik Elok Iwan, kawasan industri batik Taman Sari, Yogyakarta, Lik Iwon menyampaikan bahwa penggunaan zat Remazol telah menjadi pilihan utama koperasi karena keunggulannya dalam proses pewarnaan batik.

 

“Penggunaan zat warna Remazol ini terinspirasi dari sosok Bapak DJiono, BK.TEKS dari Balai Batik Yogyakarta, yang pertama kali memperkenalkannya di kota ini. Awalnya, formulasi ini digunakan oleh Ibu Hani, dan sekarang kami kembangkan lebih lanjut di Sati Batik Baik,” ujar Lik Iwon.

Zat warna Remazol sendiri merupakan zat warna reaktif yang diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada 7 Agustus 1972 melalui kerja sama antara Balai Penelitian Batik dan Kerajinan dengan PT Hoechst Indonesia. Ditemukan oleh perusahaan Jerman, Hoechst, sejak 1957, Remazol dikenal sebagai zat warna dengan gugus aktif vinyl sulfone yang bersifat ramah lingkungan.

Yang membedakan Sati Batik Baik dari produsen lainnya adalah penghilangan unsur kimia waterglass dalam proses pewarnaan. Seluruh pewarna yang digunakan telah diformulasikan tanpa campuran bahan kimia tambahan yang berpotensi merusak lingkungan.

Dalam proses pewarnaannya, koperasi ini mengadopsi metode Path Dry Hanging. Teknik ini memungkinkan larutan warna untuk mengendap pada kain, kemudian dikeringkan dan didiamkan selama 48 jam (2 hari). Proses ini dilakukan tanpa pemanasan, sehingga tidak merusak lilin (malam) batik yang menjadi ciri khas batik tulis tradisional.

“Dengan teknik Path Dry Hanging, pewarnaan bisa dilakukan secara dingin. Ini menjaga keutuhan motif batik, menjadikan hasil warna lebih cerah, putih, dan tidak pecah,” jelas Lik Iwon.

Produk “Batik Segoro Amarto Reborn”, batik khusus milik Pemkot Kota Yogyakarta ini merupakan hasil kreasi para anggota Koperasi Sati Batik Baik dan mencerminkan semangat pelestarian budaya dengan pendekatan modern yang ramah lingkungan. Inovasi ini sekaligus menjadi contoh nyata bahwa pelaku batik lokal mampu beradaptasi dan berkembang dengan teknologi pewarnaan yang lebih berkelanjutan. (Ags)

Tags: Batik Segoro Amarto RebornKoperasi Sati Batik BaikKoranmerapi.idPemkot kota YogyakartaRemazol

Related Posts

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September
News

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

9 September 2026
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’
News

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026
Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore
News

Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

7 September 2026
Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana
News

Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

7 September 2026
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul
News

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

7 September 2026
Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan
News

Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

6 September 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

9 September 2026
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026
Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

7 September 2026
Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

7 September 2026
DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

9 September 2026
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026
Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

Lawan Arus, Empat Anak SMP di Jogja Bentuk Band Hardcore Filomencore

7 September 2026
Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

Dukung Terwujudnya Masyarakat Tangguh, Eko Suwanto Desak Pemda Tingkatkan Anggaran Sarana Prasarana dan Simulasi Mitigasi Bencana

7 September 2026
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

7 September 2026
Kalau Alam Sudah Menegur

Kalau Alam Sudah Menegur

7 September 2026