Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

admin by admin
24 Agustus 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI  — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Tim Panitia Adhoc Pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin (Udin) sebagai Pahlawan Nasional melakukan audiensi dengan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Kantor Bupati Bantul, Senin (24/8/26)

Audiensi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat langkah pengusulan Udin, wartawan Harian Bernas yang gugur setelah menjalankan tugas jurnalistik, agar mendapatkan pengakuan negara sebagai Pahlawan Nasional.

Ketua PWI DIY, Drs. Hudono, S.H., hadir bersama Anggota Dewan Pakar PWI DIY yang juga Penasehat Tim Ad Hoc, Ahmad Subagya, Ketua Tim Ad Hoc Ki Bambang Widodo, serta jajaran tim, antara lain Ainun Najib, Kusno Utomo, Primaswolo Sudjono., Ikhwanuddin Agus Susanto dan Sigit Purwita.

Audiensi juga diikuti para pemimpin redaksi media di Yogyakarta, yakni Pemimpin Redaksi SKH Kedaulatan Rakyat Octo Lampito, Pemimpin Redaksi Tribun Jogja Taufik Juwariyanto, serta Pemimpin Redaksi Radar Jogja Zaki Mubaroq.

Dalam pertemuan tersebut, PWI DIY menyampaikan perkembangan upaya pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional, termasuk berbagai dokumen sejarah, arsip pemberitaan, serta jejak perjuangan Udin dalam memperjuangkan kebebasan pers.

PWI DIY juga menyampaikan bahwa perjuangan untuk mengusulkan Udin bukan sekadar mengenang sosok seorang wartawan, tetapi bagian dari upaya merawat sejarah kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia.

Udin dikenal sebagai wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik dengan keberanian. Tulisan-tulisannya pada masa itu menjadi bagian dari dinamika sosial dan politik di Bantul. Peristiwa yang menimpa Udin kemudian menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kebebasan pers Indonesia.

Ahmad Subagya mengemukakan, peran Bupati Bantul saat ini sangat penting sebagai “pintu masuk” bagi Tim Ad Hoc untuk menggali serta melengkapi prasyarat material melalui dokumen/notulensi politik yang ada di Sekretariat DPRD maupun Pemkab Bantul.

Karena proses pengusulan masih berada dalam tahap internal, audiensi tersebut lebih diarahkan untuk membangun komunikasi dan memperoleh dukungan Pemerintah Kabupaten Bantul terhadap gagasan tersebut.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyambut baik adanya usulan agar Udin diangkat sebagai Pahlawan Nasional. Pemkab Bantul juga membuka ruang untuk mendukung proses pengumpulan berbagai dokumen sejarah yang berkaitan dengan perjalanan Udin dan peristiwa yang terjadi di Bantul.

Bagi PWI DIY, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bantul memiliki arti penting karena Bantul merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah Udin. Berbagai arsip dan dokumen yang tersimpan di lingkungan pemerintahan maupun lembaga daerah dinilai dapat menjadi bahan penting untuk melengkapi kajian pengusulan.

Selain aspek administratif, Tim Ad Hoc juga memandang penting penggalian kembali sejarah Udin secara akademis dan obyektif. Karena itu, berbagai elemen, termasuk pemerintah daerah, insan pers, akademisi, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat Bantul, diharapkan dapat ikut merawat dan memperkuat narasi sejarah tersebut.

Ketua PWI DIY Hudono mengatakan, pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional merupakan bagian dari tanggung jawab insan pers untuk menjaga ingatan sejarah perjuangan kebebasan pers.

“Ini bukan hanya tentang Udin sebagai seorang wartawan, tetapi tentang nilai perjuangan, keberanian dan kebebasan pers yang harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

PWI DIY berharap dukungan Pemkab Bantul dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam proses pengusulan Udin secara berjenjang. Selanjutnya, komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah DIY serta kementerian terkait akan terus dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Tim Ad Hoc juga terus melakukan inventarisasi dokumen, kesaksian sejarah, arsip pemberitaan dan berbagai bukti pendukung lainnya sebagai bagian dari proses penyusunan dokumen pengusulan.

Bagi PWI DIY, pengakuan terhadap Udin sebagai Pahlawan Nasional nantinya bukan hanya menjadi penghormatan bagi keluarga dan insan pers, tetapi juga menjadi simbol penting bahwa keberanian memperjuangkan kebenaran, kebebasan pers dan kepentingan publik merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa.  (Rls)

Tags: Abdul Halim MuslihBupati BantulHudonoKoranmerapi.idPahlawan NasionalPWI DIYTim Panitia Adhoc Udin

Related Posts

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM
News

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

16 Oktober 2026
Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026
News

Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

16 Oktober 2026
Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code
News

Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

16 Oktober 2026
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026
News

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan
News

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi
News

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

16 Oktober 2026
Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

16 Oktober 2026
Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

16 Oktober 2026
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

Miftahudin Nur Ihsan Kenalkan Peluang Usaha Wastra Berbasis Perkebunan kepada Mahasiswa FEB UGM

16 Oktober 2026
Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

Smart Batik Indonesia Kenalkan Inovasi Wastra Berbasis Sawit dan Kakao kepada Menteri Perdagangan RI pada Gelaran Trade Expo Indonesia 2026

16 Oktober 2026
Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

Peringati Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Jogja “Nyemplung” Sungai Bersihkan Kali Code

16 Oktober 2026
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026