KORAN MERAPI – Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) menunjukkan kepedulian nyata terhadap tanah kelahiran dengan menyalurkan bantuan air bersih secara masif untuk mengatasi kekeringan di Kabupaten Gunungkidul. Bertempat di halaman Rumah Dinas Bupati Gunungkidul, Sabtu, (29/8/2026) bantuan sebanyak 500 tangki air atau setara dengan minimal 2 juta liter air bersih dilepas secara resmi untuk didistribusikan ke masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana Dropping Air Bersih IKG 2026, Suyadi, menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan respons cepat para perantau di Jakarta setelah menerima informasi mengenai kondisi kekeringan dari BPBD pada 11 Agustus 2026. Hanya dalam waktu 14 hari, jajaran pengurus IKG dan ketua kapanewon di Jakarta berkoordinasi untuk merealisasikan bantuan tersebut.
“Berdasarkan data dari BPBD, bantuan ini akan disalurkan ke 15 kapanewon yang terdampak, dengan titik awal pemberangkatan menuju Wonosari, Paliyan, Tepus, Rongkop, Patuk, dan Gedangsari.” ujar Suyadi.
Ketua Umum IKG, Ipda Purnawirawan Saimo, menegaskan bahwa dana bantuan ini murni berasal dari swadaya warga Gunungkidul yang berada di perantauan. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial dan “wujud kecintaan” para perantau untuk meringankan beban saudara-saudara mereka yang sedang mengalami kesulitan air bersih.

“Akan kita salurkan sebanyak 500 tangki air bersih, dan ini wujud kepedulian kita terhadap warga Gunungkidul, Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang turut memsupport kegiatan ini.” kata Saimo.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif tersebut. Dalam sambutannya, Bupati mengutip pesan Bung Karno tentang pentingnya gotong royong sebagai tindakan nyata, bukan sekadar identitas.
“Bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan, air bukan hanya sekadar kebutuhan, melainkan sumber kehidupan. Bantuan ini adalah tentang cinta dan kebersamaan yang tidak terputus meski terpisah jarak perantauan,” ungkap Bupati Endah.
Selain bantuan air bersih, kehadiran rombongan IKG juga bertujuan untuk mendukung penutupan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI di Gunungkidul. Pada malam harinya, akan digelar pentas wayang kulit oleh dalang Ki Gunarto Gunotalijendro di Alun-Alun Wonosari sebagai sarana hiburan dan silaturahmi warga.
Dalam kesempatan yang sama, IKG melalui Dewan Pembina, Darminto, juga memberikan apresiasi berupa bonus hadiah bagi putra-putri daerah, termasuk anggota Paskibraka dan pemenang lomba di rangkaian HUT Kemerdekaan RI. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda Gunungkidul untuk terus berprestasi sambil tetap mencintai tanah kelahiran mereka. (Rls)




















