KORAN MERAPI — Guna mendorong pertumbuhan keahlian digital masyarakat sekaligus mengangkat potensi pariwisata lokal melalui optimalisasi media publikasi, Pelatihan Konten Kreator Pariwisata dan Penulisan Berita sukses diselenggarakan atas kerja sama Pinituwa Tuanggana Kadipaten dan Kelurahan Kadipaten pada Sabtu (12/9/26).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Kelurahan Kadipaten, Jl. nDalem Mangkubumen, Kemantren Kraton, Yogyakarta ini, sebanyak 40 peserta dari perwakilan berbagai lembaga dan pengurus wilayah di Kelurahan Kadipaten antusias mengikuti jalannya pelatihan hingga selesai.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kadipaten, Rahayu, mewakili Lurah Kadipaten. Dalam sambutannya, Rahayu berharap pelatihan ini mampu memberikan nilai tambah nyata dan ilmunya dapat terus ditularkan ke generasi muda.
“Mudah-mudahan acara pada pagi hari ini berjalan dengan lancar. Semoga apa yang kita dapatkan memberikan manfaat bagi kita semua, dan ilmu ini bisa dibagikan serta diteruskan kepada adik-adik wilayah Kadipaten,” ujar Rahayu saat membuka acara.

Sementara itu, Pinituwa Tuanggana Kelurahan Kadipaten, Haryawan Emir Nuswantoro, menyoroti pentingnya keberadaan konten digital yang diproduksi secara mandiri oleh warga lokal. Ia menilai selama ini potensi pariwisata, tempat kuliner, hingga aktivitas kelembagaan di Kadipaten belum banyak muncul di media digital maupun mesin pencarian.
“Selama ini kalau kita amati, belum ada yang secara aktif membuat konten media sosial dari warga atau operator wilayah Kadipaten. Padahal di era sekarang, orang mencari informasi produk, tempat makan, hingga tujuan wisata pasti pencarian utamanya melalui Google,” ungkap Emir.
“Harapannya melalui pelatihan di media sosial maupun media cetak ini, warga dan pengurus lembaga tidak terpaksa lagi bergantung pada pihak luar untuk memberitakan wilayahnya, melainkan bisa secara mandiri dan percaya diri menampilkan aktivitas serta keunggulan potensi Kadipaten,” tambahnya.
Dukungan senada disampaikan perwakilan unsur kepemudaan, Vincencius Adam Prabowo, yang menegaskan bahwa keterampilan mengemas informasi menjadi kunci utama menggerakkan ekonomi warga.
“Kegiatan ini bermanfaat besar untuk mengembangkan konten media sosial dan pemberitaan surat kabar. Harapannya potensi ekonomi warga terangkat dan menjangkau khalayak yang lebih luas,” jelas Adam.
Pelatihan ini membekali para peserta dengan berbagai keterampilan praktis yang dibawakan oleh jajaran narasumber, diantaranya materi tentang media sosial untuk monetisasi yang disampaikan oleh Abdul Razaq, yang memaparkan strategi pemanfaatan platform digital secara efektif serta cara mengubah konten menjadi bernilai ekonomi.

Kemudian materi kiat menulis berita online dan rilis media dibawakan oleh Agus Susanto, wartawan Koran Merapi, yang melatih peserta mengenai teknik dasar jurnalistik, pembuatan konten digital menarik, serta tata cara menyusun rilis berita yang efektif untuk media daring maupun cetak.
Selanjutnya materi kiat memandu wisatawan dan tata kelola wisata Kadipaten, ini disampaikan oleh Sunarko dari Selaras Tour, yang memberikan pembekalan teknik pemandu wisata (tour guiding), standar pelayanan wisatawan, dan pengelolaan destinasi lokal yang berdaya tarik tinggi.
Sebagai materi terakhir adalah penguatan unique selling point (USP) Destinasi Wisata yang isampaikan oleh Yovita dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DIY, yang menekankan pentingnya menggali dan menonjolkan keunikan khas (Unique Selling Point) dari potensi Kadipaten agar memiliki daya saing kuat.
Adanya agenda ini, dari jajaran Kelurahan Kadipaten bersama Pinituwa Tuwanggana optimistis melahirkan bibit-bibit unggul baru yang handal sebagai konten kreator, penulis berita, hingga pemandu wisata profesional yang siap membawa potensi budaya dan pariwisata Kadipaten ke kancah yang lebih luas. (Rls)




















