Minggu, 12 April 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Sri Sultan Menilai DIY Belum Tetapkan KLB Antraks

admin by admin
18 Maret 2024
in News
0
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (MERAPI-ANTARA/Luqman Hakim)

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (MERAPI-ANTARA/Luqman Hakim)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai wilayahnya belum perlu menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus antraks yang muncul di Kabupaten Sleman dan Gunungkidul.

“Saya kira belum perlu, kecuali kalau memang ada dasar berkembangnya penyakit. Kalau tidak kan (penanganan) bisa terlokalisasi, malah lebih baik,” ujar Sultan HB X dikutip <I>Antara<P> dari laman resmi Pemda DIY di Yogyakarta, Jumat (16/3/2024).

Menurut Sultan, status KLB belum diperlukan meski jika dibandingkan dengan kasus antraks sebelumnya, kasus yang terjadi tahun ini hanya berjarak dalam hitungan bulan. Sultan berharap penanganan yang sudah dijalankan bisa menyelesaikan kasus yang ada.

Raja Kraton Yogyakarta itu mengaku heran praktik brandu atau menyembelih hewan ternak yang sudah mati terus berulang sehingga kembali muncul kasus antraks di Sleman dan Gunungkidul.

“Saya itu herannya di situ. Makanya saya tadi ngasih catatan ke Dinas Kesehatan sama (Dinas) Pertanian, kenapa (perilaku masyarakat itu) selalu berulang begitu. Mungkin perlu literasi yang baik kepada masyarakat peternak, bagaimana menjaga ternak dan dirinya agar antraks tidak terulang,” jelasnya.

Sri Sultan pun berpesan bagi para peternak untuk selalu berhati-hati dan mampu mengenali kondisi hewan ternaknya, dengan mengobati apabila diketahui sakit.

“Masa peternak sapi tidak paham kalau sapinya nglentur, diam saja, lemas, tidak curiga kan tidak mungkin. Mestinya ya diobati, jangan mati malah dipotong karena sayang, lha yo piye,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Hery Sulistio Hermawan mengatakan Pemda DIY perlu melakukan intervensi perilaku, khususnya terhadap praktik porak atau brandu ternak sakit atau mati.

Intervensi tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat dan pemilik ternak serta dapat mengalokasikan anggaran untuk semenisasi lokasi yang tercemar antraks. “Intervensi perilaku dan peningkatan KIE ini untuk mencegah terjadinya pemotongan hewan sakit, mati atau brandu,” ujarnya.

Bersama seluruh pejabat otoritas veteriner, DPKP DIY telah menyusun zonasi pengendalian antraks dan ditetapkan oleh masing-masing kepala dinas kabupaten/kota. DPKP DIY, ujar Hery, telah melakukan pendataan populasi ternak, sarana prasarana logistik, seperti obat-obatan, vitamin, vaksin dan desinfektan, sumber daya untuk menangani kasus yang sudah terjadi di Sleman dan Gunungkidul.

Selain itu, pihaknya juga berupaya menyediakan sumber daya untuk memaksimalkan pengobatan pada ternak, pelaksanaan vaksinasi, termasuk pengendalian lalu lintas hewan.

Sementara itu, berdasarkan hasil investigasi Dinas Kesehatan DIY, kasus suspek antraks di Kabupaten Sleman dalam periode 8-12 Maret 2024 berjumlah 26 kasus, dengan kasus suspek meninggal 1 kasus. Sedangkan di Kabupaten Gunungkidul terdeteksi 19 kasus dalam periode yang sama, di mana dua suspek di antaranya masih menjalani rawat inap.

“Total suspek antraks ada 46 kasus. Untuk satu kasus suspek meninggal, belum terambil sampel dan belum dilakukan audit penyebab kematian,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie.

Pembajun mengungkapkan penanganan kasus suspek antraks ini dilakukan melalui penyelidikan epidemiologi di kedua kabupaten dan dilakukan pengambilan sampel pada yang bergejala. Selanjutnya, dilakukan pula pengobatan pada suspek antraks atau orang yang bergejala mengarah ke penyakit antraks dan memiliki riwayat mengonsumsi daging hewan sakit atau mati mendadak.

“Kami juga melakukan pemberian profilaksis atau obat pencegahan kepada mereka yang terpapar atau tidak bergejala tetapi memiliki riwayat mengonsumsi daging hewan sakit atau mati mendadak,” ujarnya.

Edukasi kepada masyarakat terdampak, terutama kepada tokoh masyarakat, kata Pembajun, juga terus dilakukan oleh puskesmas dan dinas kesehatan di Kabupaten Sleman dan Gunungkidul dengan harapan terjadi perubahan perilaku dengan meninggalkan praktik brandu. (*)

 

Tags: antraksKLBSri Sultan

Related Posts

Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru
News

Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru

12 April 2026
Syawalan Unik di Atas Bus: Majelis Taklim Al-Hidayah RW 2 Sorosutan Pererat Silaturahmi Lewat Wisata Religi
News

Syawalan Unik di Atas Bus: Majelis Taklim Al-Hidayah RW 2 Sorosutan Pererat Silaturahmi Lewat Wisata Religi

11 April 2026
PWI DIY dan UAD Perkuat Sinergi dalam Halalbihalal, Dorong Agenda Strategis Pers Pancasila
News

PWI DIY dan UAD Perkuat Sinergi dalam Halalbihalal, Dorong Agenda Strategis Pers Pancasila

11 April 2026
Wujudkan Keluarga Berwawasan Ekologi, Kemenag Sleman Perkuat Program “Caping” bagi Calon Pengantin
News

Wujudkan Keluarga Berwawasan Ekologi, Kemenag Sleman Perkuat Program “Caping” bagi Calon Pengantin

10 April 2026
Kolaborasi Heritage dan Media Konvergensi dari Kota Bogor untuk Indonesia
News

Kolaborasi Heritage dan Media Konvergensi dari Kota Bogor untuk Indonesia

9 April 2026
News

Pengumuman Lelang Kedua PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Eksekusi Hak Tanggunganl

9 April 2026

Stay Connected

    • Trending
    • Comments
    • Latest
    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    15 Maret 2025
    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    15 Maret 2025
    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    18 April 2024
    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    2 Juli 2024
    Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru

    Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru

    0
    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    0
    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    0
    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    0
    Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru

    Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru

    12 April 2026
    Syawalan Unik di Atas Bus: Majelis Taklim Al-Hidayah RW 2 Sorosutan Pererat Silaturahmi Lewat Wisata Religi

    Syawalan Unik di Atas Bus: Majelis Taklim Al-Hidayah RW 2 Sorosutan Pererat Silaturahmi Lewat Wisata Religi

    11 April 2026
    PWI DIY dan UAD Perkuat Sinergi dalam Halalbihalal, Dorong Agenda Strategis Pers Pancasila

    PWI DIY dan UAD Perkuat Sinergi dalam Halalbihalal, Dorong Agenda Strategis Pers Pancasila

    11 April 2026
    Galaxy A37 5G, smartphone terbaru dari lini Galaxy A series yang dirancang khusus untuk generasi muda yang aktif di media sosial. (Istimewa)

    Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir di Indonesia, Gen Z Bisa Ngonten Seharian

    10 April 2026
    Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru

    Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru

    12 April 2026
    Syawalan Unik di Atas Bus: Majelis Taklim Al-Hidayah RW 2 Sorosutan Pererat Silaturahmi Lewat Wisata Religi

    Syawalan Unik di Atas Bus: Majelis Taklim Al-Hidayah RW 2 Sorosutan Pererat Silaturahmi Lewat Wisata Religi

    11 April 2026
    PWI DIY dan UAD Perkuat Sinergi dalam Halalbihalal, Dorong Agenda Strategis Pers Pancasila

    PWI DIY dan UAD Perkuat Sinergi dalam Halalbihalal, Dorong Agenda Strategis Pers Pancasila

    11 April 2026
    Galaxy A37 5G, smartphone terbaru dari lini Galaxy A series yang dirancang khusus untuk generasi muda yang aktif di media sosial. (Istimewa)

    Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir di Indonesia, Gen Z Bisa Ngonten Seharian

    10 April 2026
    Wujudkan Keluarga Berwawasan Ekologi, Kemenag Sleman Perkuat Program “Caping” bagi Calon Pengantin

    Wujudkan Keluarga Berwawasan Ekologi, Kemenag Sleman Perkuat Program “Caping” bagi Calon Pengantin

    10 April 2026
    Kolaborasi Heritage dan Media Konvergensi dari Kota Bogor untuk Indonesia

    Kolaborasi Heritage dan Media Konvergensi dari Kota Bogor untuk Indonesia

    9 April 2026
    Koran Merapi

    PT Merapi Media Utama
    Jl Gambiran No 45 Yogyakarta 55163

    0812 2712 7251
    harianmerapi@gmail.com

    Topik Berita

    • Bedah buku
    • Budaya
    • Cerpen
    • Ekbis
    • Hukum
    • Kearifan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lain-lain
    • Lelang
    • Lifestyle
    • News
    • Olahraga
    • Opini
    • Pendidikan
    • Profil
    • Wisata

    Berita Terbaru

    Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru

    Syawalan dan Kongres IV Paguyuban Cetak Jogja: Perkuat Kebersamaan dan Tentukan Arah Baru

    12 April 2026
    Syawalan Unik di Atas Bus: Majelis Taklim Al-Hidayah RW 2 Sorosutan Pererat Silaturahmi Lewat Wisata Religi

    Syawalan Unik di Atas Bus: Majelis Taklim Al-Hidayah RW 2 Sorosutan Pererat Silaturahmi Lewat Wisata Religi

    11 April 2026
    • Aturan Pengguna
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    No Result
    View All Result
    • Aturan Pengguna
    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pasang Iklan
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    error code: 522