Rabu, 16 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Sri Sultan Menilai DIY Belum Tetapkan KLB Antraks

admin by admin
18 Maret 2024
in News
0
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (MERAPI-ANTARA/Luqman Hakim)

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (MERAPI-ANTARA/Luqman Hakim)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai wilayahnya belum perlu menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus antraks yang muncul di Kabupaten Sleman dan Gunungkidul.

“Saya kira belum perlu, kecuali kalau memang ada dasar berkembangnya penyakit. Kalau tidak kan (penanganan) bisa terlokalisasi, malah lebih baik,” ujar Sultan HB X dikutip <I>Antara<P> dari laman resmi Pemda DIY di Yogyakarta, Jumat (16/3/2024).

Menurut Sultan, status KLB belum diperlukan meski jika dibandingkan dengan kasus antraks sebelumnya, kasus yang terjadi tahun ini hanya berjarak dalam hitungan bulan. Sultan berharap penanganan yang sudah dijalankan bisa menyelesaikan kasus yang ada.

Raja Kraton Yogyakarta itu mengaku heran praktik brandu atau menyembelih hewan ternak yang sudah mati terus berulang sehingga kembali muncul kasus antraks di Sleman dan Gunungkidul.

“Saya itu herannya di situ. Makanya saya tadi ngasih catatan ke Dinas Kesehatan sama (Dinas) Pertanian, kenapa (perilaku masyarakat itu) selalu berulang begitu. Mungkin perlu literasi yang baik kepada masyarakat peternak, bagaimana menjaga ternak dan dirinya agar antraks tidak terulang,” jelasnya.

Sri Sultan pun berpesan bagi para peternak untuk selalu berhati-hati dan mampu mengenali kondisi hewan ternaknya, dengan mengobati apabila diketahui sakit.

“Masa peternak sapi tidak paham kalau sapinya nglentur, diam saja, lemas, tidak curiga kan tidak mungkin. Mestinya ya diobati, jangan mati malah dipotong karena sayang, lha yo piye,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Hery Sulistio Hermawan mengatakan Pemda DIY perlu melakukan intervensi perilaku, khususnya terhadap praktik porak atau brandu ternak sakit atau mati.

Intervensi tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat dan pemilik ternak serta dapat mengalokasikan anggaran untuk semenisasi lokasi yang tercemar antraks. “Intervensi perilaku dan peningkatan KIE ini untuk mencegah terjadinya pemotongan hewan sakit, mati atau brandu,” ujarnya.

Bersama seluruh pejabat otoritas veteriner, DPKP DIY telah menyusun zonasi pengendalian antraks dan ditetapkan oleh masing-masing kepala dinas kabupaten/kota. DPKP DIY, ujar Hery, telah melakukan pendataan populasi ternak, sarana prasarana logistik, seperti obat-obatan, vitamin, vaksin dan desinfektan, sumber daya untuk menangani kasus yang sudah terjadi di Sleman dan Gunungkidul.

Selain itu, pihaknya juga berupaya menyediakan sumber daya untuk memaksimalkan pengobatan pada ternak, pelaksanaan vaksinasi, termasuk pengendalian lalu lintas hewan.

Sementara itu, berdasarkan hasil investigasi Dinas Kesehatan DIY, kasus suspek antraks di Kabupaten Sleman dalam periode 8-12 Maret 2024 berjumlah 26 kasus, dengan kasus suspek meninggal 1 kasus. Sedangkan di Kabupaten Gunungkidul terdeteksi 19 kasus dalam periode yang sama, di mana dua suspek di antaranya masih menjalani rawat inap.

“Total suspek antraks ada 46 kasus. Untuk satu kasus suspek meninggal, belum terambil sampel dan belum dilakukan audit penyebab kematian,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie.

Pembajun mengungkapkan penanganan kasus suspek antraks ini dilakukan melalui penyelidikan epidemiologi di kedua kabupaten dan dilakukan pengambilan sampel pada yang bergejala. Selanjutnya, dilakukan pula pengobatan pada suspek antraks atau orang yang bergejala mengarah ke penyakit antraks dan memiliki riwayat mengonsumsi daging hewan sakit atau mati mendadak.

“Kami juga melakukan pemberian profilaksis atau obat pencegahan kepada mereka yang terpapar atau tidak bergejala tetapi memiliki riwayat mengonsumsi daging hewan sakit atau mati mendadak,” ujarnya.

Edukasi kepada masyarakat terdampak, terutama kepada tokoh masyarakat, kata Pembajun, juga terus dilakukan oleh puskesmas dan dinas kesehatan di Kabupaten Sleman dan Gunungkidul dengan harapan terjadi perubahan perilaku dengan meninggalkan praktik brandu. (*)

 

Tags: antraksKLBSri Sultan

Related Posts

Bupati Gunungkidul Lantik Jajaran Komisaris dan Dewan Pengawas BUMD, Tekankan Tata Kelola dan Pelayanan Masyarakat
News

Bupati Gunungkidul Lantik Jajaran Komisaris dan Dewan Pengawas BUMD, Tekankan Tata Kelola dan Pelayanan Masyarakat

16 September 2026
PT Indo Asia Sinergi Sejahtera dan Dikpora DIY Perkuat Kompetensi SMK untuk Tingkatkan Daya Saing Karier Global
News

PT Indo Asia Sinergi Sejahtera dan Dikpora DIY Perkuat Kompetensi SMK untuk Tingkatkan Daya Saing Karier Global

16 September 2026
Pemkab Gunungkidul Gelar Pembekalan dan Penyerahan SK Pensiun Bagi 66 PNS
News

Pemkab Gunungkidul Gelar Pembekalan dan Penyerahan SK Pensiun Bagi 66 PNS

16 September 2026
Kepala Bakom RI M. Qodari di Podcast PWI Pusat, Bahas Sinergi Media hingga Penguatan Ekosistem Informasi Nasional
News

Kepala Bakom RI M. Qodari di Podcast PWI Pusat, Bahas Sinergi Media hingga Penguatan Ekosistem Informasi Nasional

16 September 2026
SBI Dorong Inovasi Material Rendah Karbon untuk Konstruksi Berkelanjutan
News

SBI Dorong Inovasi Material Rendah Karbon untuk Konstruksi Berkelanjutan

15 September 2026
Pesan Eko Suwanto untuk Menkeu yang Baru: Saatnya Cabut Kebijakan Pemangkasan TKD
News

Pesan Eko Suwanto untuk Menkeu yang Baru: Saatnya Cabut Kebijakan Pemangkasan TKD

15 September 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Bupati Gunungkidul Lantik Jajaran Komisaris dan Dewan Pengawas BUMD, Tekankan Tata Kelola dan Pelayanan Masyarakat

Bupati Gunungkidul Lantik Jajaran Komisaris dan Dewan Pengawas BUMD, Tekankan Tata Kelola dan Pelayanan Masyarakat

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Bupati Gunungkidul Lantik Jajaran Komisaris dan Dewan Pengawas BUMD, Tekankan Tata Kelola dan Pelayanan Masyarakat

Bupati Gunungkidul Lantik Jajaran Komisaris dan Dewan Pengawas BUMD, Tekankan Tata Kelola dan Pelayanan Masyarakat

16 September 2026
Mengalirkan Harapan: Peran Strategis KIM Kota Yogyakarta dalam Transformasi Tiga Sungai

Mengalirkan Harapan: Peran Strategis KIM Kota Yogyakarta dalam Transformasi Tiga Sungai

16 September 2026
PT Indo Asia Sinergi Sejahtera dan Dikpora DIY Perkuat Kompetensi SMK untuk Tingkatkan Daya Saing Karier Global

PT Indo Asia Sinergi Sejahtera dan Dikpora DIY Perkuat Kompetensi SMK untuk Tingkatkan Daya Saing Karier Global

16 September 2026
Pemkab Gunungkidul Gelar Pembekalan dan Penyerahan SK Pensiun Bagi 66 PNS

Pemkab Gunungkidul Gelar Pembekalan dan Penyerahan SK Pensiun Bagi 66 PNS

16 September 2026
Bupati Gunungkidul Lantik Jajaran Komisaris dan Dewan Pengawas BUMD, Tekankan Tata Kelola dan Pelayanan Masyarakat

Bupati Gunungkidul Lantik Jajaran Komisaris dan Dewan Pengawas BUMD, Tekankan Tata Kelola dan Pelayanan Masyarakat

16 September 2026
Mengalirkan Harapan: Peran Strategis KIM Kota Yogyakarta dalam Transformasi Tiga Sungai

Mengalirkan Harapan: Peran Strategis KIM Kota Yogyakarta dalam Transformasi Tiga Sungai

16 September 2026
PT Indo Asia Sinergi Sejahtera dan Dikpora DIY Perkuat Kompetensi SMK untuk Tingkatkan Daya Saing Karier Global

PT Indo Asia Sinergi Sejahtera dan Dikpora DIY Perkuat Kompetensi SMK untuk Tingkatkan Daya Saing Karier Global

16 September 2026
Pemkab Gunungkidul Gelar Pembekalan dan Penyerahan SK Pensiun Bagi 66 PNS

Pemkab Gunungkidul Gelar Pembekalan dan Penyerahan SK Pensiun Bagi 66 PNS

16 September 2026
Kepala Bakom RI M. Qodari di Podcast PWI Pusat, Bahas Sinergi Media hingga Penguatan Ekosistem Informasi Nasional

Kepala Bakom RI M. Qodari di Podcast PWI Pusat, Bahas Sinergi Media hingga Penguatan Ekosistem Informasi Nasional

16 September 2026
Dari kiri: Brama Setyadi, Head of Public Relations and Digital ASUS Indonesia; Davina Larissa, Marketing Manager of ASUS Indonesia; Adrian Pradipta, Technical Public Relations of ASUS Indonesia. (Foto: Agoes Jumianto)

ASUS Hadirkan Beragam Laptop Rekomendasi Terbaik 2026 dengan Nomor 1 Quality & Service di Yogyakarta

15 September 2026