KORAN MERAPI — Rangkaian acara Gebyar Literasi & UMKM #6 bertajuk “Handarbeni: Guyub Wargane, Urip Kampunge” sukses diselenggarakan sejak Rabu, 14 Oktober 2026 dan ditutup dengan meriah pada puncaknya, Minggu, 18 Oktober 2026 di Taman Embung Giwangan Yogyakarta.
Kegiatan yang diinisiasi oleh kolaborasi pemuda dan masyarakat Giwangan ini menjadi wadah penguatan literasi, kelestarian budaya, kepedulian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi lokal.

Panitia Gebyar Literasi, Fajar, menjelaskan kepada awak media bahwa rangkaian kegiatan ini dirancang untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatan Gebyar Literasi & UMKM #6 tahun ini mengusung semangat ‘Handarbeni: Guyub Wargane, Urip Kampunge’. Rangkaian acara telah kami mulai sejak Rabu, 14 Oktober 2026 melalui beragam edukasi dan pelatihan literasi yang edukatif, serta diakhiri dengan puncak acara Jalan Sehat dan Pentas Seni pada hari ini,” ujar Fajar.
Fajar memaparkan bahwa selama lima hari pelaksanaan, terdapat 6 rangkaian kegiatan utama yang digelar, diantaranya; Sarasehan Pengelolaan Sampah Anorganik bersama JogjaLifeCycle sebagai wujud kepedulian lingkungan.
Kemudian pengenalan Budaya Jawa bekerjasama dengan Karang Taruna (KT) Kota Yogyakarta & JBM Giwangan untuk memperkuat akar tradisi. Selanjutnya ada Jelajah Kampung Giwangan bersama Tragstudio guna mengenalkan potensi lokal kampung.

Selanjutnya kegiatan Pelatihan Keterampilan Janur sebagai upaya melestarikan keahlian seni tradisional Jawa. Lalu ada Lomba Mewarnai yang terbagi dalam dua kategori, yakni Kategori 1 (TK – SD Kelas 1) dan Kategori 2 (SD Kelas 2 – 3) untuk memacu kreativitas anak sejak dini dan agenda Puncak Acara yaitu Jalan Sehat dan Pentas Seni.
Puncak acara yang berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026 dipusatkan di Taman Budaya Embung Giwangan. Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan warga telah memadati lokasi untuk mengikuti Jalan Sehat yang dimulai (start) pada pukul 06.30 WIB. Warga tidak hanya berolahraga bersama tetapi juga berkesempatan membawa pulang berbagai doorprize menarik yang disiapkan panitia dan juga di tutup dengan pelepasan komunitas touring club LSC (Lintas seduluran Comunity) oleh ketua rukun kampung Sudjono yang akan mendistribusikan bantuan air bersih 29 tangki ke Gunungkidul.

Kemeriahan semakin terasa dengan diselenggarakannya panggung Pentas Seni yang menampilkan berbagai bakat lokal serta pameran produk UMKM warga Giwangan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap rasa saling memiliki (handarbeni) serta keguyuban antarwarga semakin erat, sehingga Kampung Giwangan makin hidup, berdaya, dan sejahtera,” pungkas Fajar. (Ags)




















