Rabu, 8 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Dosen UMBY Raih Peringkat I Anugerah Academic Leader Tingkat LLDikti V, Ini Buktinya

admin by admin
28 Mei 2024
in News
0
0
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Program Anugerah Dosen sebagai Academic Leader Tahun 2024 diadakan oleh LLDIKTI Wilayah V pada Rabu-Kamis (15-16/24) di Hotel Grand Mercure Yogyakarta.

Penghargaan ini diberikan kepada dosen yang memiliki rekam jejak yang membanggakan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan karya inovatifnya diimplementasikan yang bermanfaat di masyarakat.

Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, M.P., guru besar Ilmu Pangan UMB Yogyakarta, meraih prestasi gemilang dengan memenangkan penghargaan sebagai “Peserta Terbaik Peringkat I” dalam Program Anugerah Academic Leader di bidang Pertanian tingkat LLDikti Wilayah V Tahun 2024.

Universitas Mercu Buana Yogyakarta merasa bangga karena Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, MP guru besar pertama di UMBY yang berhasil meraih anugerah Academic Leader.

Keberhasilannya meraih Terbaik 1 dalam bidang pertanian, hal ini didukung produk hilirisasi penelitian berupa suplemen kunir putih yang sudah dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, karena dapat meningkatkan daya imun bagi yang sudah mengkonsumsinya.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat menjadi dosen berprestasi dan membawa nama UMB Yogyakarta menuju nasional. Semoga kedepannya dapat selalu menginspirasi dosen muda dan mahasiswa serta semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Prof. Dwiyati.

Prof. Dwiyati mengatakan bahwa hasil penelitian yang berupa laporan kurang bermanfaat sehingga berinisiatif untuk mengembangkan menjadi produk agar bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Penelitian yang telah dilakukan mengenai empon-empon dimulai pada tahun 2002 sampai saat ini. Pada tahun 2004, hilirisasi produk penelitian empon-empon menjadi bubuk instan direspon positif oleh masyarakat,” imbuhnya.

“Bubuk instan yang diproduksi mengandung gula dan siap seduh dengan beberapa jenis empon-empon, meliputi kunyit putih, temulawak, kunyit kuning, kencur, jahe dan jahe merah,” jelas Prof. Dwiyati.

Selanjutnya, banyak konsumen memesan produk bubuk tanpa gula, karena ada penyakit diabetes. Penelitian lebih lanjut mengenai empon-empon dapat meningkatkan daya imun, oleh karena itu maka dikembangkan produk suplemen berupa bubuk tanpa gula yang meliputi kunyit putih, dan berkembang bertambah temulawak, kunyit hitam, dan kunyit kuning.

Ia menambahkan, bahwa produk bubuk instan dan produk suplemen empon-empon semuanya sudah mempunyai sertifikat P-IRT dan halal. “Produk tersebut bermanfaat bagi kesehatan, yaitu untuk membantu meningkatkan daya imun. Produk suplemen empon-empon berupa kunyit putih jenis mangga sudah dipasarkan di masyarakat,” jelas Bu Prof, panggilan sehari-harinya.

“Produk hilirisasi penelitian empon-empon berkembang dan bertambah ke produk makanan fungsional seperti stik, cookies dan bolu empon-empon melalui dukungan dana Matching Fund 2022 yang bekerja sama dengan UMKM Amelia Bakery dan Cookies,” imbuhnya.

Kemudian, di tahun 2019 industri rumah tangga ini berkembang menjadi CV Windra Mekar. Produksi suplemen dari empon-empon dapat membuka lapangan kerja karena memberdayakan masyarakat sebanyak 153 orang, terdistribusi pada tahap pemanenan, pengupasan, pengolahan, pengemasan dan pengepakan,”ujarnya.

Saat sekarang ini, masyarakat petani banyak yang terlibat dalam budidaya empon-empon sebagai penyediaan bahan dasar (kira-kira 200 orang petani) dan 3113 orang laskar kunir putih membantu memberikan informasi manfaat kunir putih dan memasarkan produk.

Bahan dasar berupa empon-empon segar mencapai 10 ton atau lebih per bulan dengan kerjasama dari petani sekitar, baik individu maupun kelompok tani. Pemasaran produk dilakukan secara gethok tular (dari mulut ke mulut) dan dibantu oleh laskar kunir putih.

Laskar kunir putih adalah orang yang membantu menginfo manfaat kunir putih baik dengan menaikkan harga maupun ikhlas membantu tanpa menaikkan harga.

Sejak pandemi covid 19, pemasaran berkembang melalui media sosial (medsos), seperti WhatsApp, YouTube, Email, Instagram dan TikTok serta market place (seperti : Shopee dan Tokopedia).

Hasil keuntungan penjualan suplemen empon-empon sebagian digunakan untuk memberi beasiswa S1 Teknologi Hasil Pertanian (THP) maupun S2 Magister Ilmu Pangan (MIP) Universitas Mercu Buana Yogyakarta melalui Program Windra Mekar Scholarship.

“Produk hilirisasi penelitian empon-empon ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik melalui pemberdayaan masyarakat, produknya membantu kesehatan maupun melalui dukungan pendidikan dengan program beasiswa. Semoga masyarakat sekitar industri sejahtera dan masyarakat umum sehat dengan konsumsi produk hilirisasi empon-empon, jika informasi kurang jelas bisa menghubungi di HP saya di 081328776036,” pungkas Prof. Dwiyati. (***)

Tags: Empon-emponKunir PutihNambah ImunProf DwiyatiUMBY

Related Posts

Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang
News

Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

8 Juli 2026
Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng
News

Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

7 Juli 2026
Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah
News

Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

7 Juli 2026
Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya
News

Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

7 Juli 2026
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!
News

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

6 Juli 2026
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda
News

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

6 Juli 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

8 Juli 2026
Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

7 Juli 2026
Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

7 Juli 2026
Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

7 Juli 2026
Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

8 Juli 2026
Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

7 Juli 2026
Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

7 Juli 2026
Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

7 Juli 2026
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

6 Juli 2026
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

6 Juli 2026