Sabtu, 29 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Dosen UMBY Raih Peringkat I Anugerah Academic Leader Tingkat LLDikti V, Ini Buktinya

admin by admin
28 Mei 2024
in News
0
0
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Program Anugerah Dosen sebagai Academic Leader Tahun 2024 diadakan oleh LLDIKTI Wilayah V pada Rabu-Kamis (15-16/24) di Hotel Grand Mercure Yogyakarta.

Penghargaan ini diberikan kepada dosen yang memiliki rekam jejak yang membanggakan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan karya inovatifnya diimplementasikan yang bermanfaat di masyarakat.

Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, M.P., guru besar Ilmu Pangan UMB Yogyakarta, meraih prestasi gemilang dengan memenangkan penghargaan sebagai “Peserta Terbaik Peringkat I” dalam Program Anugerah Academic Leader di bidang Pertanian tingkat LLDikti Wilayah V Tahun 2024.

Universitas Mercu Buana Yogyakarta merasa bangga karena Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, MP guru besar pertama di UMBY yang berhasil meraih anugerah Academic Leader.

Keberhasilannya meraih Terbaik 1 dalam bidang pertanian, hal ini didukung produk hilirisasi penelitian berupa suplemen kunir putih yang sudah dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, karena dapat meningkatkan daya imun bagi yang sudah mengkonsumsinya.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat menjadi dosen berprestasi dan membawa nama UMB Yogyakarta menuju nasional. Semoga kedepannya dapat selalu menginspirasi dosen muda dan mahasiswa serta semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Prof. Dwiyati.

Prof. Dwiyati mengatakan bahwa hasil penelitian yang berupa laporan kurang bermanfaat sehingga berinisiatif untuk mengembangkan menjadi produk agar bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Penelitian yang telah dilakukan mengenai empon-empon dimulai pada tahun 2002 sampai saat ini. Pada tahun 2004, hilirisasi produk penelitian empon-empon menjadi bubuk instan direspon positif oleh masyarakat,” imbuhnya.

“Bubuk instan yang diproduksi mengandung gula dan siap seduh dengan beberapa jenis empon-empon, meliputi kunyit putih, temulawak, kunyit kuning, kencur, jahe dan jahe merah,” jelas Prof. Dwiyati.

Selanjutnya, banyak konsumen memesan produk bubuk tanpa gula, karena ada penyakit diabetes. Penelitian lebih lanjut mengenai empon-empon dapat meningkatkan daya imun, oleh karena itu maka dikembangkan produk suplemen berupa bubuk tanpa gula yang meliputi kunyit putih, dan berkembang bertambah temulawak, kunyit hitam, dan kunyit kuning.

Ia menambahkan, bahwa produk bubuk instan dan produk suplemen empon-empon semuanya sudah mempunyai sertifikat P-IRT dan halal. “Produk tersebut bermanfaat bagi kesehatan, yaitu untuk membantu meningkatkan daya imun. Produk suplemen empon-empon berupa kunyit putih jenis mangga sudah dipasarkan di masyarakat,” jelas Bu Prof, panggilan sehari-harinya.

“Produk hilirisasi penelitian empon-empon berkembang dan bertambah ke produk makanan fungsional seperti stik, cookies dan bolu empon-empon melalui dukungan dana Matching Fund 2022 yang bekerja sama dengan UMKM Amelia Bakery dan Cookies,” imbuhnya.

Kemudian, di tahun 2019 industri rumah tangga ini berkembang menjadi CV Windra Mekar. Produksi suplemen dari empon-empon dapat membuka lapangan kerja karena memberdayakan masyarakat sebanyak 153 orang, terdistribusi pada tahap pemanenan, pengupasan, pengolahan, pengemasan dan pengepakan,”ujarnya.

Saat sekarang ini, masyarakat petani banyak yang terlibat dalam budidaya empon-empon sebagai penyediaan bahan dasar (kira-kira 200 orang petani) dan 3113 orang laskar kunir putih membantu memberikan informasi manfaat kunir putih dan memasarkan produk.

Bahan dasar berupa empon-empon segar mencapai 10 ton atau lebih per bulan dengan kerjasama dari petani sekitar, baik individu maupun kelompok tani. Pemasaran produk dilakukan secara gethok tular (dari mulut ke mulut) dan dibantu oleh laskar kunir putih.

Laskar kunir putih adalah orang yang membantu menginfo manfaat kunir putih baik dengan menaikkan harga maupun ikhlas membantu tanpa menaikkan harga.

Sejak pandemi covid 19, pemasaran berkembang melalui media sosial (medsos), seperti WhatsApp, YouTube, Email, Instagram dan TikTok serta market place (seperti : Shopee dan Tokopedia).

Hasil keuntungan penjualan suplemen empon-empon sebagian digunakan untuk memberi beasiswa S1 Teknologi Hasil Pertanian (THP) maupun S2 Magister Ilmu Pangan (MIP) Universitas Mercu Buana Yogyakarta melalui Program Windra Mekar Scholarship.

“Produk hilirisasi penelitian empon-empon ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik melalui pemberdayaan masyarakat, produknya membantu kesehatan maupun melalui dukungan pendidikan dengan program beasiswa. Semoga masyarakat sekitar industri sejahtera dan masyarakat umum sehat dengan konsumsi produk hilirisasi empon-empon, jika informasi kurang jelas bisa menghubungi di HP saya di 081328776036,” pungkas Prof. Dwiyati. (***)

Tags: Empon-emponKunir PutihNambah ImunProf DwiyatiUMBY

Related Posts

Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Wayang Dunia, Warga Jeruklegi Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Bagong Kembar”
News

Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Wayang Dunia, Warga Jeruklegi Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Bagong Kembar”

29 Agustus 2026
Wiryanti Sukamdani Sebut Festival Mustika Rasa Ajang Gerak Kebudayaan Wujudkan Kedaulatan Pangan
News

Wiryanti Sukamdani Sebut Festival Mustika Rasa Ajang Gerak Kebudayaan Wujudkan Kedaulatan Pangan

29 Agustus 2026
Eko Suwanto Rekomendasikan Resep Mustika Rasa Jadi Menu Atasi Stunting di Yogyakarta
News

Eko Suwanto Rekomendasikan Resep Mustika Rasa Jadi Menu Atasi Stunting di Yogyakarta

28 Agustus 2026
Akses Wisata Selatan Terbuka Lebar, Proyek Kelok 18 Hubungkan Bantul dan Gunungkidul
News

Akses Wisata Selatan Terbuka Lebar, Proyek Kelok 18 Hubungkan Bantul dan Gunungkidul

28 Agustus 2026
Hasto Wardoyo Ajak Warga Menikmati Warisan Bung Karno Lewat Festival Mustika Rasa di Yogyakarta
News

Hasto Wardoyo Ajak Warga Menikmati Warisan Bung Karno Lewat Festival Mustika Rasa di Yogyakarta

28 Agustus 2026
Smart Batik Indonesia Menangkan Citra Nusa 2026, Bawa Inovasi Batik Sawit Berbasis Sains dan Pewarna Alami
News

Smart Batik Indonesia Menangkan Citra Nusa 2026, Bawa Inovasi Batik Sawit Berbasis Sains dan Pewarna Alami

28 Agustus 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Wayang Dunia, Warga Jeruklegi Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Bagong Kembar”

Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Wayang Dunia, Warga Jeruklegi Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Bagong Kembar”

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Wayang Dunia, Warga Jeruklegi Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Bagong Kembar”

Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Wayang Dunia, Warga Jeruklegi Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Bagong Kembar”

29 Agustus 2026
Wiryanti Sukamdani Sebut Festival Mustika Rasa Ajang Gerak Kebudayaan Wujudkan Kedaulatan Pangan

Wiryanti Sukamdani Sebut Festival Mustika Rasa Ajang Gerak Kebudayaan Wujudkan Kedaulatan Pangan

29 Agustus 2026
Eko Suwanto Rekomendasikan Resep Mustika Rasa Jadi Menu Atasi Stunting di Yogyakarta

Eko Suwanto Rekomendasikan Resep Mustika Rasa Jadi Menu Atasi Stunting di Yogyakarta

28 Agustus 2026
Akses Wisata Selatan Terbuka Lebar, Proyek Kelok 18 Hubungkan Bantul dan Gunungkidul

Akses Wisata Selatan Terbuka Lebar, Proyek Kelok 18 Hubungkan Bantul dan Gunungkidul

28 Agustus 2026
Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Wayang Dunia, Warga Jeruklegi Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Bagong Kembar”

Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Wayang Dunia, Warga Jeruklegi Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Bagong Kembar”

29 Agustus 2026
Wiryanti Sukamdani Sebut Festival Mustika Rasa Ajang Gerak Kebudayaan Wujudkan Kedaulatan Pangan

Wiryanti Sukamdani Sebut Festival Mustika Rasa Ajang Gerak Kebudayaan Wujudkan Kedaulatan Pangan

29 Agustus 2026
Eko Suwanto Rekomendasikan Resep Mustika Rasa Jadi Menu Atasi Stunting di Yogyakarta

Eko Suwanto Rekomendasikan Resep Mustika Rasa Jadi Menu Atasi Stunting di Yogyakarta

28 Agustus 2026
Akses Wisata Selatan Terbuka Lebar, Proyek Kelok 18 Hubungkan Bantul dan Gunungkidul

Akses Wisata Selatan Terbuka Lebar, Proyek Kelok 18 Hubungkan Bantul dan Gunungkidul

28 Agustus 2026
Hasto Wardoyo Ajak Warga Menikmati Warisan Bung Karno Lewat Festival Mustika Rasa di Yogyakarta

Hasto Wardoyo Ajak Warga Menikmati Warisan Bung Karno Lewat Festival Mustika Rasa di Yogyakarta

28 Agustus 2026
Smart Batik Indonesia Menangkan Citra Nusa 2026, Bawa Inovasi Batik Sawit Berbasis Sains dan Pewarna Alami

Smart Batik Indonesia Menangkan Citra Nusa 2026, Bawa Inovasi Batik Sawit Berbasis Sains dan Pewarna Alami

28 Agustus 2026