KORAN MERAPI – Murid Taman Kanak-kanak Bumi Warta melaksanakan tutup tahun ajaran 2023/2024 dengan berkunjung ke Kebun Binatang (Bonbin) Gembira Loka, Rabu (12/6/24).
Kegiatan itu menjadi ‘piknik’ seluruh murid TK dan peserta Tempat Penitipan Anak (TPA), bersama orangtua, staf pengajar dan pengurus Yayasan TK Bumi Warta milik Persatuan Watawan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PWI DIY).
Drs Hudono SH, Ketua PWI DIY, yang hadir pada kesempatan tersebut menyatakan apresiasi yang tinggi terhadap keberhasilan kegiatan belajar mengajar di TK Bumi Warta, hingga akhir tahun ajaran ini.
Acara tutup tahun berkunjung ke kebun binatang merupakan kegiatan tepat. Karena memiliki nilai edukatif sekaligus rekreatif yang tinggi. Anak-anak dapat mengenal fauna-flora koleksi Gembira Loka secara nyata. Selain itu, dapat bergerak bebas di alam yang menyehatkan perkembangan kanak-kanak.
Sedang Ny Ida Idham Samawi, Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) DIY yang menangani keberlangsungan TK bervisi kebangsaan tersebut menegaskan TK Bumi Warta harus terus terselenggara, meski makin banyak TK muncul dimana-mana.
“Hal ini justru menjadi pemicu TK Bumi Warta untuk makin meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Ny Ida Idham.
Apalagi, lanjutnya, TK Bumi Warta yang beralamat di Jl Pakel Baru 32 Yogyakarta ini memiliki sejarah khusus. Yakni diresmikan oleh Nyi Hadjar Dewanara pada tahun 1963.
Saat ini, sedang dilaksanakan pembenahan program unggulan untuk tahun ajaran baru 2024/2025. Menurut Ny Idham, sedang dirancang pendidikan muatan lokal. Selain Bahasa Indonesia juga Berbahasa Jawa yang benar dan santun, mengenal Bahasa Inggris, budi pekerti melalui dongeng, bermain dan belajar cocok tanam. “Kami telah mendapat volunter untuk mengajarkan hal-hal tersebut,” katanya.
Wakil orangtua/wali murid, Yadi Setiyadi, menyampaikan terimakasih kepada para guru yang telah sabar mendidik putra-putri mereka di TK Bumi Warta.
“Saya yakin, mereka acap merepotkan para guru,” kata Yadi. Diayakin, apa yang didapat di jenjang TK dan dapat menjadi bekal para murid dimasa depan. Terutama di tingkat pendidikan sekolah dasar.(***)


















