Selasa, 25 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Kerja Maraton 7 Hari, Tim 9 ‘Garuda’ DIY Usulkan Hari Kebudayaan Nasional ke Presiden Prabowo Subianto

admin by admin
18 Januari 2025
in News
0
0
SHARES
133
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Diminggu ke 3 bulan Januari 2025 dan tepatnya Sabtu sore, 18 Januari 2025, di Sekar Wangi Resto-Jl. Wates KM. 5,5 Gamping Sleman DIY, Tim 9 ‘Garuda’ DIY dengan penuh semangat mengajukan usulan kepada Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, untuk menetapkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional kepada Presiden Prabowo Subianto.

Usulan ini, yang telah dipersiapkan dalam waktu singkat selama tujuh hari, dihadiri oleh sejumlah tokoh budaya yang berpengaruh, termasuk Nano Asmorondono, inisiator Hari Kebudayaan Nasional dan tokoh seni kethoprak.

Tim ini terdiri dari sembilan tokoh penting dalam dunia budaya, yang memiliki latar belakang beragam. Mereka adalah: Achmad Charis Zubair, Abro, Bimo, Esti Wuryani, Ariyanto, Yani Saptohoedojo, Yati Pesek, Oni Wantara dan Nano Asmorondono yang juga Ketua Pasri.

Foto bersama Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon bersama Tim 9 ‘Garuda’ DIY dan Tamu Undangan, Sabtu sore (18/1/2025) – (Foto: Agus S)

Mereka bersama-sama menyusun usulan tersebut dengan tujuan memperkenalkan dan memperkuat kesadaran budaya di kalangan masyarakat Indonesia.

Tanggal 17 Oktober dipilih karena merupakan tanggal bersejarah ketika Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Sukiman Wirjosandjojo secara resmi menetapkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” pada tahun 1951, yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.

Semboyan ini memiliki makna yang dalam tentang persatuan dalam keragaman bangsa Indonesia dan menjadi dasar yang kuat untuk menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Kebudayaan Nasional.

Selain itu, sebelumnya, Hari Kebudayaan Nasional pernah dicanangkan pada 28 Oktober dan 20 Mei, namun sering kali tidak terpublikasikan dengan baik dan bersamaan dengan peringatan hari-hari besar lainnya. Hal ini mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap perayaan tersebut, sehingga Tim 9 ‘Garuda’ DIY ingin mengembalikan perhatian pada tanggal yang lebih historis dan bermakna, yaitu 17 Oktober.

Tim 9 ‘Garuda’ DIY mengungkapkan beberapa alasan utama mengapa penetapan Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober sangat penting. “Ada tujuh (7) alasan, yaitu meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya bagi identitas bangsa, memperkuat persatuan bangsa dengan penghargaan terhadap keragaman budaya, mendorong kreativitas dan inovasi di bidang seni dan budaya, meningkatkan pariwisata berbasis budaya, melestarikan warisan budaya Indonesia untuk generasi mendatang dan menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat,” papar Achmad Charis Zubair, mewakili tim 9 dalam sambutannya.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memberikan tanggapan positif terhadap usulan ini. Dalam sambutannya, Fadli Zon mengakui bahwa penetapan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional memang memiliki kaitan erat dengan sejarah. “Hal ini khususnya dengan ditetapkannya semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”,” jelasnya.

Yati Pesek, Seniman Yogyakarta Menyampaikan Pendapatnya Saat Diskusi dengan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zo – ( Foto: Agus S)

Dia juga mengungkapkan bahwa selama ini ada beberapa usulan terkait Hari Kebudayaan Nasional, termasuk yang mengusulkan tanggal 21 Oktober, karena Kementerian Kebudayaan ditetapkan di tanggal tersebut.

“Tetapi usulan yang diajukan Tim 9 ‘Garuda’ DIY memiliki bukti sejarah yang kuat,” ujarnya.

“Ini adalah fakta sejarah yang menarik yang bisa menjadi tongkat bagi kita semua dalam memperkenalkan dan merayakan budaya bangsa, untuk itu Tim 9 ‘Garuda’ untuk membuat surat resmi berlaitan dengan usulan Hari KebudayaanNasional ini,” ujar Fadli Zon.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada para tokoh budaya yang hadir atas usaha mereka untuk menjaga dan mempromosikan kebudayaan Indonesia.

Sebagai pengusaha sektor pariwisata dan pemilik Sekar Wangi Resto, Ariyanto menyampaikan harapan bahwa penetapan Hari Kebudayaan Nasional ini dapat memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata, khususnya di bidang kuliner.

“Kami berharap pemerintah dapat menjembatani sektor pariwisata melalui penetapan Hari Kebudayaan Nasional ini, yang nantinya dapat meningkatkan perhatian terhadap budaya lokal, termasuk kuliner khas Indonesia,” ujar Arya.

Foto bersama Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon bersama Tim 9 ‘Garuda’ DIY, Sabtu sore (18/1/2025) – (Foto: Agus S)

Oni Wantara, salah satu inisiator dari Team 9 ‘Garuda’, juga menekankan pentingnya agar generasi mendatang tidak melupakan kebudayaannya yang luhur. “Kebudayaan Indonesia yang kaya dan beragam harus dijaga dan dilestarikan. Kami berharap dengan penetapan Hari Kebudayaan Nasional, ini akan menjadi tonggak penting bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kebudayaan bangsa,” ungkap Oni.

Usulan Tim 9 ‘Garuda’ DIY untuk menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional merupakan langkah penting dalam memperkuat identitas budaya bangsa Indonesia. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dan sektor pariwisata, diharapkan bahwa pengajuan ini dapat diterima dan menjadi momentum besar bagi kebangkitan budaya Indonesia di seluruh dunia. (Ags)

Tags: Fadli ZonKoranmerapi.idMenteri Kebudayaan RISekar Wangi RestoTim 9

Related Posts

PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional
News

PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

24 Agustus 2026
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia
News

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

23 Agustus 2026
Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata
News

Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

23 Agustus 2026
Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak
News

Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

22 Agustus 2026
Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama
News

Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

22 Agustus 2026
Gunungkidul jadi Tuan Rumah Apel Besar Hari Pramuka ke-65 DIY, Sri Sultan HB X Ingatkan Pesan Swasembada Pangan
News

Gunungkidul jadi Tuan Rumah Apel Besar Hari Pramuka ke-65 DIY, Sri Sultan HB X Ingatkan Pesan Swasembada Pangan

22 Agustus 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

24 Agustus 2026
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

23 Agustus 2026
Menanam Kebaikan Selagi Sempat

Menanam Kebaikan Selagi Sempat

23 Agustus 2026
Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

23 Agustus 2026
PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

24 Agustus 2026
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

23 Agustus 2026
Menanam Kebaikan Selagi Sempat

Menanam Kebaikan Selagi Sempat

23 Agustus 2026
Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

23 Agustus 2026
Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

22 Agustus 2026
Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

22 Agustus 2026