Jumat, 16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Pecahkan Rekor MURI, 5.007 Porsi Gudeg Disajikan di Festival Kuliner Gula Kelapa Gudeg Sejuta Rasa

“Gudeg dari jantung pisang ini miskin kolesterol dan kaya serat. Kita beri nama Gudeg Koroner sebagai simbol harapan bahwa makan gudeg bisa tetap sehat, tanpa takut gangguan jantung. Insya Allah, sehat dan selamat,” tambah Hasto.

admin by admin
5 Juli 2025
in News
0
0
SHARES
203
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI — Kota Yogyakarta kembali mengukir sejarah melalui Festival Kuliner Gula Kelapa Gudeg Sejuta Rasa yang digelar Sabtu (5/7/25) di Alun-Alun Selatan Yogyakarta. Sebanyak 5.007 porsi gudeg disajikan kepada ribuan pengunjung dan berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai sajian gudeg terbanyak dalam satu acara.

Acara kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, dan Asosiasi Pengusaha Gudeg (APEG) Yogyakarta ini menjadi momen spesial tidak hanya karena jumlah penyajiannya yang fantastis, tetapi juga karena hadirnya varian baru gudeg berbahan jantung pisang yang diberi nama unik, yaitu ‘Gudeg Koroner’, nama ini langsung dari Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo saat festival ini berlangsung.

Foto Bersama sesaat setelah Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menerima penghargaan MURI di Festival Kuliner Gula Kelapa Gudeg Sejuta Rasa. (Foto: Agus Susanto)

Gudeg yang disajikan berbahan dasar nangka muda (gori) dan disuguhkan lengkap dengan sambal krecek tempe, blondo, telur pindang, serta nasi. Ribuan warga tampak antusias menikmati sajian khas Jogja ini yang dibagikan secara gratis.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menerima piagam penghargaan dari MURI sebagai pemrakarsa rekor sajian gudeg terbanyak. Hasto juga mengapresiasi kehadiran Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, serta kerja sama lintas sektor yang menjadikan festival ini sukses dan semarak.

“Saya menyambut baik festival gudeg sejuta rasa ini. Yogyakarta perlu menghadirkan inovasi kuliner, termasuk varian baru seperti Gudeg Koroner, agar kuliner kita bisa terus diminati oleh berbagai kalangan, termasuk wisatawan,” ujar Hasto dalam sambutannya.

”Gudeg Koroner’, nama menu gudeg ini diberikan oleh Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. (Foto: Agus Susanto)

Salah satu daya tarik utama dalam festival ini adalah pengenalan Gudeg Koroner saat festival kali ini, sebuah inovasi kuliner yang memanfaatkan jantung pisang sebagai bahan utama. Gudeg ini dinilai lebih sehat karena tinggi serat dan rendah kolesterol.

“Gudeg dari jantung pisang ini miskin kolesterol dan kaya serat. Kita beri nama Gudeg Koroner sebagai simbol harapan bahwa makan gudeg bisa tetap sehat, tanpa takut gangguan jantung. Insya Allah, sehat dan selamat,” tambah Hasto.

Pembagian gudeg kepada peserta saat festival Kuliner Gula Kelapa Gudeg Sejuta Rasa. (Foto: Agus Susanto)

Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM untuk menghadirkan kuliner tradisional yang lebih ramah bagi kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, menyebut bahwa festival ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk menyambut wisatawan selama musim libur sekolah.

“Kita ingin membangun persepsi positif bahwa berkunjung ke Yogyakarta itu menyenangkan. Lewat festival ini, kita sajikan atraksi kuliner khas yang ikonik, sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan,” jelas Wahyu.

Total 5.007 porsi gudeg berhasil disajikan berkat dukungan para pengusaha gudeg dan berbagai pihak terkait, menjadikan momen ini tak hanya bersejarah tapi juga membanggakan.

Pengurus Asosiasi Pengusaha Gudeg (APEG) Yogyakarta Foto bersama dengan Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo di Festival Kuliner Gula Kelapa Gudeg Sejuta Rasa. (Foto: Agus Susanto)

Salah satu pengunjung, Aditya, menyambut baik acara ini. “Saya harap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan. Gudeg itu kuliner khas Yogya yang tak tergantikan. Ini cara terbaik untuk mempromosikannya ke masyarakat luas,” ujarnya.

Dengan keberhasilan memecahkan rekor MURI dan memperkenalkan varian baru gudeg sehat, Kota Yogyakarta semakin memperkuat posisinya sebagai pusat kuliner tradisional yang kaya rasa, nilai budaya, dan inovasi. (Ags)

Tags: Alun-Alun SelatanAsosiasi Pengusaha Gudeg YogyakartaFestival Kuliner Gula KelapaHasto WardoyoKoranmerapi.id

Related Posts

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026
News

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan
News

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi
News

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!
News

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting
News

Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

14 Oktober 2026
Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM
News

Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM

14 Oktober 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

15 Oktober 2026
Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Menteri Pertanian Kunjungi Gunungkidul, 9.500 Hektar Lahan Jagung Disiapkan untuk Dukung Ketahanan Pangan

15 Oktober 2026
FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

FWK Kritik Penanganan Karhutla Kurang Serius, Kalsel Merasa Jadi Anak Tiri, Masyarakat Mulai Frustasi

15 Oktober 2026
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Karhutla, Negara Harus Hadir Dan Bertindak!

15 Oktober 2026
Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

Turut Bagikan Telor di Jogja, Politisi PDIP Eko Suwanto Sebut Tahun 2027 Akan Menambah Anggaran Penanganan Stunting

14 Oktober 2026
Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM

Arah Baru Pembangunan Gunungkidul, Sri Sultan HB X Tekankan Penguatan Sektor Pertanian dan UMKM

14 Oktober 2026