Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Mahasiswa Asing Ikut Rembug Budaya Pasederekan HB II: Keris Jadi Simbol Pelestarian dan Spiritualitas

admin by admin
13 Juli 2025
in News
0
0
SHARES
159
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Suasana hangat dan sarat makna budaya mewarnai rembug budaya yang digelar Pasederekan Trah Sri Sultan Hamengku Buwono II (HB II), Sabtu (12/7), di Sekretariat Trah HB II, Kampung Pandeyan, Yogyakarta. Mengusung tema “Kedudukan Keris dalam Budaya Jawa dan Makna Jamasan Pusaka sebagai Upaya Pelestarian Tradisi”, acara ini tak hanya menghadirkan tokoh budaya dan masyarakat umum, tetapi juga menarik perhatian mahasiswa asing yang tengah mendalami kebudayaan Indonesia.

Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai warisan Sri Sultan HB II yang dikenal sebagai pembela budaya dan pelestari tradisi. “HB II pernah memerintahkan pembuatan berbagai bentuk wayang kulit bertema peperangan dan menggubah lakon Jayapusaka dalam wayang orang, dengan tokoh Bima memegang keris sebagai simbol kejujuran dan kewaspadaan. Itulah spirit yang ingin kami hidupkan kembali,” ujar Hary Sutrasno, konseptor kegiatan.

Diskusi dipandu Tutut Suyadi, dengan narasumber Fajar Utama (Ketua Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia Korwil DIY) dan praktisi keris Agung Yudianto. Suasana dialog berlangsung hangat dan terbuka, apalagi dengan kehadiran mahasiswa asing seperti Saki Maeta dari Universitas Kobe, Jepang. Dalam kesannya, Maeta mengaku terkesan dengan filosofi keris yang menurutnya tak kalah dalam dimensi spiritual dibandingkan katana dari negerinya.

Fajar Utama menyoroti posisi keris sebagai elemen utama dalam filosofi lima kekayaan hidup orang Jawa: wisma (rumah), garwa (istri), turangga (kendaraan), kukilo (hewan peliharaan), dan curiga (senjata). “Dari kelima unsur itu, keris menempati posisi paling luhur karena proses pembuatannya yang panjang, penuh laku spiritual, dan menjadi penanda status sosial pemiliknya,” paparnya.

Sementara Agung Yudianto mengulas makna dan prosesi jamasan pusaka. Ia menjelaskan bahwa keris tidak bisa diperlakukan sembarangan. “Saat mengeluarkan keris dari warangka, harus dengan posisi menghadap ke atas, karena warangka mengandung arsenik. Selain itu, jamasan bukan sekadar pembersihan fisik, tapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur dan ikatan spiritual dengan leluhur,” jelasnya.

Acara semakin semarak dengan penampilan macapat Asmaradana oleh Siswo Pangarso serta peragaan delapan gaya mengenakan keris dalam busana adat Jawa. R. Heru Sumaryo dan RM. Indro Susilo Putro dari Pasederekan HB II menjelaskan filosofi dari gaya-gaya tersebut, mulai dari Klabang Pinipit, Nonthe, Nyonthe, Ngewal, Munyuk Ngilo, Nganggar, hingga Satriyo Keplayu Lele Sinundukan.

Sesi tanya jawab juga berlangsung menarik. Salah seorang peserta, Edi, bertanya mengapa keris kerap disebut sisihan—istilah yang biasanya ditujukan untuk istri. Fajar menjawab bahwa dalam perspektif budaya Jawa, keris diposisikan sejajar dengan pasangan hidup karena fungsinya sebagai pelindung dan peneguh jati diri pemiliknya.

Menutup acara, Ketua Pasederekan HB II, R. Hendro Marwoto, mengumumkan bahwa tradisi Jamasan Pusaka akan kembali digelar pada Sabtu, 19 Juli 2025 mendatang di Aula Kampus ATEKPI, Jalan Gedong Kuning 58, Yogyakarta. Masyarakat yang ingin mengikuti prosesi ini dapat mendaftarkan pusakanya paling lambat Kamis, 17 Juli 2025, dengan kontribusi Rp50.000 per pusaka. Informasi dan pendaftaran dapat dilakukan di Sekretariat Pandeyan UH 5/811 RT 12 RW 3, Gang Empu Gandring Kidul, Yogyakarta.

“Ini bukan sekadar pelestarian benda pusaka, tapi juga ajang pembelajaran spiritual dan budaya yang perlu terus dirawat lintas generasi,” tandas Hendro. (Rls)

Tags: HB IIKerisKoranmerapi.idSekretariat perkerisan

Related Posts

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik
News

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

10 Oktober 2026
Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027
News

Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

9 Oktober 2026
Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030
News

Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

9 Oktober 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027
News

Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

9 Oktober 2026
Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul
News

Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul

9 Oktober 2026
KAI Daop 6 Yogyakarta Raih Prestasi Gemilang di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026
News

KAI Daop 6 Yogyakarta Raih Prestasi Gemilang di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

9 Oktober 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

10 Oktober 2026
Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

9 Oktober 2026
Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

9 Oktober 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

9 Oktober 2026
Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

10 Oktober 2026
Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

9 Oktober 2026
Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

9 Oktober 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

9 Oktober 2026
Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul

Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul

9 Oktober 2026
KAI Daop 6 Yogyakarta Raih Prestasi Gemilang di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

KAI Daop 6 Yogyakarta Raih Prestasi Gemilang di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

9 Oktober 2026