KORAN MERAPI – Keberadaan tokoh yang mampu memberikan keteladan, motivasi serta menggerakkan budaya literasi merupakan strategi yang dilaksanakan oleh pemerintah dari tingkat nasional hingga daerah secara berjenjang dalam mempercepat tumbuhnya budaya gemar membaca dan aktivitas literasi. Salah satunya melalui pegiat literasi dalam hal ini ada beberapa jenis didalamnya yaitu Duta Baca, Bunda Baca atau Bunda Literasi.
Begitu pula pada Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogyakarta berkomitmen sesuai Undang-Undang 43 Tahun 2027 tentang perpustakaan terkait pembudayaan kegemaran membaca yang dilaksanakan melalui keluarga, satuan pendidikan dan juga masyarakat.
Serta sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 24 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 11 Tahun 2022 tentang perpustakaan terkait pemberian penghargaan pembudayaan kegemaran membaca.
Pemberian penghargaan tersebut diberikan kepada masyarakat yang berhasil melaksanakan gerakan pembudayaan kegemaran membaca diantaranya melalui Pemilihan Duta Baca Daerah dan Duta Baca Pelajar Kota Yogyakarta. Pemilihan Duta Baca Pelajar dapat diikuti oleh pelajar SMP/MTs, SMA/MA/SMK atau sederajat di Kota Yogyakarta. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan s.id/DBPelajar2025, dibuka sampai dengan tanggal 25 Agustus 2025.
Sedangkan Pemilihan Duta Baca Daerah dapat dikuti oleh masyarakat umum di Kota Yogyakarta usia 18 s.d 60 tahun. Pendaftaran Pemilihan Duta Baca Daerah melalui tautan s.id/DBDaerah2025, dibuka sampai dengan 20 Agustus 2025.Pemilihan Duta Baca di Kota Yogyakarta baik pelajar atau daerah melalui beberapa tahapan yaitu tahap penyisihan dilakukan seleksi administrasi, seleksi tertulis dan penilain karya tulis dalam bentuk esai dan terpilih 10 peserta terbaik.
Pada tahap final, 10 peserta akan melakukan presentasi dari esai yang ditulis dan selanjutnya wawancara pada tanggal 3 dan 4 September 2025. Hasil akhir dari seleksi ini, terpilih 3 pemenang terbaik dan Juara1 akan menjadi Duta Baca. Pelaksanaan seleksi tersebut dilaksanakan oleh pakar dari unsur pegiat literasi, penulis dan akademisi.
Keberadaan Duta Baca di Kota Yogyakarta nantinya akan bentuk kolaborasi yang dilakukan oleh DPK Kota Yogyakarta dengan masyarakat dalam pembudayaan kegemaran membaca.
Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Afia Rosdiana sebagai Kepala Dinas Perpustakaan menuturkan, “Dengan adanya Duta Baca ini kami berharap akan menjadi amunisi dan energi baru di Kota Yogyakarta dalam upaya meningkatkan kegemaran membaca. Nantinya sesuai masa bakti, kami berharap Duta Baca terpilih berhasil memberikan tauladan, motivasi, serta bersinergi bersama DPK Kota Yogyakarta melalui gerakan serta program yang telah direncanakan yang berdampak nyata dalam pembudayaan gemar membaca dan penguatan literasi di Kota Yogyakarta,” pungkasnya. (Rls)



















