KORAN MERAPI – Bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya yang ingin menjaga kebugaran tubuh dengan cara yang menyenangkan dan ramah untuk persendian, kini hadir solusi menarik melalui kegiatan Aquarobic, atau senam di air, yang secara rutin digelar oleh Club Ciblon.
Kegiatan ini berlangsung setiap hari Rabu dan Sabtu pukul 15.30 WIB di Hotel Satya Graha, Jalan Veteran, Yogyakarta. Dipandu oleh instruktur berpengalaman, Dyah Prima yang sering dipanggil dengan sebutan Cikgu Prima, senam air ini terbuka untuk semua kalangan usia dan tingkat kebugaran, terutama dianjurkan bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun.
“Aquarobic ini sangat bermanfaat. Gerakannya lembut untuk persendian, namun efektif untuk meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, serta kesehatan jantung. Dan yang terpenting, ini menyenangkan,” ujar Dyah Prima, Instruktur Club Ciblon.

Saat ini, Club Ciblon telah memiliki 43 anggota aktif yang mengikuti latihan secara bergiliran. Banyak dari peserta merasakan perubahan positif, baik secara fisik maupun mental, setelah rutin mengikuti kegiatan ini.
Heni Kumalasari, salah satu peserta, membagikan pengalamannya. “Awalnya saya mengalami cedera otot di lutut dan kesulitan untuk jongkok. Alhamdulillah, setelah rutin ikut senam ini, saya merasakan banyak perubahan positif,” ujarnya.
Sementara itu, peserta lain, Ika Rudi, mengungkapkan bahwa sebelumnya ia takut masuk kolam renang karena tidak bisa berenang.
“Tapi semenjak ikut Senam Club Ciblon dengan Cikgu Prima yang sabar dan telaten, saya sekarang sudah berani masuk kolam. Saya juga jadi punya banyak teman dan semakin sehat,” ujarnya dengan antusias.
Aquarobic dikenal sebagai olahraga yang aman dan efektif karena memanfaatkan tekanan dan resistensi alami air, yang membantu mengurangi risiko cedera serta meningkatkan efektivitas latihan otot dan jantung.
Dengan semangat berbagi manfaat olahraga air kepada masyarakat, Club Ciblon berharap semakin banyak orang yang tertarik untuk mencoba.
“Semoga semakin banyak yang sadar pentingnya olahraga air, terutama bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun. Jangan tunggu sakit untuk mulai bergerak,” tutup Dyah. (Ags)



















