KORAN MERAPI – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IX.C.1 yang terdiri dari Nabila Salwa Afifah, Fiqi Rizka Nabila, Andika Gundawa Hidayat, Azahra Atamim Mutmainah, dan Aji Budikusuma. menyelenggarakan dua kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk lingkungan dan ekonomi kreatif di Dusun Numpukan, Kalurahan Karangtengah, Imogiri.

Kegiatan pertama berupa sosialisasi dan pelatihan pemilahan sampah yang dilaksanakan pada Minggu malam, (24/8/25) yang lalu di Joglo RT 06. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 warga setempat, termasuk Bapak Dukuh Ahmad Pamuji, Ibu Dukuh Rumini, serta Ketua KSM Pilah Berkah Bantul, Bapak Arif Solikhin. Dalam pelatihan ini, warga diperkenalkan pada tiga kategori utama sampah: organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Dengan penjelasan yang sederhana dan interaktif, warga aktif bertanya terkait pengelolaan limbah rumah tangga. Harapannya, kesadaran akan pemilahan sampah dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk menjaga kebersihan dan meningkatkan nilai ekonomi limbah.
Sementara itu, pada malam yang sama, tim KKN UAD lainnya juga menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah di rumah Ketua RT 02. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan tokoh masyarakat setempat. Dalam pelatihan ini, peserta dikenalkan pada teknik mengolah minyak jelantah menjadi lilin wangi yang memiliki nilai jual tinggi. Tim KKN memandu proses mulai dari pemilihan bahan, pencampuran essential oil, hingga teknik pengecoran lilin.

Antusiasme warga sangat tinggi. Diskusi aktif mengemuka, mulai dari alternatif bahan, hingga cara pemasaran produk. Ibu Fitri Pramundari selaku Ketua PKK Kalurahan Karangtengah dan Ibu Rumini selaku Ketua PKK Dusun Numpukan menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa. Keduanya berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan menghasilkan produk khas Dusun Numpukan.
Melalui dua kegiatan ini, KKN UAD Unit IX.C.1 berharap dapat mendorong kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat. (Rls)



















