KORAN MERAPI — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 145 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IX.C.2 yang bertugas di Padukuhan Karang Tengah, Kalurahan Karang Tengah, Kapanewon Imogiri, menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring ramah lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung pada 17, 18, dan 20 Agustus 2025 ini mengusung tema “Olah Sampah dari Rumah, Olah Limbah Jadi Bahan Tepat Guna” dan melibatkan ibu-ibu PKK dari RT 01 hingga RT 06. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik materi edukasi maupun praktik langsung pembuatan sabun.

Dalam pelatihan ini, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai dampak negatif dari pembuangan minyak jelantah secara sembarangan, seperti pencemaran tanah dan air. Selain itu, dijelaskan pula potensi ekonomi dari pengolahan limbah ini. Peserta diajarkan cara membuat sabun cuci piring menggunakan bahan-bahan sederhana seperti minyak jelantah, soda api, dan pewangi, yang dapat dengan mudah ditemukan di rumah tangga.
Ketua PKK Padukuhan Karang Tengah, Ibu Annisa Indri, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu cara mengolah minyak jelantah yang biasanya terbuang sia-sia menjadi produk yang bisa digunakan sehari-hari. Selain ramah lingkungan, ini juga membuka peluang usaha rumahan bagi ibu-ibu,” ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung secara interaktif dan kolaboratif, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh semangat gotong royong. Mahasiswa KKN berharap, pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga secara mandiri, kreatif, dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan warga Karang Tengah semakin terinspirasi untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta mampu mengembangkan potensi ekonomi berbasis lingkungan dari rumah sendiri. (Rls)



















