KORAN MERAPI – Kali ini mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IX C.2 sukses melaksanakan program “Olah Sampah dari Rumah” melalui pelatihan penggunaan ember tumpuk sebagai solusi inovatif pengelolaan sampah organik rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap di setiap RT, dimulai pada 17 Agustus di RT 01, 18 Agustus di RT 04 dan RT 05, serta 20 Agustus di RT 02, RT 03, dan RT 06 yang dipusatkan di Aula RT 03 dan Posko KKN UAD Unit IX C.2.

Program ini disambut antusias oleh warga karena teknik ember tumpuk memberikan solusi sederhana untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos tanpa bau dan ramah lingkungan. Mahasiswa KKN UAD juga memberikan edukasi pemilahan sampah dan simulasi langsung cara mengelola limbah rumah tangga agar dapat dimanfaatkan menjadi produk bermanfaat.
Tia Merliana, selaku humas menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah. Dukungan penuh datang dari Kepala Dukuh Karang Tengah, Bapak Sumardiyono, serta tokoh masyarakat yang berharap program ini dapat menjadi langkah awal mewujudkan lingkungan bersih dan berkelanjutan.

Salah satu warga, Ibu Siti Naimah dari RT 01, mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini:
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Selama ini, sampah organik sering menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap, atau hanya sekedar dijadikan pakan ternak. Dengan metode ember tumpuk, sekarang kami bisa mengolah sampah sendiri menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk tanaman di rumah.”
Kegiatan ini dilaksanakan oleh 10 anggota KKN, yaitu: Arya Maulana, Ivan Marta Dinata, Tia Merliana, Dillia Permata Sari, Anin Ditiya, Diah Septiya Rini, Bunga Yustisia Dani, Anisa Syifa Anndara, Dias Faja Giffari, dan Alwi Niam.
Dengan adanya program ini, diharapkan Padukuhan Karang Tengah mampu mengurangi timbunan sampah rumah tangga, sekaligus memanfaatkan hasil pengolahan sampah menjadi pupuk organik bernilai ekonomis. (Rls)



















