KORAN MERAPI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IX.C.1 dan IX.C.2 melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui penyerahan bantuan alat pencacah limbah plastik “NPK-ONE” kepada dua padukuhan, yakni Padukuhan Numpukan dan Karang Tengah, Kalurahan Karang Tengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, yang dilaksanakan pada Minggu siang (31/8/25). Bantuan ini merupakan bagian dari program hibah KKN UAD Tahun 2025.

Penyerahan mesin di Padukuhan Numpukan yang menjadi posko KKN Unit IX.C.1 ini diserahterimakan bertempat di rumah Bapak Zamhari, warga RT 07. Mesin tersebut diterima langsung oleh Dukuh Numpukan, Ahmad Pamuji, yang menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
“Kami merasa senang dan berterima kasih. Permasalahan sampah plastik, khususnya multilayer, cukup menjadi tantangan di wilayah kami. Dengan mesin ini, harapannya bisa menjadi solusi dalam penataan sampah, melengkapi program kami selama ini yaitu sedekah sampah yang dilaksanakan setiap Minggu Pon. Setiap rumah memilah sampah, kemudian dikumpulkan di tempat khusus sebelum dijual kepada pengepul. Uang hasil penjualan dimasukkan ke dalam kas bank sampah. Dengan adanya mesin pencacah, tentu proses ini akan lebih efektif,” ujar Ahmad Pamuji.
Sementara itu, di Padukuhan Karang Tengah, yang menjadi posko KKN Unit IX.C.2 penyerahan secara simbolis dilakukan di Aula RT 03, dan diterima langsung oleh Dukuh Karang Tengah, Sumardiyono. Ia menyampaikan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat dalam mendukung upaya pengolahan sampah yang telah berjalan di masyarakat.

“Pilah sampah di Karang Tengah sudah berjalan cukup baik, dan mesin ini akan sangat mendukung kegiatan tersebut. Semoga kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, dan program pengolahan sampah bisa terus berkembang ke depannya,” ucap Sumardiyono.
Acara serah terima ini turut dihadiri oleh Dr. Bima Setya Nugraha, SH, MSc, dosen pembimbing lapangan KKN UAD di Kalurahan Karang Tengah, yang menyampaikan harapan agar kolaborasi ini dapat terus berlanjut.

“Kami berharap alat yang kami serahkan ini dapat bermanfaat, dan ke depan akan ada lagi program atau pelatihan yang mendukung penguatan manajemen bank sampah di wilayah ini,” ujar Dr. Bima.
Selain penyerahan alat, UAD juga menghadirkan narasumber Dr. John Suprihanto, MIM, dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) yang memberikan materi dengan tema “Peningkatan Manajemen Bank Sampah”, bertempat di Aula RT 03 Padukuhan Karang Tengag. Materi ini diikuti oleh lebih dari 50 peserta, mayoritas ibu-ibu pengelola bank sampah di Karang Tengah.

Dr. John menyampaikan bahwa bank sampah memiliki banyak manfaat, di antaranya, mendukung pengelolaan sampah secara nasional, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sampah dan lingkungan, membangun kebiasaan daur ulang yang baik dan memberikan manfaat ekonomi dari hasil pemilahan sampah.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan proses penyetoran sampah oleh warga ke bank sampah setempat. Peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Turut hadir dalam kegiatan ini Lurah Karang Tengah, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UAD atas kontribusinya dalam mendukung program pengelolaan lingkungan di wilayahnya.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran KKN UAD tahun ini di Karang Tengah. Semoga ilmu yang dibagikan kepada warga menjadi bekal yang bermanfaat dan kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan alat pencacah plastik dan pelatihan manajemen bank sampah ini, diharapkan masyarakat Padukuhan Karang Tengah dan Numpukan semakin aktif dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. (Ags)



















