Kamis, 12 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Wisata

Embung Potorono Bantul Jadi Daya Tarik Wisatawan Keluarga. Ayo Buktikan!

admin by admin
4 Agustus 2024
in Wisata
0
0
SHARES
688
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI  – Embung Potorono disebut juga Wanadesa dan Telagadesa Potorono, merupakan salah satu destinasi wisata alam telaga buatan di Salakan Banguntapan Kabupaten Bantul.

Tahun 2017 mulai dibangun, embung ini hadir sebagai destinasi wisata warga lokal Bantul dan sekitarnya. Awalnya hanya berfungsi sebagai cadangan pengairan, kini Embung Potorono banyak didatangi wisatawan karena daya tarik alamnya.

Mulai dari pemandangan alam, outbond, hingga berbagai wisata air bisa di lakukan bersama keluarga tercinta. Jika berencana untuk menikmati liburan di Embung Potorono, pasti tidak akan kecewa.

Lokasi Embung Potorono terletak di Salakan, Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya embung ini cukup dekat dari pusat Kota Yogyakarta, lebih kurang hanya berjarak 9 kilometer saja.

Akses dan rute menuju Embung Potorono tidak sulit. Bahkan jalannya pun tidak terjal karena semua telah teraspal dan dapat dilewati kendaraan besar.

Untuk menuju ke embung Potorono, Pelancong dapat menggunakan kendaraan pribadi, rental kendaraan, atau menggunakan transportasi umum, dari pusat kota Yogyakarta, perjalanan dapat ditempuh dengan waktu yang relatif singkat.

Berikut rute yang bisa ditempuh, dari pusat Kota Yogyakarta, lalu ambil arah utara di Jalan Mataram menuju Gang Sutedjo, kemudian menuju Jalan Tegal Panggung dan menyusuri jalan hingga sampai di Jalan Sultan Agung.

Kemudian meneruskan perjalanan dengan mengambil arah kiri ke Jalan Sultan Agung dan mengikuti jalan hingga sampai Jalan Menteri Supeno atau Jalan Perintis Kemerdekaan di Pandeyan.

Ikuti jalan lurus hingga menemui Jalan Karanglo lalu ambil arah menuju Jalan Ngipik Banguntapan. Ikuti arah jalan hingga kamu sampai di Salakan dan sampailah kamu di Embung Potorono.

Embung Potorono buka setiap hari, mulai dari 05.30 pagi hingga 06.00 sore. Untuk merawat lingkungan sekitar telaga, pengelola embung menetapkan tiket masuk gratis, hanya membayar parkir motor atau mobil.

Wisatawan juga bisa mencoba berbagai wahana di sekitar embung, seperti menyusuri telaga dengan perahu kano, perahu naga, atau memberi makan ikan di telaga. Pakan ikan mulai dari Rp 2.000,-, sewa perahu kano mulai dari Rp15.000,- selama 15 menit, menaiki perahu naga mulai dari Rp 20.000,-, menyusuri telaga dengan perahu mulai dari Rp 10.000,- untuk orang Dewasa dan Rp. 5.000,- untuk anak-anak.

Sutardi, SHI, MEK selaku Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Potorono menjelaskan bahwa Embung Potorono memiliki daya tariknya tersendiri yang membuat wisatawan kangen akan lokasi ini.

“Pemandangan alam dan luas embung yang membentang, menjadikannya destinasi ideal untuk rekreasi keluarga. Embung ini berbentuk lonjong dan membentuk aliran sungai cukup panjang, dengan luasnya sekitar 4.800 meter persegi. Cocok untuk olahraga jalan santai juga,” jelas Sutardi kepada koranmerapi.id di salah satu Gazebo Embung Potorono, Minggu (4/8/24) pagi.

Ia menambahkan, dengan luas lahan sebesar 30.000 meter persegi, ada banyak kegiatan seru yang bisa dilakukan para pengunjung bersama-sama dengan keluarga.

Pengunjung dapat menikmati panorama dan udara yang sejuk, apalagi saat berkunjung di pagi hari, bisa berolahraga, berjalan-jalan di sekitar telaga, mengajak si kecil memberi makan ikan di telaga, hingga menyusuri telaga dengan perahu yang disewakan.

Embung ini cukup luas dan memiliki banyak gazebo, pengunjung juga bisa berpiknik dengan keluarga. Jika terlalu repot untuk membawa bekal, tidak perlu khawatir, terdapat banyak jajanan lokal yang ditawarkan oleh warung lokal warga. Pengunjung bisa berwisata sambil mendukung usaha UMKM.

Fasilitas dan wahana di Embung Potorono tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang nyaman untuk di eksplor, area bermain dolanan bocah yakni egrang, permainan tradisional.

Juga ada area bermain anak dan ada ratusan burung merpati, kolam renang anak-anak dengan air alami atau mata air Umbul Potorono, area outbond untuk game, berkemah, atau menjelajah alam dengan si kecil. Lahan parkir yang luas, rumah makan, gazebo, mushola, toilet umum, pendopo dan panggung kesenian serta pusat informasi.

Bagi para pengunjung yang ingin menikmati kuliner khas Yogyakarta, sejumlah warung dan restoran lokal dapat ditemukan di sekitar embung Potorono. Makanan lezat dan autentik dapat menjadi pelengkap sempurna untuk pengalaman liburan dan bisa dinikmati bersama keluarga.

Destinasi wisata dekat Embung Potorono
Selesai menikmati keindahan alam di Embung Potorono, kamu juga dapat menjelajahi dan menikmati wisata-wisata menarik di sekitar Embung Potorono.

Berikut bisa jadi pilihan wisata menarik yang dapat menjadi pelengkap sempurna untuk liburan, diantaranya yaitu Taman Dinosaurus Potorono, lokasinya di Salakan, Potorono, Banguntapan, Bantul atau tepatnya di sebelah selatan Embung Potorono. Jam buka: 08.00 pagi – 09.00 malam. Harga tiket masuk Taman Dinosaurus Potorono: Rp10.000,- – Rp. 15.000,- bisa untuk anak-anak dan orang dewasa.

Di tempat ini terdapat beragam spot foto, dan wahana bermain anak dan keluarga, antara lain becak air, kano, kereta mini, hingga memberi makan ikan dan burung. Harga wahana berkisar Rp 10.000-Rp 25.000,-an saja. Dijamin terjangkau!

Jika sikecil ingin berenang, bisa masuk area Umbul Potorono dengan air yang jernih dari mata air. Biaya sangat terjangkau Rp. 8.000,- setiap pengunjung.

Jika lapar dan haus, jangan khawatir karena jajaran UMKM banyak menjajakan produk kulinernya dengan harga murah. Saat weekend tiba, cocok sekali mengajak keluarga liburan ke Wisata dan Telaga Desa Potorono untuk menikmati suasananya yang masih asri dan wahananya yang seru dan menarik.

Untuk masuk ke sini tidak dikenakan biaya, hanya membayar parkir. Wisata Telaga Desa Potorono buka hingga 24 jam. Namun waktu terbaik adalah pagi dan sore hari, karena akan terasa lebih teduh dan sejuk. (Ags)

Tags: Bumdes PotoronoDestinasi wisataEmbung PotoronoSutardiUmkm

Related Posts

Tamu Hotel Liberta dapat menikmati diskon hingga 50% untuk pemesanan Bajaj Maxride melalui aplikasi Maxride dengan menggunakan voucher khusus bertajuk LIBERTAMAX. (Ist)
Wisata

Bajaj Maxride Jadi Transportasi Resmi Tamu Hotel Liberta

12 Februari 2026
Peringkat New Horizons Agoda yang dirilis setiap tahun, membandingkan peringkat pemesanan akomodasi dalam dua tahun sebelumnya untuk mengidentifikasi destinasi wisata dengan kenaikan tertinggi, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional. (Istimewa)
Wisata

Peringkat New Horizons Agoda: Padang Jadi Destinasi Wisata Baru Teratas di Indonesia

3 Januari 2025
Ilustrasi destinasi wisata. - Foto: Dok.Agoda
Wisata

Agoda Merilis Survei Tujuh Tren Wisata 2025: Relaksasi dan Wisata Keluarga Jadi Prioritas Utama Wisatawan Indonesia

10 Desember 2024
Ini 9 destinasi termurah liburan akhir tahun yang dirilis Agoda. (Istimewa)
Wisata

Agoda: Surakarta Destinasi Termurah untuk Liburan Akhir Tahun

21 November 2024
Agoda Ungkap Bandung sebagai Destinasi Favorit Saat Libur Panjang Maulid Nabi
Wisata

Agoda Ungkap Bandung sebagai Destinasi Favorit Saat Libur Panjang Maulid Nabi

13 September 2024
Agoda merilis daftar terbaru destinasi paling terjangkau bagi para wisatawan, dan Yogyakarta menjadi urutan pertama destinasi terjangkau di Indonesia. (Foto: Istimewa/Agoda)
Wisata

Agoda Sajikan Peringkat Destinasi Wisata Paling Terjangkau, Yogyakarta Nomer 1 di Indonesia

21 Agustus 2024

Stay Connected

    • Trending
    • Comments
    • Latest
    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    15 Maret 2025
    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    15 Maret 2025
    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    18 April 2024
    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    2 Juli 2024
    19 Advokat DePA-RI yang Diambil Sumpah Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bertekad Menjaga Integritas 

    19 Advokat DePA-RI yang Diambil Sumpah Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bertekad Menjaga Integritas 

    0
    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    0
    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    0
    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    0
    19 Advokat DePA-RI yang Diambil Sumpah Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bertekad Menjaga Integritas 

    19 Advokat DePA-RI yang Diambil Sumpah Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bertekad Menjaga Integritas 

    12 Maret 2026
    Hadapi Kebisingan Informasi Media Sosial, Polda DIY Tantang Penguatan Media Mainstream

    Hadapi Kebisingan Informasi Media Sosial, Polda DIY Tantang Penguatan Media Mainstream

    11 Maret 2026
    Hadirkan Solusi Herbal Berbasis Riset, Prof. Dr. Dwiyati Lewat CV Windra Mekar

    Hadirkan Solusi Herbal Berbasis Riset, Prof. Dr. Dwiyati Lewat CV Windra Mekar

    11 Maret 2026
    Menjemput “Roh” Mataram: Saat Pemuda Kampung Jogja Mengetuk Pintu Masa Lalu

    Menjemput “Roh” Mataram: Saat Pemuda Kampung Jogja Mengetuk Pintu Masa Lalu

    11 Maret 2026
    19 Advokat DePA-RI yang Diambil Sumpah Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bertekad Menjaga Integritas 

    19 Advokat DePA-RI yang Diambil Sumpah Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bertekad Menjaga Integritas 

    12 Maret 2026
    Hadapi Kebisingan Informasi Media Sosial, Polda DIY Tantang Penguatan Media Mainstream

    Hadapi Kebisingan Informasi Media Sosial, Polda DIY Tantang Penguatan Media Mainstream

    11 Maret 2026
    Hadirkan Solusi Herbal Berbasis Riset, Prof. Dr. Dwiyati Lewat CV Windra Mekar

    Hadirkan Solusi Herbal Berbasis Riset, Prof. Dr. Dwiyati Lewat CV Windra Mekar

    11 Maret 2026
    Menjemput “Roh” Mataram: Saat Pemuda Kampung Jogja Mengetuk Pintu Masa Lalu

    Menjemput “Roh” Mataram: Saat Pemuda Kampung Jogja Mengetuk Pintu Masa Lalu

    11 Maret 2026
    ​Hasto Wardoyo Tekankan Program ‘Hospital at Home’, Targetkan Layanan Door to Door di Tiap Kampung Kota Jogja

    ​Hasto Wardoyo Tekankan Program ‘Hospital at Home’, Targetkan Layanan Door to Door di Tiap Kampung Kota Jogja

    10 Maret 2026
    Advokat DePA-RI Laporkan Polresta Denpasar Ke Propam Mabes Polri

    Advokat DePA-RI Laporkan Polresta Denpasar Ke Propam Mabes Polri

    10 Maret 2026
    Koran Merapi

    PT Merapi Media Utama
    Jl Gambiran No 45 Yogyakarta 55163

    0812 2712 7251
    harianmerapi@gmail.com

    Topik Berita

    • Bedah buku
    • Budaya
    • Cerpen
    • Ekbis
    • Hukum
    • Kearifan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lain-lain
    • Lelang
    • Lifestyle
    • News
    • Olahraga
    • Opini
    • Pendidikan
    • Profil
    • Wisata

    Berita Terbaru

    19 Advokat DePA-RI yang Diambil Sumpah Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bertekad Menjaga Integritas 

    19 Advokat DePA-RI yang Diambil Sumpah Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Bertekad Menjaga Integritas 

    12 Maret 2026
    Hadapi Kebisingan Informasi Media Sosial, Polda DIY Tantang Penguatan Media Mainstream

    Hadapi Kebisingan Informasi Media Sosial, Polda DIY Tantang Penguatan Media Mainstream

    11 Maret 2026
    • Aturan Pengguna
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    No Result
    View All Result
    • Aturan Pengguna
    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pasang Iklan
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    error code: 522