Jumat, 6 November 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

admin by admin
7 September 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Di balik kesederhanaa Dusun Kenteng, Kapanewon Ponjong, lahir seorang calon bintang catur masa depan. Keisya, bocah berusia sembilan tahun yang saat ini duduk di kelas 3 SD Negeri Kenteng 1, baru saja membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meraih prestasi gemilang.

Senyum malu-malu terpancar dari wajah Keisya saat ia diterima langsung oleh Bupati Gunungkidul di kantornya, Senin, (7/9/2026). Mengenakan seragam sekolah, ia didampingi oleh ibundanya, Wahyuni, serta pelatih setianya, Isrori Teguh. Keisya hadir dengan membawa kabar bangga: ia baru saja menyabet medali emas dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) DIY dan kini bersiap mewakili provinsi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Banten.

Bakat Keisya tidak muncul begitu saja. Ibunda Keisya, Wahyuni, mengenang bagaimana Keisya kecil mulai tertarik pada papan hitam-putih itu sejak kelas 1 SD melalui kegiatan ekstrakurikuler. Menariknya, keikutsertaan Keisya adalah murni keinginan mandiri, tanpa paksaan orang tua.

“Awalnya saya memetakan anak-anak, dan Keisia ini terlihat memiliki kemampuan di atas rata-rata teman seusianya,” ujar Wahyuni. Namun, perjalanan itu tak selalu mulus. Keisia sempat ingin berhenti saat kelas satu. Beruntung, Sang Pelatih, Isrori melihat potensi besar dalam diri anak ini dan meyakinkannya untuk terus melanjutkan. Hasilnya, saat menginjak kelas dua, semangatnya kembali berkobar hingga akhirnya ia mampu menembus level provinsi.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memberikan apresiasi tinggi bagi putri daerah yang disebutnya hidup “adoh ratu cerak watu” (jauh dari pusat pemerintahan namun dekat dengan alam), namun memiliki cita-cita setinggi langit menjadi seorang dokter.

“Keisya adalah turbo kekuatan bagi daerah kita. Kami memohon doa seluruh warga Gunungkidul agar Keisia bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ungkap Bupati.

Untuk menjamin masa depan atlet-atlet seperti Keisya, pemerintah daerah melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) bersama KONI mulai melakukan pemetaan prestasi. Kurniawan Fahmi, Ketua Pengkab Percasi Gunungkidul, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan roadmap khusus untuk pendampingan psikologis dan teknis agar mental juara Keisya tetap terjaga selama bertanding di Banten.

Kisah Keisia adalah potret sinergi antara kerja keras individu, kejelian pelatih, dan dukungan kebijakan pemerintah. Dari papan catur di Ponjong, Keisya kini siap melangkah lebih jauh, membawa harapan besar bagi masa depan Catur di Gunungkidul. (Rls)

Tags: Bupati GunungkidulCaturEndah Subekti KuntariningsihKeisyaKoranmerapi.idKurniawan FahmiPercasi Gunungkidul

Related Posts

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia
News

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

5 November 2026
Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai
News

Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

5 November 2026
Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital
News

Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

5 November 2026
Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat
News

Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

5 November 2026
Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi
News

Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi

4 November 2026
Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional
News

Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional

4 November 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

5 November 2026
Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

5 November 2026
Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

5 November 2026
Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

5 November 2026
Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

Tim Board Medical and Wellness Tourism Jogja Pelajari Kecanggihan Robotik dan Kesetaraan Layanan di Malaysia

5 November 2026
Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

Jagongan Wagen Episode 157: Kipa-ku Gagalai

5 November 2026
Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

Kota Yogyakarta Raih Penghargaan Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Digital

5 November 2026
Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

Pemerintah Agar Tetap Memikirkan Nasib Rakyat

5 November 2026
Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi

Kementerian Kebudayaan Gelar Lomba Karya Jurnalistik Syekh Yusuf Al-Makassari, PWI Ajak Wartawan Seluruh Indonesia Berpartisipasi

4 November 2026
Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional

Dosen Senior FISIP UI Tekankan Urgensi RUU Anti-Spionase Asing demi Kedaulatan Nasional

4 November 2026