Senin, 7 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

admin by admin
7 September 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Di balik kesederhanaa Dusun Kenteng, Kapanewon Ponjong, lahir seorang calon bintang catur masa depan. Keisya, bocah berusia sembilan tahun yang saat ini duduk di kelas 3 SD Negeri Kenteng 1, baru saja membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meraih prestasi gemilang.

Senyum malu-malu terpancar dari wajah Keisya saat ia diterima langsung oleh Bupati Gunungkidul di kantornya, Senin, (7/9/2026). Mengenakan seragam sekolah, ia didampingi oleh ibundanya, Wahyuni, serta pelatih setianya, Isrori Teguh. Keisya hadir dengan membawa kabar bangga: ia baru saja menyabet medali emas dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) DIY dan kini bersiap mewakili provinsi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Banten.

Bakat Keisya tidak muncul begitu saja. Ibunda Keisya, Wahyuni, mengenang bagaimana Keisya kecil mulai tertarik pada papan hitam-putih itu sejak kelas 1 SD melalui kegiatan ekstrakurikuler. Menariknya, keikutsertaan Keisya adalah murni keinginan mandiri, tanpa paksaan orang tua.

“Awalnya saya memetakan anak-anak, dan Keisia ini terlihat memiliki kemampuan di atas rata-rata teman seusianya,” ujar Wahyuni. Namun, perjalanan itu tak selalu mulus. Keisia sempat ingin berhenti saat kelas satu. Beruntung, Sang Pelatih, Isrori melihat potensi besar dalam diri anak ini dan meyakinkannya untuk terus melanjutkan. Hasilnya, saat menginjak kelas dua, semangatnya kembali berkobar hingga akhirnya ia mampu menembus level provinsi.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memberikan apresiasi tinggi bagi putri daerah yang disebutnya hidup “adoh ratu cerak watu” (jauh dari pusat pemerintahan namun dekat dengan alam), namun memiliki cita-cita setinggi langit menjadi seorang dokter.

“Keisya adalah turbo kekuatan bagi daerah kita. Kami memohon doa seluruh warga Gunungkidul agar Keisia bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ungkap Bupati.

Untuk menjamin masa depan atlet-atlet seperti Keisya, pemerintah daerah melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) bersama KONI mulai melakukan pemetaan prestasi. Kurniawan Fahmi, Ketua Pengkab Percasi Gunungkidul, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan roadmap khusus untuk pendampingan psikologis dan teknis agar mental juara Keisya tetap terjaga selama bertanding di Banten.

Kisah Keisia adalah potret sinergi antara kerja keras individu, kejelian pelatih, dan dukungan kebijakan pemerintah. Dari papan catur di Ponjong, Keisya kini siap melangkah lebih jauh, membawa harapan besar bagi masa depan Catur di Gunungkidul. (Rls)

Tags: Bupati GunungkidulCaturEndah Subekti KuntariningsihKeisyaKoranmerapi.idKurniawan FahmiPercasi Gunungkidul

Related Posts

Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan
News

Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

6 September 2026
Kolaborasi Mergangsan Expo 2026 dan Pamijo Sukses Geliatkan UMKM Lokal
News

Kolaborasi Mergangsan Expo 2026 dan Pamijo Sukses Geliatkan UMKM Lokal

6 September 2026
Filosofi Ketangguhan di Balik Lekuk Estetika, Catatan dari Handayani Bonsai Festival II
News

Filosofi Ketangguhan di Balik Lekuk Estetika, Catatan dari Handayani Bonsai Festival II

5 September 2026
Amanat 5 September dan Tanggung Jawab Yogyakarta Merawat Persatuan Indonesia
News

Amanat 5 September dan Tanggung Jawab Yogyakarta Merawat Persatuan Indonesia

5 September 2026
Di Hadapan Delegasi Asia, Mujab Paparkan Aplikasi ISO dan Digitalisasi Partai dalam Merawat Demokrasi
News

Di Hadapan Delegasi Asia, Mujab Paparkan Aplikasi ISO dan Digitalisasi Partai dalam Merawat Demokrasi

5 September 2026
Bappenas Gandeng Pers yang BEJO’S Sebagai Mitra Strategis dalam Pembangunan Nasional
News

Bappenas Gandeng Pers yang BEJO’S Sebagai Mitra Strategis dalam Pembangunan Nasional

5 September 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

7 September 2026
Kalau Alam Sudah Menegur

Kalau Alam Sudah Menegur

7 September 2026
Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

6 September 2026
Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu

Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu

6 September 2026
Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

Dari Ekstrakurikuler ke Emas Kejurda, Kisah Keisya, Atlet Catur Cilik dari Gunungkidul

7 September 2026
Kalau Alam Sudah Menegur

Kalau Alam Sudah Menegur

7 September 2026
Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

Siapkan Program Nyata, Pengurus Karang Taruna Kota Jogja Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

6 September 2026
Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu

Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu

6 September 2026
Kolaborasi Mergangsan Expo 2026 dan Pamijo Sukses Geliatkan UMKM Lokal

Kolaborasi Mergangsan Expo 2026 dan Pamijo Sukses Geliatkan UMKM Lokal

6 September 2026
Filosofi Ketangguhan di Balik Lekuk Estetika, Catatan dari Handayani Bonsai Festival II

Filosofi Ketangguhan di Balik Lekuk Estetika, Catatan dari Handayani Bonsai Festival II

5 September 2026