Selasa, 25 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Menumbuhkan Minat Baca Generasi Z di Era Serba Digital

Oleh: Agus Susanto, SE (Finalis Pemilihan Duta Baca Kota Yogyakarta 2025)

admin by admin
14 Oktober 2025
in Opini
0
0
SHARES
63
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI  – Di era digital seperti sekarang, arus informasi begitu deras dan cepat. Generasi Z,mereka yang lahir di rentang tahun 1997 hingga 2012, adalah generasi yang tumbuh bersama internet, media sosial, dan gawai. Mereka sangat akrab dengan konten visual dan serba instan, seperti video pendek, meme, dan story yang hanya bertahan 24 jam. Sayangnya, hal ini turut memengaruhi pola kebiasaan membaca. Buku sebagai sumber pengetahuan yang lebih dalam dan reflektif, sering kali kalah pamor dibandingkan konten digital yang cepat dan ringan.

Padahal, membaca buku bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang, tetapi merupakan kebiasaan penting yang memperkaya wawasan, meningkatkan daya nalar, serta memperkuat kemampuan berbahasa dan berpikir kritis. Buku melatih kita untuk tidak hanya tahu “apa” yang sedang terjadi, tetapi juga memahami “mengapa” dan “bagaimana” hal itu terjadi.

Lalu, bagaimana caranya agar generasi Z tertarik dan termotivasi membaca buku?

Pertama, mulailah dari minat pribadi. Jangan paksa diri membaca buku berat yang tidak sesuai selera. Jika seseorang menyukai film fiksi ilmiah, maka mulailah dengan novel fiksi bertema serupa. Jika tertarik pada isu sosial, bacalah esai atau memoar yang relevan. Dengan begitu, membaca akan terasa menyenangkan, bukan membebani.

Kedua, gunakan media sosial sebagai alat bantu, bukan pengalih perhatian. Banyak akun Instagram, TikTok, atau YouTube yang kini membahas buku dengan cara yang ringan dan menarik. Komunitas bookstagram dan booktok misalnya, menjadi ruang kreatif yang mengajak anak muda berdiskusi tentang buku dengan cara yang kekinian. Mereka merekomendasikan buku, membuat ulasan singkat, bahkan menciptakan tantangan membaca yang menyenangkan.

Ketiga, tetapkan target membaca yang realistis. Tak perlu langsung menargetkan membaca satu buku per minggu. Mulailah dari 10 halaman per hari atau satu buku per bulan. Konsistensi jauh lebih penting daripada kuantitas di awal. Semakin sering membaca, otak akan terbiasa dan mulai merindukan waktu untuk membaca.

Keempat, buat suasana membaca yang nyaman dan bebas distraksi. Pilih tempat tenang, nyalakan musik instrumental jika perlu, dan matikan notifikasi gawai selama membaca. Jika memungkinkan, bawalah buku ke mana pun, sehingga waktu tunggu atau perjalanan bisa dimanfaatkan untuk membaca beberapa halaman.

Kelima, catat dan rayakan progres membaca. Gunakan aplikasi pembaca seperti Goodreads atau jurnal khusus untuk mencatat buku-buku yang sudah dibaca. Setiap kali menyelesaikan satu buku, beri diri sendiri apresiasi kecil, misalnya waktu santai ekstra atau membeli buku baru.

Terakhir, jadikan membaca sebagai gaya hidup, bukan kewajiban. Jangan hanya membaca demi terlihat pintar. Baca karena ingin tahu, ingin tumbuh, dan ingin memahami dunia. Bacalah buku yang membuat kita bertanya, merenung, dan kadang tersenyum sendiri karena merasa dipahami.

Generasi Z bukan generasi yang malas membaca, mereka hanya butuh pendekatan yang tepat. Dengan kombinasi teknologi dan kebiasaan membaca yang menyenangkan, kita bisa menciptakan generasi yang tak hanya cerdas secara informasi, tetapi juga dalam berpikir dan merasakan. Membaca buku adalah bentuk perlawanan terhadap arus instan dan dangkal. Dan dalam jangka panjang, kebiasaan ini adalah investasi terbaik untuk masa depan siapa pun, termasuk generasi Z.

Tags: Baca BukuDuta BacaGenerasi zKoranmerapi.id

Related Posts

Menanam Kebaikan Selagi Sempat
Opini

Menanam Kebaikan Selagi Sempat

23 Agustus 2026
Merdeka dari Kecemasan, Menatap Indonesia dengan Harapan
Opini

Merdeka dari Kecemasan, Menatap Indonesia dengan Harapan

16 Agustus 2026
UMKM Berbudaya, Pelaku Usaha Sejahtera: Fondasi Bangsa Berdaya
Opini

UMKM Berbudaya, Pelaku Usaha Sejahtera: Fondasi Bangsa Berdaya

30 Juli 2026
Jalan Panjang Kemandirian Pers Kita
Opini

Jalan Panjang Kemandirian Pers Kita

23 Juli 2026
Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh
Opini

Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

20 Juli 2026
Ketika Gol Piala Dunia Menggerakkan Ekonomi Bali
Opini

Ketika Gol Piala Dunia Menggerakkan Ekonomi Bali

14 Juli 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

24 Agustus 2026
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

23 Agustus 2026
Menanam Kebaikan Selagi Sempat

Menanam Kebaikan Selagi Sempat

23 Agustus 2026
Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

23 Agustus 2026
PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

PWI DIY dan Tim Panitia Adhoc Udin  Audiensi dengan Bupati Bantul, Dorong Udin Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional

24 Agustus 2026
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

23 Agustus 2026
Menanam Kebaikan Selagi Sempat

Menanam Kebaikan Selagi Sempat

23 Agustus 2026
Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

23 Agustus 2026
Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

22 Agustus 2026
Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

22 Agustus 2026