KORAN MERAPI – INDOMOBIL Group kembali menghadirkan INDOMOBIL Expo melalui konsep ‘EVperience’ di Yogyakarta yang digelar pada 12-17 Mei 2026 di Main Atrium, Pakuwon Mall Jogja. Expo yang memamerkan deretan kendaraan listrik ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas adopsi kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
INDOMOBIL Expo Jogja menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik sekaligus merasakan langsung pengalaman berkendara EV yang kini semakin relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.
Berdasarkan data terkini, jumlah kendaraan listrik berpelat AB di DIY telah mencapai sekitar 1.200 unit mobil listrik dan lebih dari 3.000 kendaraan listrik roda dua. Pertumbuhan transaksi pengisian daya kendaraan listrik di wilayah Yogyakarta bahkan meningkat hampir tiga kali lipat secara tahunan, menandakan semakin tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.
Selain itu, masyarakat juga semakin mempertimbangkan efisiensi biaya operasional kendaraan listrik di tengah dinamika harga BBM dan kebutuhan mobilitas yang terus meningkat. Kendaraan listrik dinilai mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih efisien, nyaman, serta biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan konvensional.

CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo mengutarakan, INDOMOBIL Expo Jogja hadir bukan sekadar sebagai pameran otomotif, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem mobilitas masa depan yang semakin mudah diakses masyarakat.
“Melalui INDOMOBIL Expo Jogja, kami ingin memperlihatkan bahwa kendaraan listrik kini semakin relevan untuk kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, termasuk di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga kemudahan kepemilikan, efisiensi penggunaan, serta kesiapan ekosistem pendukungnya,” ujar Santiko dalam sambutan pembukaan INDOMOBIL Expo Jogja di Pakuwon Mall, Selasa (12/5/2026).
Dalam ajang INDOMOBIL Expo Jogja, INDOMOBIL Group menghadirkan berbagai brand kendaraan listrik global dalam satu atap, mulai dari Changan, Citroën, GAC AION, Maxus, Volkswagen, hingga Indomobil eMotor sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik roda dua di Indonesia.
Kehadiran Indomobil eMotor menjadi bagian penting dalam memperlihatkan komitmen INDOMOBIL Group dalam membangun ekosistem elektrifikasi yang lebih menyeluruh, tidak hanya untuk kendaraan roda empat, tetapi juga mobilitas roda dua yang semakin relevan bagi kebutuhan masyarakat urban seperti Yogyakarta dan kota-kota di Jawa Tengah.
Berbagai model kendaraan listrik yang ditampilkan meliputi AION V, AION UT, Hyptec HT, Changan Lumin, Deepal S07, Citroën eC3, Maxus MIFA 9, Maxus MIFA 7, Volkswagen ID. Buzz, hingga lini kendaraan roda dua dari Indomobil eMotor. Setiap model menawarkan karakter berbeda untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat modern, mulai dari kendaraan urban harian, mobil keluarga, hingga kendaraan premium berbasis teknologi masa depan.
Dari sisi infrastruktur, ekosistem kendaraan listrik di wilayah DIY dan Jawa Tengah juga terus berkembang. Saat ini, Yogyakarta telah memiliki SPKLU Center pertama yang berlokasi di kawasan Bantul, serta puluhan titik SPKLU yang tersebar di area perkotaan, pusat perbelanjaan, hotel, hingga jalur antarkota dan kawasan wisata di Semarang, Solo, maupun kota-kota sekitarnya.
CEO dan Presiden Direktur Sumber Baru Group, Hendra Kurniawan mengutarakan, tren otomotif saat ini mulai bergeser dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik. Menurutnya, aspek ekonomi menjadi daya tarik utama bagi konsumen untuk beralih ke EV.
“Penggunaan mobil listrik dapat memangkas biaya operasional atau running cost hingga 85 persen dibandingkan mobil konvensional. Ini adalah efisiensi yang nyata bagi pengguna,” ujar Hendra.
Selain biaya energi yang lebih murah, Hendra menjelaskan sejumlah keuntungan lain bagi pemilik kendaraan listrik, di antaranya biaya pajak tahunan (STNK) yang jauh lebih rendah, yakni di kisaran Rp200.000. Biaya perawatan berkala juga diklaim lebih hemat hingga 70 persen karena komponen mesin yang lebih sederhana.
Dalam eksibisi ini, Indomobil menghadirkan berbagai pilihan unit yang menyasar segmen pasar berbeda. Beberapa di antaranya adalah Citroen E-C3 yang dibanderol di angka Rp280 jutaan, Wuling BinguoEV, hingga lini premium seperti Maxus 7, Maxus 9, dan VW ID. Buzz yang ditawarkan seharga Rp1,5 miliar.
Guna menarik minat pengunjung, pihak penyelenggara menyediakan unit test drive serta berbagai promo tambahan. “Kami memberikan bonus wall charging senilai Rp12 juta dan perangkat portable charging untuk setiap pembelian, guna memastikan konsumen tidak kesulitan dalam pengisian daya di rumah,” tambah Hendra.
Sementara itu, Senior Manager Non-Teknik PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Deny Setiawan mengungkapkan bahwa PLN berperan vital dalam memastikan penyediaan infrastruktur pengisian daya yang andal. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan energi untuk beralih ke transportasi ramah lingkungan.
“PLN memastikan keandalan pasokan listrik di DIY tetap terjaga, sehingga pertumbuhan konsumsi energi dari sektor transportasi tidak akan mengganggu stabilitas daya untuk kebutuhan domestik maupun industri,” ujar Deny.
Untuk memudahkan pengguna, PLN terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik strategis di Yogyakarta. Seluruh akses layanan pengisian daya tersebut kini telah terintegrasi dalam aplikasi PLN Mobile, yang memungkinkan pengguna mencari lokasi SPKLU secara real-time.
Selain infrastruktur publik, PLN juga menawarkan stimulus khusus bagi konsumen yang melakukan pembelian mobil listrik di ajang Indomobil Expo melalui program Home Charging Service. Program ini memberikan kemudahan bagi pemilik EV baru untuk melakukan penambahan daya listrik di rumah dengan skema harga khusus.
“Kami memberikan solusi hulu ke hilir. Dengan kemudahan instalasi home charging, pembeli mobil listrik bisa mengisi daya kendaraannya dengan nyaman di garasi rumah sendiri,” tambahnya.
Promo Menarik INDOMOBIL Expo Jogja
Tidak hanya menampilkan unit display, pengunjung juga dapat mencoba langsung berbagai kendaraan listrik melalui sesi test drive dan test ride selama pameran berlangsung. Pengalaman langsung ini dihadirkan untuk memberikan pemahaman yang lebih nyata mengenai kenyamanan, performa, serta kemudahan penggunaan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari.
Untuk mendukung kemudahan kepemilikan kendaraan listrik, INDOMOBIL Expo Jogja juga menghadirkan berbagai program penjualan menarik dan skema pembiayaan fleksibel. Mulai dari down payment ringan mulai 10%, bunga 0% hingga tenor 5 tahun, hingga pilihan pembiayaan dengan tenor panjang sampai 7 tahun. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai penawaran eksklusif, program loyalitas khusus bagi pelanggan dalam ekosistem INDOMOBIL Group, serta lucky dip untuk setiap transaksi selama pameran berlangsung.
Didukung jaringan dealer dan layanan purna jual yang luas di berbagai kota besar Indonesia, termasuk Jawa Tengah dan DIY, INDOMOBIL Group memastikan konsumen kendaraan listrik dapat menikmati pengalaman kepemilikan yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Partisipasi INDOMOBIL Group melalui INDOMOBIL Expo Jogja menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat transformasi industri otomotif Indonesia menuju era elektrifikasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap solusi mobilitas modern yang lebih efisien dan berkelanjutan.
“Seiring pertumbuhan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, kami melihat pentingnya menghadirkan pengalaman kepemilikan yang semakin menyeluruh. Karena itu, INDOMOBIL Expo turut menghadirkan beragam pilihan kendaraan listrik yang dapat menyesuaikan preferensi konsumen, didukung layanan purna jual serta pengembangan infrastruktur EV yang terus diperluas. Kami percaya Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan kendaraan listrik yang kuat di Indonesia,” tutup Santiko. *




















