Minggu, 23 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Ekbis

Bermula Hanya Titip Jual Talam Ubi di Pasar Tiban Kauman, Pasutri Asal Bantul Ini Sekarang Miliki Kios Sendiri

admin by admin
22 Maret 2024
in Ekbis
0
Suasana kios jajan pasar yang dikelola pasutri, Yogo dan Dewi.(MERAPI-SULISTYANTO)

Suasana kios jajan pasar yang dikelola pasutri, Yogo dan Dewi.(MERAPI-SULISTYANTO)

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Pasar Tiban Kauman, Yogya dikenal sebagai pelopor Pasar Sore Ramadhan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Yakni, sebagai jujugan berburu makanan-minuman untuk buka puasa.

Selain itu, tak sedikit pemilik usaha rumahan/UMKM membuka lapak di Pasar Tiban Kauman maupun sekadar titip jual makanan-minuman yang cocok dijadikan sebagai santapan buka puasa.

Pasangan suami istri (pasutri) asal Ngebel, Tamantirto, Bantul, Yogo Subronto dan Dewi RA termasuk yang biasa titip jual makanan tradisional jenis kue talam ubi di Pasar Tiban Ramadhan.

“Tahun 2000 silam, waktu itu saya masih menjadi guru honorer mengajar seni tari di beberapa SD. Guna menambah pendapatan keluarga, membuat talam ubi untuk dititipkan di Pasar Tiban Kauman dan beberapa penjual jajan pasar,” ungkap Dewi, baru-baru ini.

Bahan baku yang digunakan untuk membuat talam ubi, lanjutnya, dapat jenis ubi ungu maupun kuning/oranye. Cita rasa yang lembut dan manis khas, menjadikan talam ubi disenangi berbagai kalangan.

Tahapan membuat talam ubi pun tak terlalu rumit, yakni diawali dengan mengukus bahan baku wujud ubi. Lalu dilembutkan dengan ditambah santan dengan kekentalan sedang, tepung sagu, tepung beras, gula dan garam.

Lalu membuat adonan kedua, yakni berbahan tepung beras, tapioka, santan kental serta garam. Semua bahan dicampur dan diaduk-aduk sampai rata.

Setelah itu menuang bahan adonan pertama ke dalam cetakan talam ubi sekitar tiga perempat cetakan saja serta sudah diolesi sedikit minyak goreng.

Selanjutnya dikukus dengan api sedang selama 10 menit, setelah itu menuang adonan kedua di atasnya sampai penuh. Masih dikukus lagi selama 10 menit, diangkat, diangin-anginkan sampai dingin, dikeluarkan dari cetakan dan siap dipasarkan.

“Setiap Ramadhan ada sekitar 600 kue talam ubi, kami titipkan di beberapa lapak Pasar Tiban Kauman, warung maupun lapak penjualan jajan pasar. Waktu itu, setahu saya yang ada Pasar Sore Ramadhan baru di Kauman Yogya,” papar Dewi.

Dalam perkembangannya, lanjut Dewi, ia diangkat menjadi guru tetap (PNS). Suatu saat, ia dan suaminya membuka warung nasi rames dan menyediakan beberapa jenis makanan. Pembuatan talam ubinya, akhirnya berhenti. Sekitar delapan tahun lalu, usaha warung makannya tak berlanjut, namun ia dan suaminya fokus pada penjualan jajan pasar.

Seiring perjalanan waktu, kios jajan pasarnya bertambah satu, sehingga punya dua kios, yakni Dewi 1 dan Dewi 2. Khusus yang Dewi 2 (lokasi juga di Ngebel Tamantirto) dipegang oleh anak sulung dan menantunya.

Sedangkan di Dewi 1, lebih banyak dijaga suaminya, namun setiap pas tak mengajar di SD, ia banyak berada di kios jajan pasarnya. Jam buka pada Ramadhan antara pukul 14.00 hingga selepas Maghrib.

“Semua makanan terutama jenis makanan basah yang awetnya hanya sehari-dua hari merupakan titipan. Sebelum kios jajan pasar kami tutup, para penitip makanan-minuman ke sini lagi. Kami membayar makanan-minuman yang laku terjual,” jelas Dewi. (Yan)

 

Tags: BantulkiosPasar Tiban Kauman

Related Posts

JNE menghadirkan promo layanan JTR untuk pengiriman dari Jateng dan DIY dengan tujuan seluruh Pulau Jawa mulai 13 Juli hingga 30 September 2026. (Merapi-Istimewa)
Ekbis

JNE Berikan Promo Ongkir Mulai 2.000/Kg ke Seluruh Pulau Jawa

4 Agustus 2026
AXA Mandiri menggelar Shake Out Run Mandiri Jogja Marathon 2026, Sabtu (20/6). Foto: Dok. Istimewa
Ekbis

AXA Mandiri Gelar Shake Out Run, Komitmen Lindungi Pelari Mandiri Jogja Marathon 2026

20 Juni 2026
Deretan kendaraan listrik dipamerkan dalam ajang INDOMOBIL Expo Jogja yang digelar pada 12–17 Mei 2026 di Main Atrium Pakuwon Mall. Foto: Dok. Istimewa
Ekbis

Populasi Kendaraan Listrik Plat AB Kian Tumbuh, Indomobil Expo Jogja Pamerkan ‘EVperience’

12 Mei 2026
Tabungan SimPel Bank Mandiri Mencapai 966 Ribu Rekening, Total Saldo Rp 354 Miliar hingga Maret 2026
Ekbis

Tabungan SimPel Bank Mandiri Mencapai 966 Ribu Rekening, Total Saldo Rp 354 Miliar hingga Maret 2026

3 Mei 2026
Ekonomi Global Penuh Gejolak, Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Jadi Solusi Proteksi
Ekbis

Ekonomi Global Penuh Gejolak, Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Jadi Solusi Proteksi

3 Mei 2026
Sebanyak 20 mitra driver terbaik terpilih menerima bingkisan apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam menghadirkan pengalaman layanan yang positif bagi pengguna Bajaj Maxride di Yogyakarta.
Ekbis

Bajaj Maxride Gelar Program Apresiasi Driver Terbaik di Yogya, Dorong Kualitas Layanan dan Konsistensi Mitra

20 Maret 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

23 Agustus 2026
Menanam Kebaikan Selagi Sempat

Menanam Kebaikan Selagi Sempat

23 Agustus 2026
Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

23 Agustus 2026
Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

22 Agustus 2026
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

23 Agustus 2026
Menanam Kebaikan Selagi Sempat

Menanam Kebaikan Selagi Sempat

23 Agustus 2026
Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

23 Agustus 2026
Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

22 Agustus 2026
Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

22 Agustus 2026
Gunungkidul jadi Tuan Rumah Apel Besar Hari Pramuka ke-65 DIY, Sri Sultan HB X Ingatkan Pesan Swasembada Pangan

Gunungkidul jadi Tuan Rumah Apel Besar Hari Pramuka ke-65 DIY, Sri Sultan HB X Ingatkan Pesan Swasembada Pangan

22 Agustus 2026