KORAN MERAPI – Di era lompatan teknologi saat ini, ruang digital layaknya pedang bermata dua. Di satu sisi, ia menawarkan kemudahan akses informasi tanpa batas. Namun di sisi lain, rimba maya telah menjadi ladang yang subur bagi penyebaran berita bohong (hoaks) yang kerap memicu keresahan, kepanikan, hingga memecah belah persatuan.
Kunci untuk bertahan dari gempuran disinformasi ini bukanlah dengan menutup diri dari teknologi, melainkan dengan membangun tameng pelindung bernama literasi digital.
Berangkat dari urgensi tersebut, Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Yogyakarta mengambil peran proaktif. Melalui program unggulannya, “NGOBRAS” (Obrolan Komunitas), RRI siap mengudara dengan membawa misi edukasi bagi masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mengusung tema besar bertajuk “Literasi Digital Untuk Mencegah Hoaks: Bersama Membangun Masyarakat yang Cakap, Kritis, dan Bertanggung Jawab di Ruang Digital”, perbincangan sarat edukasi ini dijadwalkan akan mengudara pada Selasa malam, 4 Agustus 2026, mulai pukul 20.15 hingga 21.00 WIB.
Untuk mengupas tuntas anatomi hoaks dan strategi mitigasinya, RRI Pro 1 Jogja tak tanggung-tanggung menghadirkan dua figur srikandi yang berada di garda terdepan komunikasi dan literasi publik Yogyakarta sebagai narasumber utama, yaitu Fitria Indri Kesumawati, S.Psi, sebagai koordinator wilayah Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) DIY, Fitria akan banyak membedah pola penyebaran hoaks di tengah masyarakat, sisi psikologis mengapa orang mudah percaya berita palsu, serta langkah praktis melakukan fact-checking (cek fakta) mandiri.
Narasumber selanjutnya Riris Puspita Wijaya K, S.T., M.Acc, selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo DIY, Riris akan memaparkan perspektif pemerintah, regulasi, serta langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman bagi warga Yogyakarta.
Dipandu oleh host Dina Febrina, siaran ini didesain tidak sekadar berjalan satu arah. Masyarakat pendengar radio setia RRI Pro 1 Yogyakarta di gelombang 91.1 FM maupun pengguna aplikasi RRI Digital atau juga klik di link https://radiostreaming.id/582-rri-pro-1-yogyakarta.html, Pendengar diajak untuk berpartisipasi, bersuara, dan membagikan pengalaman mereka.
Layanan interaktif dibuka secara luas selama siaran berlangsung melalui: Telepon Interaktif di (0274) 580 333 atau di WhatsApp 0811-2711-911
Kehadiran program “Ngobras” ini diharapkan menjadi oase di tengah derasnya arus informasi yang kerap membingungkan. Kolaborasi sinergis antara Mafindo DIY, Dinas Kominfo DIY, dan media penyiaran publik RRI Pro 1 Yogyakarta ini membuktikan bahwa perang melawan hoaks adalah tanggung jawab bersama.
Melalui literasi yang memadai, ruang digital tak lagi menjadi tempat yang menakutkan, melainkan ruang beradab bagi masyarakat yang kritis, cerdas, dan senantiasa bertanggung jawab atas ujung jari mereka. (Ags)






