KORAN MERAPI — Gelaran Otentik Fun Rally 2026 guna memeriahkan HUT ke-270 Kota Jogja disambut antusias masyarakat, baik dari dalam maupun luar DIY. Selain sebagai forum silaturahmi, even ini sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata dan menggerakkan ekonomi lokal.
Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta makin terasa dengan digelarnya ajang otomotif edukatif Otentik Fun Rally 2026 pada Sabtu (24/10/2026). Selain menyajikan tontonan kendaraan antik dan klasik yang memukau, ajang ini dirancang khusus untuk memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Kota Yogyakarta.
Kegiatan tersebut resmi dilepas (flag off) pada pukul 08.30 WIB bertempat di Graha Pandawa, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, S.E., M.Si., bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya event unik yang memadukan hobi, olahraga, edukasi, dan promosi wisata ini.
“Alhamdulillah, kita diberikan kesehatan sehingga bisa menghadiri flag off Yogyakarta Otentik Fun Rally 2026 dalam rangka HUT ke-270 Kota Yogyakarta. Kegiatan ini unik karena bukan balapan kecepatan, melainkan mengutamakan ketepatan waktu, ketepatan rute, navigasi, kedisiplinan, serta kerja sama antara pengemudi dan navigator,” ujar Budi Santosa Asrori.
Ia menambahkan bahwa ajang ini memamerkan berbagai kendaraan antik dan klasik yang jarang ditemui di ruang publik, sekaligus menjadi sarana silaturahmi serta penguat citra Yogyakarta sebagai kota wisata yang inklusif dan ramah.
“Selamat datang kepada seluruh peserta dari luar kota dan luar DIY. Tetap jaga sportivitas, utamakan keselamatan, serta saling berbagi jalan dengan pengendara lain,” lanjutnya seraya mengapresiasi dukungan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), komunitas otomotif, serta panitia penyelenggara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati, S.I.P., M.Si., menjelaskan bahwa ajang ini diikuti oleh 60 peserta sepeda motor dan 50 peserta mobil, mencakup kendaraan antik, klasik, hingga mobil custom. Peserta tidak hanya berasal dari pulau Jawa, melainkan merambah hingga Kalimantan dan Sulawesi.
Guna memberikan dampak ekonomi nyata (direct economic impact), panitia menerapkan kebijakan khusus bagi para peserta.

“Salah satu syarat utama pendaftaran peserta adalah kewajiban menginap di hotel yang berada di wilayah Kota Yogyakarta. Kebijakan ini dirancang secara terukur untuk mendongkrak perekonomian lokal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegas Lucia.
Lucia memaparkan bahwa event semacam ini mampu menggerakkan ekosistem pariwisata dari rantai ekonomi terbawah hingga industri skala besar.
“Rata-rata lama tinggal (length of stay) wisatawan di Yogyakarta saat ini masih sekitar 1 hingga 2 hari. Melalui event multi-hari seperti ini, kita berharap dapat meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran belanja (spending money) wisatawan di Jogja, yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Tingginya daya tarik event ini diakui oleh Binar Semesta, seorang pengusaha pabrik garam asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang menjadi salah satu peserta. Ia sengaja datang jauh-jauh karena menganggap ajang rally wisata edukatif seperti ini sangat dinantikan.
“Saya sempatkan datang ke event ini karena rally di Jawa masih jarang. Kebetulan acara ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di HUT Kota Yogyakarta ke-270. Acaranya sangat luar biasa dan meriah sekali,” puji Binar.
Pelepasan Otentik Fun Rally 2026 turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh penting di lingkungan Pemkot Yogyakarta dan instansi mitra, di antaranya; Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) DIY, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta.

Hadir juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta, Kepala Bagian Umum dan Protokol Kota Yogyakarta, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kota Yogyakarta, Kepala Bidang Daya Tarik Pariwisata & Katimja Pengembangan Destinasi Pariwisata, Komite Ekonomi Kreatif REKA YK, Manajer Bakpia Jogkem Yogyakarta dan Panitia Penyelenggara dan Tim Kreatif Yogyakarta Fun City Rally, serta Staf Bidang DTP.
Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi penuh antara Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Jogja Istimewa, Java Cultural Wonders, Bangga Berwisata di Indonesia, Wonderful Indonesia, serta 270 YK Otentik Konkret. (Ags)




















