KORAN MERAPI – Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Koperasi Seni dan Budaya Adiluhung (KOSETA) DIY berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Pasar Merdeka UMKM, sebuah ajang promosi dan pemasaran produk dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan HIPPI.
Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 28 hingga 31 Agustus 2025, bertempat di Taman Embung Giwangan, Jl. Tegalturi No.43, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Pasar dibuka setiap hari pukul 09.00 hingga 20.00 WIB dan terbuka untuk umum.
Sebanyak 8 tenant UMKM HIPPI ambil bagian dalam pameran ini, menampilkan beragam produk unggulan khas daerah, antara lain blangkon, kain jumputan, busana modiste, serta produk kerajinan lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya lokal Yogyakarta.

Pada hari pertama, antusiasme pengunjung tampak tinggi. Produk dari Yadi Blangkon dan Dea Modiste bahkan langsung mencatat penjualan. Yadi, pemilik Yadi Blangkon, mengungkapkan rasa syukurnya setelah produknya dibeli oleh tokoh-tokoh terkemuka seperti Gusti Prabu dan Bapak Sinarbiyat.
“Saya sangat senang dan bangga, blangkon saya bisa dibeli langsung oleh tokoh masyarakat seperti Gusti Prabu dan Bapak Sinarbiyat. Ini menjadi motivasi besar untuk terus berkarya,” ujar Yadi.
Sementara itu, Tuliswati, pemilik brand Dea Modiste, juga merasa terharu karena produknya diminati oleh kalangan tokoh perempuan inspiratif di Yogyakarta.
“Saya merasa senang produk saya diminati oleh para tokoh masyarakat dan pebisnis di Jogja, seperti Ibu Yani Saptohoedojo dan Ibu Agustina Rahmawati. Ini membuktikan bahwa produk lokal punya nilai dan daya saing tinggi,” ungkapnya.
Pasar Merdeka UMKM HIPPI DIY tak hanya menjadi ajang transaksi jual beli, tapi juga menjadi ruang interaksi antara UMKM dan masyarakat, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap gerakan cinta produk dalam negeri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan promosi budaya lokal di tingkat nasional. (Ags)

















