KORAN MERAPI — Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bantul menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Media Sosial pada Selasa, 18 November 2025, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas publikasi pemerintah dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Kegiatan yang mengusung tema “Publikasi Kuat, Kepercayaan Meningkat, Pelayanan Hebat” ini menegaskan komitmen Pemkab Bantul dalam menghadirkan informasi publik yang semakin akurat, transparan, dan mudah dipahami.
Pemerintah Kabupaten Bantul menilai bahwa penyampaian informasi harus semakin adaptif mengikuti kebutuhan masyarakat digital. Melalui pengelolaan media sosial yang baik, informasi penting dapat disebarluaskan secara cepat, masif, dan tepat sasaran, terutama melalui berbagai kanal resmi Setda Bantul.
Bimtek tersebut dibuka oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, dan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Ditya Nanaryo Aji, S.H., M.Ec.Dev dari Kominfo DIY; Arif Darmawan, SSTP dari Kominfo Bantul; serta Moch Hafid Arofat, S.Pd., M.A., seorang penggiat media sosial sekaligus pemerhati komunikasi publik.
Dalam sesi pemaparan, Moch Hafid Arofat menekankan pentingnya publikasi hasil kerja pemerintah sebagai bentuk akuntabilitas dan upaya meningkatkan kepercayaan publik. Ia menuturkan bahwa konten kreatif kini menjadi kunci agar pesan pemerintah tidak hanya informatif, tetapi juga menarik minat masyarakat.

“Hasil kerja pemerintah juga perlu dipublikasikan sebagai salah satu bentuk keberhasilan program kerja. Publikasi itu harus dikemas dalam konten kreatif agar lebih menarik perhatian publik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para admin dan pengelola media sosial di lingkungan Setda Bantul diharapkan mampu menghasilkan konten yang lebih strategis, komunikatif, dan selaras dengan karakteristik masyarakat digital masa kini.
Bimtek Penguatan Media Sosial ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka dan terpercaya antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan Konferensi Provinsi PWI DIY 2025 bisa terselenggara berkat dukungan dari Pemda DIY, Bank BPD DIY, PERTAMINA Patra Niaga, Yayasan Dr Yap Yogyakarta, anggota DPD DIY Yashinta Sekarwangi Mega, Bakpia Jogkem, Hotel Royal Darmo Malioboro, GL Zoo dan Universitas Widya Mataram. (Rls)



















