KORAN MERAPI – Sebelum memasuki bulan Ramadan 2026 ini, masyarakat Yogyakarta biasanya menyambut bulan suci itu dengan membuat tradisi apeman. Warga bergotong royong membuat kue apem untuk dibagikan ke warga kampung, hal ini juga lakukan oleh ivu-ibu PKK di Kampung Pakelrejo RT 8/RW 2 Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Minggu (1/2/26).
Koordinator tradisi apeman di Kampung Pakelrejo Sorosutan, Siti Amanatun mengatakan, kami membuat 70 paket, dimana adonan apem 7 kg, ketan 4 kg dan ubi 11 kg. Paket ini akan dibagikan kepada warga se-RT.
“Tradisi apeman secara bersama ini merupakan hasil iuran ibu-ibu warga Pakelrejo RT 8/RW 2 Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta dan kegiatan ini rutin yang diselenggarakan setiap bulan Ruwah di kampung Pakelrejo RT 8/RW 2 Sorosutan Umbulharjo, Yogyakarta,” jelasnya.

Ia menambahkan, tradisi apeman sendiri menjadi ajang gotong royong, guyub rukun, silaturahmi dan komunikasi di kampung yang mulai memudar.
“Ini menjadi keprihatinan. Semoga ke depan masyarakat yang tinggal di perkotaan dan di kampung dapat lebih guyub terus,” pungkasnya.
Ketua RT 8 Pakelrejo Sorosutan Agus Supriyono mengatakan, Kampung Pakelrejo mempunyai tradisi dan selalu nguri-nguri dalam membuat kue apem ini menjelang bulan ramadhan.
“Kegiatan ini dapat menjadi penyemangat dan penguat serta rasa syukur-NYA, bahwa kampung Pakelrejo selalu aman dan tenteram lingkungannya serta tradisi ini bisa tetap berlanjut terus ditahun-tahun mendatang” katanya. (Ags)



















