KORAN MERAPI – Upaya menghadirkan destinasi pendakian yang Aman dan Nyaman, profesional, dan berstandar internasional, akan dilaksanakan Soft Opening Jalur Pendakian Internasional Gunung Sumbing via Basecamp Bimawari, Dukuh Seman pada Rabu (4/3/26).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Indo Asia Sinergi Sejahtera dan Pemerintah Desa Wonosari sebagai bentuk sinergi antara sektor swasta dan pemerintah desa dalam pengembangan potensi wisata alam berbasis keselamatan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.
Pengembangan jalur pendakian basecamp Bimawari , Dukuh Seman, Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Temanggung dirancang dengan pendekatan manajemen modern yang mengedepankan standar keselamatan internasional. Seluruh pendaki akan mendapatkan pembekalan melalui video safety induction yang wajib ditonton sebelum melakukan pendakian, khususnya untuk jalur dengan tingkat risiko dan medan yang menantang.
Edukasi ini bertujuan memastikan setiap pendaki memahami karakteristik jalur, potensi bahaya, serta prosedur keselamatan yang harus dipatuhi selama berada di kawasan Gunung Sumbing.
Sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu, jalur ini telah dilengkapi dengan teknologi GPS tracking yang memungkinkan pemantauan pergerakan pendaki secara real-time. Implementasi sistem ini menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan keamanan, memperkuat sistem mitigasi risiko, serta mempercepat respons dalam kondisi darurat.
Momentum soft opening juga ditandai dengan pembukaan pintu gerbang pendakian jalur Makukuhan, Dukuh Seman sebagai simbol dimulainya operasional jalur dengan tata kelola yang lebih terstruktur dan profesional.
Ke depan, kawasan ini juga akan segera menghadirkan fasilitas wall climbing berstandar internasional yang dirancang sebagai sarana latihan, edukasi teknik panjat, serta pengembangan sport tourism.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas daya tarik kawasan Makukuhan, Dukuh Seman tidak hanya bagi pendaki domestik, tetapi juga bagi komunitas olahraga alam dan wisatawan mancanegara.
CEO PT Indo Asia Sinergi Sejahtera, Sapto Hariyono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan jalur ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan standar baru pengelolaan wisata alam di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa keselamatan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat menjadi tiga pilar utama dalam pembangunan jalur internasional Makukuhan, Dukuh Seman.
“Kami ingin menghadirkan sistem pendakian yang tidak hanya indah secara lanskap, tetapi juga kuat dalam manajemen keselamatan dan berbasis teknologi. Kolaborasi dengan Pemerintah Desa Wonosari menjadi fondasi penting dalam memastikan pengembangan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal,” ujar Sapto Hariyono.

Sementara itu, Kepala Desa Wonosari, Agus Parmuji, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dan berharap jalur pendakian internasional ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa.
Ia menekankan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan akan terus diperkuat agar pertumbuhan pariwisata berjalan selaras dengan prinsip konservasi dan kesejahteraan warga.
“Kami optimistis jalur Makukuhan, Dukuh Seman akan menjadi kebanggaan Desa Wonosari dan mampu membawa dampak positif bagi generasi mendatang,” ungkap Agus Parmuji.
Melalui kolaborasi antara PT Indo Asia Sinergi Sejahtera dan Pemerintah Desa Wonosari, pengembangan jalur pendakian internasional ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat posisi Gunung Sumbing sebagai destinasi pendakian unggulan yang mengutamakan keselamatan, profesionalisme, dan keberlanjutan lingkungan, dengan komitmen menghadirkan pengalaman pendakian yang Aman dan Nyaman bagi seluruh pendaki. (Rls)



















