KORAN MERAPI – UMKM Batik inovatif dari Yogyakarta yang juga sekaligus mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), CV. Smart Batik Indonesia (Smart Batik), turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, beserta jajarannya di DIY dan Jawa Tengah pada beberapa waktu yang lalu.
Smart Batik menjadi salah satu UMKM terpilih yang mendapatkan kesempatan mengenalkan produknya kepada Menkeu beserta jajaran pimpinan Kementerian Keuangan. Hadir, di KPPN Magelang, Smart Batik menampilkan produk Batik Sawit unggulannya yang dikembangkan bersama BPDP sejak akhir tahun 2023.
Pada kesempatan ini, founder Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan (Ihsan) bersama Dinar Indah Lufita Sari (Dinar) menjelaskan kepada Menkeu Purbaya, yang didampingi oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan dan Sekretaris Jenderal Kemenkeu terkait dengan keunggulan Batik Sawit yang memanfaatkan malam sawit serta konsep pemberdayaan yang dijalankan Smart Batik.
Saat ini, Smart Batik telah melibatkan lebih dari 70 Ibu-Ibu pembatik di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Ihsan juga menjelaskan salah satu alasannya memilih wirausaha adalah karena dirinya merupakan penerima beasiswa bidikmisi dan LPDP yang memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Mendengar hal tersebut, Menkeu Purbaya memberikan apresiasi positif. Purbaya memberikan dukungan serta saran untuk mengembangkan produk Smart Batik. Purbaya juga menyampaikan bahwa kedepan ekonomi akan semakin tumbuh dan impor akan diperketat.
“Nanti kita atur barang-barang impor, biar lebih laku. Kedepan pastinya lebih cepat (pertumbuhannya), ini kita baru mulai,” ungkap Purbaya.
Purbaya juga menunjukkan dukungan pengembangan Smart Batik melalui testimoni singkat. “Smart Batik, produk halal dan unggulan, enak dipakai. Ayo Beli ramai-ramai.”
Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengungkapkan bahwa hadirnya UMKM mitra BPDP dalam kegiatan ini merupakan bukti nyata BPDP dalam mendorong hilirisasi dan pengembangan produk berbasis sawit melalui kegiatan promosi. Helmi juga menyambut baik apresiasi yang diberikan Menkeu kepada Smart Batik.
“Pada kegiatan ini kami membawa beberapa mitra binaan kami yang berada di wilayah DIY dan Jawa Tengah, salah satunya Smart Batik yang sejak awal komitmen untuk mengembangkan produk Batik Sawit. Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami untuk mendukung hilirisasi serta pengembangan produk berbasis sawit.
Kami senang bisa membantu promosi teman-teman mitra UMKM dan saya sangat bersyukur Bapak Menteri ikut memberikan apresiasi. Semoga kedepan UMKM-UMKM mitra kami akan semakin berkembang,” tutup Helmi. (Rls)



















