KORAN MERAPI – Induk Koperasi Syariah (Inkopsyah) BMT sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 dengan mengusung semangat kebersamaan dan penguatan organisasi. Acara yang berlangsung di Hotel Burza Yogyakarta pada Sabtu (18/4/26) ini menjadi momentum krusial dalam mengevaluasi capaian serta merumuskan langkah strategis koperasi untuk tahun-tahun mendatang.
Forum tertinggi organisasi ini dipimpin oleh Oyong Liza selaku pimpinan sidang dan didampingi oleh Riduwan sebagai moderator. Persidangan berjalan secara tertib, dinamis, dan partisipatif, menunjukkan tingkat soliditas yang tinggi dari seluruh anggota dalam mengawal visi besar Inkopsyah BMT.
Agenda utama RAT kali ini adalah pemaparan laporan pertanggungjawaban pengurus untuk tahun buku 2025. Laporan tersebut mencakup evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kelembagaan, kesehatan keuangan, serta capaian berbagai program strategis yang telah dicanangkan sebelumnya.
Setelah melalui proses diskusi yang komprehensif, seluruh anggota yang hadir secara mufakat menyatakan menerima laporan pertanggungjawaban pengurus. Keputusan bulat ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan anggota terhadap tata kelola organisasi yang dinilai transparan dan akuntabel.

Selain evaluasi, RAT ini juga membuahkan kesepakatan mengenai arah kebijakan baru. Inkopsyah BMT berkomitmen untuk memperkuat perannya sebagai motor penggerak koperasi syariah di Indonesia melalui tiga pilar utama, yaitu Penguatan Kelembagaan, memperkokoh struktur internal dan sinergi antaranggota.
Kemudian Peningkatan Kualitas Layanan, memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh anggota dan mitra.
Selanjutnya Akselerasi Transformasi Digital, mengadopsi teknologi terkini untuk memastikan relevansi dan daya saing koperasi di era ekonomi digital.
Penyelenggaraan RAT ini diharapkan menjadi bahan bakar bagi seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk terus menjaga semangat kolaborasi. Dengan soliditas yang terjaga, Inkopsyah BMT optimistis dapat terus berdiri tegak sebagai pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kolaborasi antaranggota adalah kunci utama. Dengan diterimanya laporan tahun 2025, kami siap melangkah ke arah yang lebih inovatif demi menjawab tantangan zaman yang kian dinamis,” tutup pernyataan resmi dalam forum tersebut. (Rls)

















