Senin, 10 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Nestapa Idul Adha Penuh Darah di Gaza

Oleh: Dr. KH Amidhan Shaberah (Ketua MUI 1995-2015/Komnas HAM 2002-2007)

admin by admin
9 Juni 2025
in Opini
0
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI  – Idul Adha 2025 yang memancarkan kesyahduan takwa di seluruh dunia Islam, di Gaza Palestina justru penuh nestapa! Betapa tidak! Di malam Idul Qurban, tentara Israel melancarkan pembantaian terhadap warga Gaza — 41 orang tewas. Mereka yang tewas adalah anak-anak, wanita, dan sejumlah jurnalis.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) secara brutal melakukan penyerangan ke Gaza di malam hari suci itu. Sehingga tanah Gaza penuh darah. Bukan darah hewan kurban. Tapi darah manusia yang terkapar terkena peluru panas IDF.

Di hari Idul Adha, usai menumpahkan darah di malam harinya, tentara Israel dengan senjata lengkap mengawasi orang-orang yang hendak salat Id. Masjid Baitul Maqdis dijaga ketat tentara. Tak semua kaum muslimin bisa memasuki masjid. Tentara berjaga dan mengawasi kaum muslimin dengan senjata siap tembak.

Jangan tanya adakah kambing, sapi, atau unta yang dipotong untuk kurban. Tak ada. Bahkan nasi, roti, atau gandum pun tak ada. Suasana Idul Qurban dan hari tasyrik mencekam. Warga Gaza tak hanya takut untuk salat Id. Tapi juga takut mati lemas karena lapar. Makanan dan minuman tak ada. IDF menutup akses bantuan makanan dan minuman dari luar negeri untuk warga Gaza. Tak peduli di hari suci!

“Idul Adha kali ini terasa seperti darah,” ucap Sami Felfel, warga Gaza utara. “Ini adalah tahun-tahun tersulit yang pernah kami jalani di Gaza,” tambahnya.

Meski demikian puluhan ribu warga Palestina melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Al-Aqsa Yerusalem yang diduduki IDF Jumat pagi. Sekitar 80.000 warga Palestina berkumpul di masjid tersuci ketiga umat Islam itu sambil melantunkan takbir. Tak peduli moncong senjata IDF di sekitar masjid.

Suasana Jerusalem sangat mencekam. Tentara dan polisi Israel dikerahkan secara besar-besaran di dalam dan sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa dan Kota Tua Jerusalem, sebelum, selama, dan setelah salat Idul Adha. Banyak warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki Israel tidak bisa salat di Jerusalem. Karena gerakan warga Palestina dihadang IDF.

Tapi di Betlehem, Tepi Barat selatan, ribuan orang melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan Omar Ibn Al-Khattab, dekat Gereja Kelahiran Jesus. Kota Betlehem relatif aman karena selalu menjadi pusat perhatian internasional. Maklum Betlehem dianggap sebagai “kota suci” tiga agama Abrahamik — Islam, Kristen, dan Yahudi.

Sementara itu, di kota Hebron, para jemaah berkumpul di Masjid Ibrahimi yang bersejarah di bawah pembatasan keamanan ketat Israel.
Direktur wakaf keagamaan Hebron, Munjid al-Jabari, mengatakan otoritas Israel sekali lagi menolak membuka masjid sepenuhnya bagi jemaah Muslim, termasuk gerbang timurnya.

“Ini adalah tahun ketujuh Israel menolak umat Islam beribadah di masjid Ibrahimi. Tak terkecuali salat di bulan Ramadan dan kedua perayaan Idul Fitri dan Idul Adha,” ujar Al-Jabari.

Setelah lebih dari 20 bulan konflik Israel-Hamas sejak Oktober 2023, warga Gaza menghadapi Idul Adha dalam bayang-bayang kehancuran, pengungsian, dan trauma yang mendalam.
Akses terhadap kebutuhan pokok semakin terbatas. Perayaan Idul Adha yang biasanya ditandai dengan penyembelihan domba nyaris tidak mungkin terwujud.

“Biasanya pada waktu seperti ini saya menerima hingga 300 pesanan sapi dan domba, tapi tahun ini, satu pun tak ada,” ujar Ahmed Al Zayigh, pedagang hewan kurban di Kota Gaza kepada AFP, Jumat (6/6/2025).

Idul Qurban di Gaza memang mencekam. Daging dan roti langka. Daging menjadi barang mewah yang tak terjangkau. Mohammed Othman (36), pengungsi yang kini tinggal di Deir Al Balah, mengatakan bahwa sekadar mendapatkan roti pun sudah menjadi anugerah.

“Kami hanya berharap bisa menemukan roti untuk memberi makan anak-anak kami di hari Idul Adha. Mereka akan bersukacita hanya dengan mendapat tepung, seolah-olah itu daging,” katanya.

Othman mengaku rindu dengan tradisi berbagi daging kurban sebagaimana diajarkan dalam Al Quran. Tapi saat ini, realitas di lapangan membuat tradisi itu sulit dijalankan.

Israel yang menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, telah melancarkan serangan genosida di Gaza sejak Oktober 2023 — menewaskan sekitar 54.700 warga Palestina. Korban tewas kebanyakan wanita dan anak-anak.

November 2024 lalu, Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag Belanda mengeluarkan surat perintah penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan di Gaza. Tapi kedua penjahat tersebut dilindungi Washington. (*)

Tags: GazaIdul Adha 2025Idul QurbanKoranmerapi.id

Related Posts

UMKM Berbudaya, Pelaku Usaha Sejahtera: Fondasi Bangsa Berdaya
Opini

UMKM Berbudaya, Pelaku Usaha Sejahtera: Fondasi Bangsa Berdaya

30 Juli 2026
Jalan Panjang Kemandirian Pers Kita
Opini

Jalan Panjang Kemandirian Pers Kita

23 Juli 2026
Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh
Opini

Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

20 Juli 2026
Ketika Gol Piala Dunia Menggerakkan Ekonomi Bali
Opini

Ketika Gol Piala Dunia Menggerakkan Ekonomi Bali

14 Juli 2026
Bersama Koperasi Memberdayakan Ekonomi Rakyat 
Opini

Bersama Koperasi Memberdayakan Ekonomi Rakyat 

12 Juli 2026
Membenahi Pikiran Sebelum Menuntut Nilai: Mengapa Metode Bimbel Konvensional Mulai Kehilangan Relevansinya?
Opini

Membenahi Pikiran Sebelum Menuntut Nilai: Mengapa Metode Bimbel Konvensional Mulai Kehilangan Relevansinya?

11 Juli 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Bupati Gunungkidul Resmikan Poskesdes Sendowo Kidul dan Luncurkan Kampanye Hidup Sehat di Nglipar

Bupati Gunungkidul Resmikan Poskesdes Sendowo Kidul dan Luncurkan Kampanye Hidup Sehat di Nglipar

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Bupati Gunungkidul Resmikan Poskesdes Sendowo Kidul dan Luncurkan Kampanye Hidup Sehat di Nglipar

Bupati Gunungkidul Resmikan Poskesdes Sendowo Kidul dan Luncurkan Kampanye Hidup Sehat di Nglipar

10 Agustus 2026
Pemkab Gunungkidul Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Rongkop, Joko Parwoto: Penanganan Kekeringan Jadi Prioritas

Pemkab Gunungkidul Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Rongkop, Joko Parwoto: Penanganan Kekeringan Jadi Prioritas

10 Agustus 2026
PT Indo Asia Sinergi Sejahtera Dorong Kesiapan Mahasiswa Memasuki Dunia Kerja melalui Pelatihan K3

PT Indo Asia Sinergi Sejahtera Dorong Kesiapan Mahasiswa Memasuki Dunia Kerja melalui Pelatihan K3

10 Agustus 2026
38 Tahun Menjaga Batik: Dedikasi Sodikin Merawat Warisan Budaya dan Asa Regenerasi di Sudut Kraton Jogja

38 Tahun Menjaga Batik: Dedikasi Sodikin Merawat Warisan Budaya dan Asa Regenerasi di Sudut Kraton Jogja

10 Agustus 2026
Bupati Gunungkidul Resmikan Poskesdes Sendowo Kidul dan Luncurkan Kampanye Hidup Sehat di Nglipar

Bupati Gunungkidul Resmikan Poskesdes Sendowo Kidul dan Luncurkan Kampanye Hidup Sehat di Nglipar

10 Agustus 2026
Pemkab Gunungkidul Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Rongkop, Joko Parwoto: Penanganan Kekeringan Jadi Prioritas

Pemkab Gunungkidul Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Rongkop, Joko Parwoto: Penanganan Kekeringan Jadi Prioritas

10 Agustus 2026
PT Indo Asia Sinergi Sejahtera Dorong Kesiapan Mahasiswa Memasuki Dunia Kerja melalui Pelatihan K3

PT Indo Asia Sinergi Sejahtera Dorong Kesiapan Mahasiswa Memasuki Dunia Kerja melalui Pelatihan K3

10 Agustus 2026
38 Tahun Menjaga Batik: Dedikasi Sodikin Merawat Warisan Budaya dan Asa Regenerasi di Sudut Kraton Jogja

38 Tahun Menjaga Batik: Dedikasi Sodikin Merawat Warisan Budaya dan Asa Regenerasi di Sudut Kraton Jogja

10 Agustus 2026
Menembus Batas Belajar Siswa: Sinergi Pola Pikir ‘G-Mind Mastery’ dan Keunggulan Akademik Genza Education

Menembus Batas Belajar Siswa: Sinergi Pola Pikir ‘G-Mind Mastery’ dan Keunggulan Akademik Genza Education

9 Agustus 2026
Segara Gunungkidul Sabet Juara Umum Kejuaraan Nasional Sepatu Roda Bupati Cup 2026

Segara Gunungkidul Sabet Juara Umum Kejuaraan Nasional Sepatu Roda Bupati Cup 2026

9 Agustus 2026