Senin, 13 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

HIPPI dan Semangat Sumpah Pemuda 2025: Membangun Kemandirian Ekonomi dari Tanah Perjuangan

Oleh: Agus Susanto, SE (Ketua Bidang OKK DPD HIPPI DIY dan Panitia RAKERNAS II HIPPI 2025, Koor. Sie Dok & Publikasi)

admin by admin
28 Oktober 2025
in Opini
0
0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Sumpah Pemuda tahun 1928 adalah tonggak sejarah yang menegaskan persatuan bangsa Indonesia dalam satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Kini, hampir satu abad kemudian, semangat itu perlu diterjemahkan dalam bentuk perjuangan baru, yaitu perjuangan ekonomi. Di tengah tantangan globalisasi, digitalisasi, dan ketimpangan ekonomi, bangsa ini membutuhkan kebangkitan ekonomi pribumi. Di sinilah peran strategis Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) menjadi sangat penting: membangun kemandirian ekonomi nasional yang berakar pada kekuatan sendiri.

Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) ke-II HIPPI tahun 2025 di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki makna yang mendalam. Yogyakarta, yang dikenal sebagai kota perjuangan, pendidikan, dan budaya, kembali menjadi saksi kebangkitan semangat nasionalisme ekonomi. Di bawah kepemimpinan DPD HIPPI DIY sebagai tuan rumah, RAKERNAS ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi momentum strategis untuk merumuskan arah baru pemberdayaan pengusaha pribumi di seluruh Indonesia.

Dalam semangat Sumpah Pemuda 2025, HIPPI harus menjadi wadah pemersatu kekuatan ekonomi bangsa. Persatuan bukan hanya dalam idealisme, tetapi juga dalam kolaborasi nyata antar pelaku usaha. Pengusaha muda, pelaku UMKM, hingga pengusaha besar perlu duduk bersama dalam satu visi: menjadikan ekonomi Indonesia berdikari di tanah sendiri. HIPPI menjadi jembatan antara kearifan lokal dan kemajuan global, antara semangat perjuangan dan inovasi digital.

RAKERNAS ke-II HIPPI di Yogyakarta diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan jejaring antar DPP, DPD dan DPC, memperkuat solidaritas, serta melahirkan gagasan-gagasan konkret untuk memperkuat daya saing pengusaha pribumi. Isu-isu strategis seperti penguasaan teknologi, akses permodalan, peningkatan kualitas SDM, serta sinergi dengan pemerintah dan lembaga pendidikan harus menjadi agenda utama.

Kemandirian ekonomi tidak akan tercapai tanpa keberanian untuk berubah dan berinovasi. HIPPI harus menanamkan semangat “pemuda” dalam setiap langkahnya, semangat yang berani, kreatif, dan pantang menyerah. Dalam konteks Sumpah Pemuda, generasi muda pengusaha pribumi perlu memaknai perjuangan bukan lagi dengan senjata, tetapi dengan kemampuan menciptakan lapangan kerja, menguasai pasar, dan membangun ekonomi berbasis nilai kebangsaan.

Yogyakarta sebagai tuan rumah RAKERNAS adalah simbol perpaduan antara tradisi dan kemajuan. Di tanah yang sarat sejarah perjuangan ini, HIPPI menegaskan tekad baru: memperkuat posisi pengusaha pribumi sebagai tulang punggung ekonomi bangsa. Di tengah dominasi modal asing dan tantangan pasar bebas, HIPPI harus menjadi benteng yang melindungi kepentingan nasional tanpa menutup diri dari kerja sama internasional yang sehat dan berkeadilan.

Melalui RAKERNAS ke-II, HIPPI meneguhkan kembali nilai-nilai luhur: kejujuran, gotong royong, dan tanggung jawab sosial. Ekonomi tidak boleh hanya dikuasai segelintir orang; ia harus menjadi sarana pemerataan kesejahteraan. Semangat inilah yang sejalan dengan roh Sumpah Pemuda—bahwa kekuatan sejati bangsa terletak pada persatuan dan tekad bersama untuk maju.

Dari Yogyakarta, semangat baru ekonomi pribumi dikobarkan. Satu bangsa ekonomi yang mandiri, satu tekad pengusaha pribumi yang tangguh, dan satu tujuan untuk Indonesia yang sejahtera. HIPPI hadir bukan sekadar organisasi bisnis, melainkan gerakan moral dan ekonomi yang menghidupkan kembali api Sumpah Pemuda dalam wujud nyata. Dengan sinergi, keberanian, dan kerja keras, HIPPI siap memimpin langkah bangsa menuju kedaulatan ekonomi yang sesungguhnya. (*)

Tags: HIPPIKoranmerapi.idRAKERNAS IISumpah Pemuda

Related Posts

Bersama Koperasi Memberdayakan Ekonomi Rakyat 
Opini

Bersama Koperasi Memberdayakan Ekonomi Rakyat 

12 Juli 2026
Membenahi Pikiran Sebelum Menuntut Nilai: Mengapa Metode Bimbel Konvensional Mulai Kehilangan Relevansinya?
Opini

Membenahi Pikiran Sebelum Menuntut Nilai: Mengapa Metode Bimbel Konvensional Mulai Kehilangan Relevansinya?

11 Juli 2026
Pembelajaran Sains Berwawasan Nilai-Nilai Tamansiswa
Opini

Pembelajaran Sains Berwawasan Nilai-Nilai Tamansiswa

21 Juni 2026
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Opini

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

10 Juni 2026
Memelihara Harapan, Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)
Opini

Memelihara Harapan, Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)

6 Juni 2026
Ketika ‘Pesta Babi’ Menjadi Metafora Papua
Opini

Ketika ‘Pesta Babi’ Menjadi Metafora Papua

14 Mei 2026