Jumat, 11 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Tahun Baru Hijriah, Momentum Transformasi UMKM Berbasis Keadilan dan Produktivitas

Oleh: Aris Suryanto, S. Si.T., M. Kes (Pemerhati Kebijakan Publik)

admin by admin
27 Juni 2025
in Opini
0
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI  – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah mengandung makna spiritual sekaligus historis tentang perubahan, sebuah hijrah menuju tatanan sosial dan ekonomi yang lebih adil, mandiri, dan berkelanjutan. Spirit ini sangat relevan ketika kita melihat kondisi aktual Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang menjadi tulang punggung perekonomian, namun masih dibayangi tantangan struktural.

Secara nasional, UMKM berkontribusi terhadap 60,5% PDB dan menyerap 97% tenaga kerja. Di DIY, kontribusi sektor UMKM bahkan mencapai 96% dari total unit usaha. Namun, dominasi ini belum berbanding lurus dengan daya saing dan keberdayaan UMKM. Akses terhadap permodalan formal, digitalisasi, dan rantai pasok masih menjadi pekerjaan rumah besar. Maka, semangat hijrah harus dimaknai sebagai transformasi dari bertahan hidup ke bertumbuh dan dari ekonomi simbolik ke ekonomi strategis.

Pemerintah DIY telah merancang berbagai kebijakan strategis, seperti Perda DIY No. 5 Tahun 2021 tentang Pengembangan dan Perlindungan UMKM, serta program Jogja Smart Service (JSS) yang memuat fitur layanan perizinan usaha dan pemasaran digital. Dinas Koperasi dan UKM DIY juga aktif meluncurkan inkubasi bisnis, fasilitasi sertifikasi halal, pelatihan digital, dan bantuan akses pembiayaan.

Namun, efektivitas kebijakan ini belum sepenuhnya terasa hingga level akar rumput. Masih banyak pelaku UMKM, terutama di kabupaten Gunungkidul, Kulon Progo, dan Bantul, yang terputus dari akses informasi, minim literasi digital, dan terbebani dengan beban birokrasi. Transformasi ekosistem UMKM menuntut lebih dari sekadar program tahunan, tetapi butuh koordinasi lintas sektor, integrasi sistem pendukung, serta komitmen anggaran yang memihak.

Momentum 1 Muharram harus menjadi refleksi kolektif. Negara perlu berhijrah dari pendekatan parsial ke pendekatan sistemik terhadap UMKM. Di DIY, ini berarti Desentralisasi dukungan UMKM ke level kalurahan, termasuk pembentukan BUMKal yang proaktif menjadi agregator produk lokal. Reformulasi pembiayaan mikro berbasis syariah melalui BPD DIY dan koperasi simpan pinjam yang terintegrasi dengan program Danais (Dana Keistimewaan), dan Digitalisasi layanan UMKM berbasis satu data, agar pelaku usaha tidak terus-menerus mengulang proses administratif antar instansi serta transparansi dan akuntabilitas distribusi program bantuan UMKM, yang berbasis data valid dan evaluasi dampak.

Selain reformasi dari sisi pemerintah, masyarakat pun harus ikut berhijrah, dari konsumsi impulsif ke konsumsi sadar nilai. Kita perlu mengubah pola belanja menjadi lebih lokal, lebih berkelanjutan, dan lebih berpihak pada usaha rakyat. Membeli produk UMKM bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan bagian dari gerakan sosial membangun kemandirian bangsa. “Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tapi berpindah cara pandang. Dari birokrasi ke kolaborasi. Dari sentralisasi ke pemberdayaan komunitas”.

1 Muharram 1447 H seharusnya menjadi titik balik untuk memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis keadilan distributif, produktivitas lokal, dan keberlanjutan sosial. UMKM tidak boleh terus diposisikan sebagai objek pembangunan, tapi sebagai aktor utama yang membentuk wajah ekonomi daerah.

Mari kita berhijrah bersama. Dari ekonomi elitis ke ekonomi yang memihak rakyat. Dari slogan pemberdayaan ke aksi nyata. Dari UMKM yang terseok-seok ke UMKM yang tangguh, berdaulat, dan berkah.(*)

Tags: 1 Muharram 1447 HKoranmerapi.idProduktivitasUmkm

Related Posts

Asrun, KY, dan Sapu Kotor
Opini

Asrun, KY, dan Sapu Kotor

11 September 2026
Kalau Alam Sudah Menegur
Opini

Kalau Alam Sudah Menegur

7 September 2026
Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu
Opini

Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu

6 September 2026
Bergada Notoyudo: Kesiapsiagaan Warga Menjaga Tradisi Kampung Notoyudan Kelurahan Pringgokusuman
Opini

Bergada Notoyudo: Kesiapsiagaan Warga Menjaga Tradisi Kampung Notoyudan Kelurahan Pringgokusuman

5 September 2026
Kapan Terakhir ke Pasar?
Opini

Kapan Terakhir ke Pasar?

31 Agustus 2026
Paradoks Kebun Sawit: Terbesar di Dunia, Tapi Berlutut pada Harga Global
Opini

Paradoks Kebun Sawit: Terbesar di Dunia, Tapi Berlutut pada Harga Global

29 Agustus 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Siapkan Kader Visioner

SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Siapkan Kader Visioner

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Siapkan Kader Visioner

SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Siapkan Kader Visioner

11 September 2026
Asrun, KY, dan Sapu Kotor

Asrun, KY, dan Sapu Kotor

11 September 2026
Dua Putra Gunungkidul Wakili Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Bupati Ajak Masyarakat Panjatkan Doa dan Dukungan

Dua Putra Gunungkidul Wakili Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Bupati Ajak Masyarakat Panjatkan Doa dan Dukungan

10 September 2026
Sri Sultan HB X Kunjungi Stand UMBY di Pameran Riset PTS DIY

Sri Sultan HB X Kunjungi Stand UMBY di Pameran Riset PTS DIY

10 September 2026
SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Siapkan Kader Visioner

SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Siapkan Kader Visioner

11 September 2026
Asrun, KY, dan Sapu Kotor

Asrun, KY, dan Sapu Kotor

11 September 2026
Dua Putra Gunungkidul Wakili Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Bupati Ajak Masyarakat Panjatkan Doa dan Dukungan

Dua Putra Gunungkidul Wakili Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Bupati Ajak Masyarakat Panjatkan Doa dan Dukungan

10 September 2026
Sri Sultan HB X Kunjungi Stand UMBY di Pameran Riset PTS DIY

Sri Sultan HB X Kunjungi Stand UMBY di Pameran Riset PTS DIY

10 September 2026
DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

DAOP 6 Yogya Gelar Lomba Karya Jurnalistik, Pendaftaran Dibuka hingga 24 September

9 September 2026
Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

Sekolah Muhammadiyah Didorong Bertransformasi dari ‘Mengajar’ ke ‘Menghidupkan’

8 September 2026