Kamis, 9 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Hukum

Polda DIY Ungkap Kasus Mayat Penuh Luka di Kos Kotabaru, Mahasiswi Tewas Teman yang Dikenal Lewat Media Sosial

admin by admin
19 Maret 2024
in Hukum
0
Pelaku dan barang bukti pembunuhan mahasiswi di kos dihadirkan dalam jumpa pers di Polresta Yogyakarta. (MERAPI-SAMENTO SIHONO)

Pelaku dan barang bukti pembunuhan mahasiswi di kos dihadirkan dalam jumpa pers di Polresta Yogyakarta. (MERAPI-SAMENTO SIHONO)

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Mahasiswi FD (23) asal Sleman yang ditemukan tewas penuh luka di kos-kosan kawasan Kotabaru Yogya ternyata dibunuh teman dekat yang dikenal di media sosial. Meski polisi sudah meringkus pelakunya, namun motif kejahatan ini belum diungkap.

Dari pemeriksaan sementara, terungkap jika tersangka H (32) warga Bandung melakukan aksinya dalam kondisi mabuk dan emosi.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma SIK mengatakan, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai kafe di kawasan Kotabaru ini mengenal korban FD (24) yang berasal dari Sleman melalui media sosial.

“Mereka kenalan di media sosial. Kemudian janjian ketemu dan dibawa ke kos, namun di sana mereka bertengkar,” beber Aditya dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Senin (18/3/2024).

Dia menjelaskan saat itu pelaku yang emosi karena pengaruh minuman keras langsung menusuk korban dengan menggunakan pisau sampai meninggal dunia. Setelah itu, pelaku kabur dengan menggunakan sepeda motor milik korban.
“Tersangka kabur membawa kendaraan korban, menuju Bandung,” katanya.

Sedangkan pisau yang digunakan untuk menusuk dan menyayat, dia menjelaskan dibuang di Cicalengka, Jawa Barat. “Membuang pisau yang digunakan untuk membunuh dibuang di Cicalengka, belum kita temukan,” tandasnya.

Direskrimum Polda DIY, Kombespol FX Endriadi menambahkan, sebelum ditangkap di Bandung, Jawa Barat, pelaku sempat mengakui perbuatannya kepada keluarga dan rekannya dan mengaku ingin bertobat.

“Pelaku awalnya ngaku dulu. Kemudian ingin bertobat, menyampaikan ke temannya,” ujar FX Endriadi.

Menurutnya pelaku sempat mencari informasi di internet tentang pondok pesantren yang ada di Jawa Barat usai membunuh korban karena ingin bertobat.

Endriadi mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap di rumahnya. “Pelaku Pembunuhan di Kotabaru Kenal Korban di Medsos, motif membunuh emosi dan mabuk,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswi FD ditemukan tewas membusuk di dalam kamar kos di Jalan Krasak, Gondokusuman, tepatnya di selatan Gereja Kotabaru, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/2) lalu.

Kos tersebut diketahui disewa oleh H. Saat diperiksa, ditemukan 11 luka tusuk di tubuh korban. Jasadnya awalnya ditemukan sejumlah orang yang mencium bau busuk dari luar kamar kos.

Selain itu ada darah di dekat pintu. Saat didobrak, diketahui tubuh korban sudah terkulai dengan sejumlah luka. (Shn)

 

Tags: KotabarumahasiswiPolda DIY

Related Posts

Singapore International Mediation Center (SIMC) Dukung DePA-RI Suarakan Indonesia Agar Ratifikasi Konvensi Mediasi
Hukum

Singapore International Mediation Center (SIMC) Dukung DePA-RI Suarakan Indonesia Agar Ratifikasi Konvensi Mediasi

14 Agustus 2025
AMKI dan GKR Pakoe Boewono Bahas Peran Media Lestarikan Budaya Jawa
Hukum

AMKI dan GKR Pakoe Boewono Bahas Peran Media Lestarikan Budaya Jawa

10 Juli 2025
DPD HIPPI DIY Lantik Kepengurusan Baru DPC HIPPI Kota Yogyakarta Masa Bakti 2025–2030 di JEC
Hukum

DPD HIPPI DIY Lantik Kepengurusan Baru DPC HIPPI Kota Yogyakarta Masa Bakti 2025–2030 di JEC

23 Mei 2025
Tinjau Rumah Subsidi di Bekasi dan Karawang, PWI Pastikan Rumah Subsidi Tak Salah Sasaran
Hukum

Tinjau Rumah Subsidi di Bekasi dan Karawang, PWI Pastikan Rumah Subsidi Tak Salah Sasaran

23 April 2025
PWI Jabar Dibekukan, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun: Ini Langkah Organisasi yang Sah
Hukum

PWI Jabar Dibekukan, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun: Ini Langkah Organisasi yang Sah

23 Maret 2025
HPN 2025 Di Kalimantan Selatan Sukses Luar Biasa
Hukum

HPN 2025 Di Kalimantan Selatan Sukses Luar Biasa

20 Februari 2025

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

8 Juli 2026
Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

7 Juli 2026
Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

7 Juli 2026
Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

7 Juli 2026
Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

Waspada Narkoba, Generasi Emas Indonesia 2045 Harus Diselamatkan Sejak Sekarang

8 Juli 2026
Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

7 Juli 2026
Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

7 Juli 2026
Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

7 Juli 2026
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

6 Juli 2026
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

6 Juli 2026