Sabtu, 13 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Kuliner

Sate kere berbahan tempe gembus hingga campuran gajih dan daging sapi dapat ditemukan di Godean Sleman

admin by admin
5 Februari 2024
in Kuliner
0
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Jenis masakan sate berbahan daging kambing, sapi maupun ayam cukup populer di masyarakat. Selain itu ada pula yang berbahan tempe gembus maupun campuran gajih/tetelan dan daging sapi.

Jika ingin berburu sate kere berbahan gajih atau lemak sapi maupun tempe gembus dapat menuju kawasan Godean Sleman. Saat melewati jalan di dekat lokasi usaha tersebut dan sate sedang dibakar, aromanya mudah tercium.

Adapun harga sate kere berbahan daging sapi murni lebih mahal dibanding yang berbahan campuran daging dan gajih sapi. Hal ini seperti diungkap Tri Martiyah, pemilik usaha sate kere di kawasan Senuko, Jalan Godean, Sleman.

“Karena belanja daging sapi murninya lebih mahal dibanding gajih sapi, wajar saja kalau sate daging sapi murni lebih mahal. Kalau sate kere berbahan campuran daging dan gajih sapi lebih murah dan lebih murah lagi, cukup ketupat dan sayur tempe, tanpa sate,” ungkap Martiyah.

Ditemui lokasi usahanya, baru-baru ini, Martiyah yang biasa disapa Bu March menjelaskan, jika ada konsumen ingin membeli satu porsi sate kere tanpa perlu ada ketupat dan sayur tempe, maka jumlah satenya akan ditambah.

Dicontohkan Bu March, seporsi sate kere berbahan campuran daging dan gajih sapi ada lima tusuk sate dengan irisan ketupat serta sayur tempe. Tapi kalau menginginkan satenya saja, maka bisa mendapat delapan tusuk sate.

Menurutnya, bahan baku daging maupun gajih sapi diperoleh dari pedagang asal Segoroyoso Pleret Bantul. Setelah belanja, bahan tersebut diiris-iris dahulu sebelum direndam/diungkep dalam satu wadah.

“Bumbunya ada macam-macam seperti laos, kencur, ketumbar, merica, bawang merah dan bawang putih. Masih ditambah lagi gula merah, gula pasir dan kecap lalu ditutup sekitar dua jam agar bumbu benar-benar meresap,” terangnya.

Tahapan tersebut, lanjut Bu March, tak dapat diremehkan sebab dapat mempengaruhi cita rasa dan aroma masakan sate kere. Bahkan sebelum dibakar maupun saat pembakaran sate, masih juga diolesi dengan bumbu sate.

Tak kalah penting, air bumbu yang digunakan untuk merendam atupun mengungkep irisan daging/gajih sapi dapat ditambah bumbu kencur, daun jeruk, cabai dan kecap serta direbus sampai mendidih.

Bahan ini biasa disebut dengan nama rujakan dan dapat digunakan sebagai tambahan sambal dengan cita rasa khas. Rujakan biasa ditempatkan pada wadah tersendiri.

“Setiap konsumen dapat mengambil sendiri rujakan sesuai selera masing-masing. Rujakan dicampurkan pada sate maupun kuah sayur tempe, akan menambah cita rasa dan aroma yang khas,” jelasnya.

Sementara itu, menurut pemilik lokasi kuliner Kopi Kioen di kawasan Sidokarto Godean Sleman, Lestie PM, masakan sate kere di tempatnya ada yang berbahan baku tempe gembus, daging sapi maupun campuran daging dan tetelan sapi.

“Sebelum diolah menjadi sate kere, tempe gembus dimasak bacem dahulu, lalu ketika tahap pembakaran atau pemanggangan, sate gembus ada tambahan-tambahan bumbu sate,” urainya,

Istri Tri Wiratmo ini mengungkapkan, sate kere berbahan tempe gembus tersebut disajikan bersama irisan ketupat dan sayur tempe. Disantap saat masih hangat, cita rasanya bisa lebih maknyuss! Minuman yan dapat dipilih, misalnya jenis kopi, teh, jeruk hingga jus buah.

Sedangkan makanan ringannya seperti kentang goreng, terong goreng, gembus goreng/mercon, dan beberapa olahan singkong. Semua pesanan, dapat dimakan di tempat (komplek Kopi Kioen) maupun dibungkus untuk dimakan di rumah/tempat kerja.

“Pemesan sate kere baik berbahan tempe gembus hingga daging sapi datang berbagai kalangan. Ada pula yang senang memilih jenis sate ayam atau berbahan daging ayam,” ungkap Lestei.*

Related Posts

Sobo' Kitchen & Space membawa semangat dan vibes yang berbeda. (Foto: Agoes Jumianto)
Kuliner

Sobo’ Kitchen & Space Dibuka 1 September 2025: Merayakan Rasa, Ruang, dan Ritme Hidup yang Baru

31 Agustus 2025
“Bakso Mas Yudi”, Hangatnya Bakso Tetelan dan Segarnya Kecambah di Tengah Kota Yogyakarta
Kuliner

“Bakso Mas Yudi”, Hangatnya Bakso Tetelan dan Segarnya Kecambah di Tengah Kota Yogyakarta

9 Juni 2025
Seafood dan Bebakaran 17: Perpaduan Rasa, Alam, dan Layanan yang Mengedepankan Pelanggan. Ayo Buktikan!
Kuliner

Seafood dan Bebakaran 17: Perpaduan Rasa, Alam, dan Layanan yang Mengedepankan Pelanggan. Ayo Buktikan!

18 Mei 2025
Sensasi “Bacem Cingur Kotagede”, Lezat dan Sehat. Ayo Buktikan!
Kuliner

Sensasi “Bacem Cingur Kotagede”, Lezat dan Sehat. Ayo Buktikan!

10 Maret 2025
Menu Khas Aceh di Narasa Resto dan Coffee, Rasakan Kelezatannya
Kuliner

Menu Khas Aceh di Narasa Resto dan Coffee, Rasakan Kelezatannya

27 Mei 2024
Nasi Jinggo dan Sego Wiwit Sebagai Menu Sarapan Tersedia di Kedai Kevin Kawasan Pirak Bulus Godean Sleman
Kuliner

Nasi Jinggo dan Sego Wiwit Sebagai Menu Sarapan Tersedia di Kedai Kevin Kawasan Pirak Bulus Godean Sleman

28 April 2024

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

12 Juni 2026
Ratusan Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan Donor Darah 50 Kali, Apresiasi atas Keikhlasan Tanpa Batas

Ratusan Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan Donor Darah 50 Kali, Apresiasi atas Keikhlasan Tanpa Batas

11 Juni 2026
Musim Wisuda Tiba: Solusi Pindah Kostan Praktis Mahasiswa Jogja Kembali ke Kampung Halaman

Musim Wisuda Tiba: Solusi Pindah Kostan Praktis Mahasiswa Jogja Kembali ke Kampung Halaman

10 Juni 2026
Menjaga Warisan, Memacu Ekonomi: Kisah Sri Rahayu Membawa Ayu Berkah Batik Menembus Pasar Nasional

Menjaga Warisan, Memacu Ekonomi: Kisah Sri Rahayu Membawa Ayu Berkah Batik Menembus Pasar Nasional

10 Juni 2026
DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

12 Juni 2026
Ratusan Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan Donor Darah 50 Kali, Apresiasi atas Keikhlasan Tanpa Batas

Ratusan Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan Donor Darah 50 Kali, Apresiasi atas Keikhlasan Tanpa Batas

11 Juni 2026
Musim Wisuda Tiba: Solusi Pindah Kostan Praktis Mahasiswa Jogja Kembali ke Kampung Halaman

Musim Wisuda Tiba: Solusi Pindah Kostan Praktis Mahasiswa Jogja Kembali ke Kampung Halaman

10 Juni 2026
Menjaga Warisan, Memacu Ekonomi: Kisah Sri Rahayu Membawa Ayu Berkah Batik Menembus Pasar Nasional

Menjaga Warisan, Memacu Ekonomi: Kisah Sri Rahayu Membawa Ayu Berkah Batik Menembus Pasar Nasional

10 Juni 2026
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

10 Juni 2026
Polda Sumsel Gandeng AMKI Jadi Narasumber Rakernis Humas 2026

Polda Sumsel Gandeng AMKI Jadi Narasumber Rakernis Humas 2026

10 Juni 2026