KORAN MERAPI — Upaya membangun keberdayaan masyarakat kampung menjadi fokus utama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kadipaten. Hal ini ditegaskan oleh Ketua LPMK Kadipaten, Haryawan Emir Nuswantoro, SS, SE dalam sela-sela rapat koordinasi di Kantor Kelurahan Kadipaten, Sabtu (14/6/25).
“Membangun keberdayaan masyarakat kampung dan membangun kampung itu kuncinya harus ada sinergitas Lurah, Ketua LPMK, dan Ketua Kampung,” ujar Emir.
Sinergi ini menjadi pondasi penting untuk merancang pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, LPMK Kadipaten akan menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Organisasi bagi Pimpinan Lembaga Kemasyarakatan pada tanggal 18–19 Juni 2025 mendatang dan bertempat di OKID Café, Jl. Panembahan, Yogyakarta.
Pelatihan ini akan menitikberatkan pada Teknik Penyusunan Dokumen Usulan Musrenbang secara Elektronik, sejalan dengan upaya digitalisasi tata kelola pembangunan di tingkat kelurahan.

Pelatihan ini akan menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Abdul Razaq, SIP, M.Si, Direktur ASMI DESANTA Yogyakarta sekaligus mantan Ketua LPMK Kelurahan Wirogunan, serta Fahmi Reza Prasastio, S.Kom., M.Cs. (AI), pemuda pelopor Kota Yogyakarta yang juga warga Kelurahan Kadipaten.
Keduanya akan berkolaborasi menyampaikan teknik perencanaan Musrenbang yang sistematis, efektif, dan berkelanjutan.
“Tahun ini kami mengajak stakeholder di Kadipaten untuk mulai merancang sistem Musrenbang secara elektronik,” tambah Emir. “Adapun untuk tahun depan, kami merencanakan pelatihan penguasaan media sosial dan pembuatan konten kreatif bagi para pimpinan lembaga kemasyarakatan.”
Dengan langkah-langkah strategis dan inovatif ini, LPMK dan Kelurahan Kadipaten menunjukkan komitmennya untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan era digital, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan wilayah. (Ags)



















