KORAN MERAPI — Taman Embung Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta dipenuhi semangat dan antusiasme ribuan warga yang mengikuti gelaran Senam Sehat Sak Obahe, sebuah acara puncak dalam rangka Semarak Hari Koperasi ke-78 Kota Yogyakarta dan peringatan HUT Kota Yogyakarta ke-269, Sabtu pagi (4/10/25)
Lebih dari 2.500 tiket ludes terjual, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat terhadap kegiatan yang mengedepankan gaya hidup sehat sekaligus semangat berkoperasi.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan melalui kegiatan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Hadir pula Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperinkopukm) Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, akrab disapa Pak Totok, yang turut memberikan sambutan. Dalam kesempatan itu, ia mengenalkan program unggulan Pemkot Kota Yogyakarta, yaitu Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) sebagai langkah nyata pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan koperasi.
Ketua Panitia Semarak Harkop ke-78, Sutardi, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh panitia dan semangat peserta senam, yang menjadikan acara ini berjalan lancar dan sukses. Hal ini juga ditegaskan oleh Ketua Dekopinda Kota Yogyakarta, Iskandar, yang turut memberikan sambutan dan dukungan atas terselenggaranya acara yang menggugah semangat kebersamaan ini.
Kegiatan semakin meriah dengan hiburan dan pembagian doorprize menarik. Hadiah utama berupa kulkas, ini hadiah langsung dari Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, berhasil dibawa pulang oleh Hesti Tri Harjanti, warga Dongkelan, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Selain itu, doorprize lainnya juga dibagikan kepada peserta, seperti mesin cuci dan sepeda gunung dari Koperkasa, serta ratusan hadiah lainnya mulai dari alat elektronik, perlengkapan rumah tangga, sembako, hingga hadiah menarik lainnya.
Acara senam dipandu oleh instruktur penuh semangat, yakni Mas Abu, Caca Blangkon, dan Mbak Supi. Dengan gerakan yang atraktif dan musik yang membangkitkan energi, sesi senam yang berlangsung lebih dari satu jam terasa ringan dan menyenangkan bagi para peserta.

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak, terutama dari Dinas Perinkopukm Kota Yogyakarta – Bidang Koperasi, Dekopinda Kota Yogyakarta, Puskopsyah DIY, Absindo Kota Yogyakarta, Forum Komunikasi Koperasi Kota Yogyakarta (FK3Y), serta para penggerak, insan koperasi se-Kota Yogyakarta, sponsor acara dan mitra panitia.
Senam Sehat Sak Obahe tak hanya menjadi wadah olahraga massal, namun juga menjadi simbol sinergi antara koperasi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Yogyakarta yang sehat, guyub, dan berdaya. (Ags)


















