Rabu, 24 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Gerakan Mas JOS Kian Menggema: KLH RI Lirik Replikasi Nasional

admin by admin
12 Desember 2025
in News
0
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI — Program Mas JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang selama ini menjadi motor penggerak pengelolaan sampah dari hulu di Kota Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tidak hanya berhasil mengubah perilaku ribuan keluarga dalam memilah dan mengolah sampah, program ini kini resmi dilirik oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI sebagai model nasional pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Momentum tersebut menguat dalam Mas JOS Award 2025 yang digelar di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (12/12/25), sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup kepada keluarga, komunitas, dan institusi yang konsisten menerapkan prinsip Mas JOS.

Direktur Pemulihan Lahan Terkontaminasi dan Tanggap Darurat Limbah B3 KLH RI, Vinda Damayanti Ansjar, menegaskan bahwa Mas JOS berpotensi menjadi starter bagi kota-kota di Indonesia dalam membangun sistem pengelolaan sampah dari rumah.

Foto Bersama Sekda Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, Kadis LH, Rajwan Taufiq dan para pejabat dengan para penerima Mas JOS Award 2025. (Foto: Agus Susanto)

Menurutnya, Yogyakarta saat ini menjadi salah satu daerah paling maju dalam gerakan pemilahan sampah berbasis masyarakat, dengan 37.000 Kepala Keluarga yang aktif memilah, mengolah sampah organik, dan menyalurkan anorganik ke bank sampah.

“Mas JOS ini bisa menjadi starter buat kota-kota lainnya. Pesertanya sudah sangat meningkat, ada 37 ribu KK yang konsisten memilah dan mengolah sampah,” ujar Vinda.

Ia menambahkan, keberhasilan Yogyakarta bukan sekadar pada angka partisipasi, melainkan pada terbentuknya budaya baru di masyarakat, sehingga program akan terus berlanjut meski terjadi pergantian kepemimpinan.

KLH tengah mengkaji opsi untuk mereplikasi konsep Mas JOS ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk di luar Pulau Jawa. Langkah ini diharapkan mampu menekan ketergantungan terhadap TPA yang saat ini banyak mengalami over capacity akibat praktik open dumping.

“Kita berharap model ini dapat direplikasi, sehingga jumlah sampah yang ditimbun di TPA semakin berkurang,” tegasnya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dalam keterangan kepada media di sela meninjau stan hasil pengolahan sampah, di agenda Mas JOS Award 2025 di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (12/12/25) menekankan bahwa Mas JOS Award menjadi sarana untuk menguatkan kembali semangat warga dalam memilah sampah dari rumah.

Ia mengungkapkan, perkembangan pengelolaan sampah organik menunjukkan peningkatan signifikan. Kini, pengumpulan sampah organik basah mencapai 25 ton per hari, setara dengan 1.000 ember.

“Awalnya 300, 400, sekarang tembus 1.000 ember. Ini bukti bahwa masyarakat masih bisa diajak bekerja sama untuk memilah dari rumah,” ujarnya.

Hasto juga mendorong lebih dari 600 bank sampah di Kota Yogyakarta untuk meningkatkan frekuensi pelayanan, idealnya bisa melayani penimbangan setiap hari agar memudahkan warga menyalurkan sampah anorganik.

“Kita ingin menggelorakan kembali semangat memilah sampah dari hulu. Mereka yang berprestasi hari ini kita tampilkan, agar bisa getok tular ke bank sampah lainnya,” tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa Mas JOS Award merupakan bentuk penghargaan bagi masyarakat dan keluarga yang berhasil mengimplementasikan lima langkah utama Mas JOS: memilah sampah, mengolah organik, serta menyalurkan anorganik ke bank sampah.

Tujuannya adalah mewujudkan Jogja yang bersih, sehat, dan lestari melalui pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga.

Salah satu penerima penghargaan Mas JOS Award 2025 adalah SMP Negeri 12 Yogyakarta. Kepala sekolah, Abdurrahman, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut memberi motivasi besar bagi pihak sekolah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Penghargaan ini akan menambah motivasi kami untuk selalu menjaga lingkungan,” ujarnya.

Sebagai Sekolah Adiwiyata, SMPN 12 berkomitmen memperkuat budaya lingkungan yang kondusif dan ramah bagi siswa.

“Penghargaan ini bukan hanya sebatas piala, tetapi harus berkelanjutan agar lingkungan kami tetap terjaga,” tegasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq menyerahkan trophy kepada salah satu penerima Mas JOS Award 2025. (Foto: Agus Susanto)

Dalam ajang yang sama, salah satu kelurahan, yakni Kelurahan Gedongkiwo kembali mengukir prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan: Juara 1 Lomba Proklim melalui RW 03 Suryowijayan dan Juara 1 Bank Sampah Inovatif melalui Bank Sampah Pa-Q-One RW 11.

Prestasi ini mempertegas konsistensi Gedongkiwo dalam mengembangkan program lingkungan berbasis warga.

Dengan keterlibatan puluhan ribu keluarga, ratusan bank sampah aktif, dan budaya pemilahan yang semakin mengakar, Mas JOS kini tidak hanya menjadi kebanggaan Yogyakarta, tetapi juga rujukan nasional dalam pengelolaan limbah rumah tangga.

Jika rencana replikasi KLH terealisasi, Mas JOS berpotensi menjadi salah satu gerakan lingkungan paling berdampak di Indonesia dalam satu dekade terakhir, mengubah cara masyarakat memandang dan mengelola sampah, dimulai dari rumah. (Ags)

Tags: Dinas Lingkungan HidupHasto WardoyoKoranmerapi.idMas JOS Award 2025Walikota Yogyakarta

Related Posts

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 
News

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 

23 Juni 2026
Usulkan Udin Pahlawan Nasional Bidang Jurnalistik, PWI DIY Bentuk Tim Adhoc dan Gelar Rakor
News

Usulkan Udin Pahlawan Nasional Bidang Jurnalistik, PWI DIY Bentuk Tim Adhoc dan Gelar Rakor

23 Juni 2026
UPN Veteran Yogyakarta Dampingi Louby Batik, Perkuat Branding dan Daya Saing Digital
News

UPN Veteran Yogyakarta Dampingi Louby Batik, Perkuat Branding dan Daya Saing Digital

23 Juni 2026
Menakar Manisnya Sukses Bakpia Jogkem di Bawah Komando Ariyanto
News

Menakar Manisnya Sukses Bakpia Jogkem di Bawah Komando Ariyanto

22 Juni 2026
Langkah Sehat MOM Berkolaborasi dengan Stakeholder di Kelurahan Kadipaten
News

Langkah Sehat MOM Berkolaborasi dengan Stakeholder di Kelurahan Kadipaten

20 Juni 2026
BRI Regional Office Yogyakarta Salurkan KUR Rp10,3 Triliun hingga Mei 2026 Bagi UMKM
News

BRI Regional Office Yogyakarta Salurkan KUR Rp10,3 Triliun hingga Mei 2026 Bagi UMKM

19 Juni 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 

23 Juni 2026
Usulkan Udin Pahlawan Nasional Bidang Jurnalistik, PWI DIY Bentuk Tim Adhoc dan Gelar Rakor

Usulkan Udin Pahlawan Nasional Bidang Jurnalistik, PWI DIY Bentuk Tim Adhoc dan Gelar Rakor

23 Juni 2026
UPN Veteran Yogyakarta Dampingi Louby Batik, Perkuat Branding dan Daya Saing Digital

UPN Veteran Yogyakarta Dampingi Louby Batik, Perkuat Branding dan Daya Saing Digital

23 Juni 2026
Menakar Manisnya Sukses Bakpia Jogkem di Bawah Komando Ariyanto

Menakar Manisnya Sukses Bakpia Jogkem di Bawah Komando Ariyanto

22 Juni 2026
DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 

23 Juni 2026
Usulkan Udin Pahlawan Nasional Bidang Jurnalistik, PWI DIY Bentuk Tim Adhoc dan Gelar Rakor

Usulkan Udin Pahlawan Nasional Bidang Jurnalistik, PWI DIY Bentuk Tim Adhoc dan Gelar Rakor

23 Juni 2026
UPN Veteran Yogyakarta Dampingi Louby Batik, Perkuat Branding dan Daya Saing Digital

UPN Veteran Yogyakarta Dampingi Louby Batik, Perkuat Branding dan Daya Saing Digital

23 Juni 2026
Menakar Manisnya Sukses Bakpia Jogkem di Bawah Komando Ariyanto

Menakar Manisnya Sukses Bakpia Jogkem di Bawah Komando Ariyanto

22 Juni 2026
Pembelajaran Sains Berwawasan Nilai-Nilai Tamansiswa

Pembelajaran Sains Berwawasan Nilai-Nilai Tamansiswa

21 Juni 2026
AXA Mandiri menggelar Shake Out Run Mandiri Jogja Marathon 2026, Sabtu (20/6). Foto: Dok. Istimewa

AXA Mandiri Gelar Shake Out Run, Komitmen Lindungi Pelari Mandiri Jogja Marathon 2026

20 Juni 2026